Menjanda Karena Janda

Menjanda Karena Janda
54


__ADS_3

...💞 Happy Reading ya Readers 💞...


~


~


" Aku kira kamu ga akan ngenalin kaka Kay " ucap Amran setelah beberapa saat lalu saling bertanya kabar dengan Kayla.


" Awal nya sih aku juga aga lupa ka, tapi ga lama mulai ingat deh " ujar Kayla menyahuti ucapan Amran.


" Hahahaha ya iya juga sih, uda lama juga ya Kaka ga main dan ketemu sama Reyhan, terakhir tuh waktu kalian nikah, dan baru sekarang lagi nih Kaka ketemu kamu Kay "


Kayla hanya tersenyum canggung saat Amran menyebut nama Reyhan, dan Amran yang melihat perubahan ekspresi wajah Kayla mulai mengerti sesuatu.


" Ehh maaf maaf , duh jadi malah bawa bawa nama Reyhan ya, sorry Kay " ucap Amran merasa tidak enak pada Kayla.


" Ga apa apa ka,ya wajar lah Kaka nyebut nyebut nama mas Reyhan, kan Kaka temen nya mas Reyhan " ucap Kayla mencairkan suasana.


" Oh iya, ka Amran ada perlu apa kesini ka? " tanya Kayla.


" Oh iya, Kaka kesini tuh mau ngebahas tentang laporan kamu ke polisi, yang tentang kecelakaan mu itu Kay "


" Hah?? tunggu tunggu, gimana gimana ka maksud nya? "


Amran tersenyum " inti nya, Kaka tuh nanti akan jadi kuasa hukum mu Kay "


Kayla terlihat keheranan " Tapi aku belum pernah manggil atau minta bantuan Kaka untuk jadi kuasa hukum aku ka "


" Iya kamu memang engga, Kaka ini di minta pak Al Barra' untuk dampingi kau nanti Kay "


" Mas Al? "


Amran mengangguk " iya , kamu kenal sama pak Al? "


" Awal nya sih ga kenal ka, jadi mas Al itu orang yang Uda nolong Kayla saat kecelakaan "


" Ohh gitu, setelah kecelakaan itu kamu deket sama dia Kay? " Tanya Amran ragu ragu, namun rasa penasaran mendorong nya untuk menanyakan hal itu.

__ADS_1


Kayla terkekeh kecil " Deket gimana? ya kayak temen aja sih ka, mas Al juga yang Uda bantu aku buat ngusut kasus ini, dan mas Al yang Uda ngumpulin semua bukti bukti nya "


" Kaka kira kamu tuh deket sama dia lebih dari teman Kay " ujar Amran lagi, dalam hati merasa sedikit lega .


" Engga lah ka, saat itu bahkan aku masih sah isteri nya mas Reyhan, dan buat deket sama laki laki lagi rasa nya Kayla masih sedikit trauma ka " ucap nya sambil memaksakan untuk tersenyum.


Amran menjadi merasa tidak enak lagi " ehemmm, ya pasti lah Kay, manusiawi ko, apalagi kamu itu di khianati, tapi ga semua laki laki tuh kayak Reyhan Kay , masih ada, dan pasti ada ko laki laki yang tulus sama kamu nanti nya " Amran menjeda kalimat nya " Nih yah, kalo temen temen satu angkatan mu tau kamu pisah sama Reyhan, wah pasti tuh banyak yang ngantri buat gantiin posisi Reyhan Kay "


" hahahaha aduhh, aduhh " Kayla tertawa " Ka Amran ini lebay deh, berlebihan " ucap Kayla dengan kekehan di akhir nya.


" Ehh, Kaka serius Kay, nih yah, kamu sadar atau enggak sih, dulu di kampus banyak yang ngincer kamu, tapi kamu nya susah di deketin tau " ucap Amran sambil tertawa.


" aduhh udah ah ka, cape nih ketawa terus "


" Kaka serius loh kay, nih Kaka juga mau ko gantiin posisi Reyhan "


" Hahahaha, aduh makin ngaco nih ka Amran " ucap Kayla tertawa.


Amran hanya tersenyum melihat Kayla ' Kamu mungkin menganggap ucapan ku hanya sekedar candaan Kay, tapi aku tidak bercanda, aku sungguh rela dan ingin menggantikan posisi Reyhan dalam hati dan hidup mu ' gumam Amran dalam hati.


Setelah perbincangan yang ngaler ngidul itu akhirnya Amran dan Kayla membicarakan hal hal apa saja yang harus di persiapkan nanti, dan harus bagaimana menyikapi persidangan nanti .


~


~


" Ya udah lah Rey tinggal minta tolong aja ke papah nya Tia " ucap papi.


Ya, beberapa saat yang lalu Reyhan meminta bantuan pada papi nya, karena Tia terus merengek ingin menyewa jasa pengacara.


" Pih, Reyhan Uda datang ke papah Adi, tapi papah ga bisa bantu Tia "


" Lohh, kan dia kaya, pasti banyak uang nya lah, masa iya berkorban uang buat anak nya aja gamau sih Rey, aneh " ucap papi sambil menggerakkan kepalanya ke kanan dan ke kiri.


" Percuma Rey papah nya Tia kaya dan banyak uang, giliran dimintai tolong buat anak nya gamau nolong, ckkk, papah macam apa itu, jauh banget sama Abi nya Kayla " ucap mami membanding banding kan papah Tia dan Abi Kayla.


" Mii, papah adi ga bisa bantu Tia karena dia ga punya uang mi, Pi "

__ADS_1


" Tinggal jual atau gadai aja salah satu toko nya, ga akan rugi lah cuma satu toko doang mah, pelit amat sih " ucap papi dengan julid nya.


" Pi, toko sembako itu bukan punya papah Tia, tapi punya paman nya Tia, dan papah Adi cuma dimintai tolong untuk mengurusnya " ucap Reyhan menjelaskan apa yang ia ketahui.


" Hemmftt " mami ingin tertawa namun segera ia tahan saat melihat Reyhan menatap nya.


Sedangkan papi, ohh ekspresi nya saat ini sungguh sangat sangat terkejut " gimana maksud kamu? bukan nya waktu itu Abang mu ,dan bahkan pak Adi sendiri mengatakan jika itu toko nya Rey, terus barusan apa kamu bilang? hahhh papi ga paham "


" Reyhan juga baru tau kebenaran itu beberapa hari yang lalu Pi, Reyhan juga terkejut dan ga percaya, tapi kemudian papah Adi mengakui nya "


" Jadi pak Adi dan Tia bohongin kita Rey? " Reyhan mengangguk sebagai jawaban atas pertanyaan papi nya.


" Wahhh wahhh wahhh, jadi mereka bohongi kita? ckkk " papi terdengar mendecak " Papi kira mereka beneran orang kaya, tau nya hahh, kalau tau mereka bohong, dan kalau tau kalau mereka bukan orang kaya, papi ga akan mau ngedukung dan merestui hubungan kamu sama Tia Rey " ucap papi dengan kesal nya .


" Hahahaha " mami tak bisa lagi menahan tawa nya " Nah itu tuh, akibat cuma liat dari luar nya aja, dan cuma denger dengan kata nya aja, gampang banget di bohongin "


" Miii , jangan ngeledek papi ya " kesal papi mendengar kata kata mami.


" Lohh, mami ga ngeledek Pi, mami bicara kenyataan pi, KENYATAAN " ucap mami , dengan menekankan kata terakhir nya.


" Ya ga usah kayak gitu juga mih, papi lagi kesel, tapi omongan mami malah bikin papi tambah kesel "


" Uda lah mi, ga usah manas manasin, dan papi juga ga usah di denger omongan mami yang bikin papi kesel "


Mami yang mendengar ucapan Reyhan langsung saja menukul bahu anak nya itu " Eeenakk aja kamu ngomong kayak gitu, gak sopan kamu tuh Rey, nih ya jadiin pelajaran, papi percaya sama Tia karena papi denger KATA nya dia itu KAYA kan? nah papi pasti ngarep tuh kecipratan kekayaan yang baru kata nya itu, jadi sekarang saat ketauan gak kaya jadi kesel kan, kecewa. Cuma karena pengakuan yang belum papi tau bener atau engga nya, papi sampe tega ikut ikutan nge khianati Kayla, ibarat kata nih ya ' membuang berlian demi memilik batu akik ' hohhh, kayak gitu tuh ibarat nya " ucap mami kesal, dan hati nya merasa sangat puas.


Papi terlihat hanya komat kamit tak jelas, sedangkan Reyhan hanya menundukkan wajah nya.


" Liat sekarang, dalam waktu yang singkat Alloh uda ngasih balesan ke kalian yang udah nyakitin hati Kayla yang baik itu, mami tuh cuma berdoa supaya keutuhan keluarga kita ga hancur gara gara ulah papi, kamu dan abang mu itu " mami menghela napas nya " Nah sekarang coba deh di pikir pikir lagi apa yang mami bilang barusan, mami ga ada niat buat bikin papi kesel atau buat manas manasin, mami tuh pengen kalian bisa instrospeksi diri, udah gitu doang mami mah "


Kedua lelaki itu hanya diam tak bergeming, entah apa yang sedang mereka pikir kan, karena ucapan nya seolah tak di respon akhir nya mami membuka suara kembali.


" Huhhh, cape ngomong sama patung Pancoran mah, mending mami masak aja " ucap mami, dan kemudian berlalu begitu saja.


~


~

__ADS_1


~


Guysss, jangan lupa ya dukungnya untuk karya othor, vote atau hadiah nya boleh yuk di kirim untuk karya othor ini, tencuu 💞


__ADS_2