
...Guys maaf ya kemarin libur up, dan sekarang baru sempet up habis vaksin agak pegel ya lumayan 😂...
~
~
...💞 Happy Reading ya Readers 💞...
~
~
Al merasa lega ketika sang papah sudah menjelaskan mengapa ia mendadak hilang tanpa kabar dalam waktu yang tidak sebentar, satu tahun, bayangkan satu tahun, lebih malah.
Kini Al masih harus melakukan beberapa hal.
" Papah minta maaf padamu, dan papah juga harap kamu bisa memaafkan Al karena sudah mendadak hilang tanpa kabar, tapi sungguh papah berniat baik, papah ga ada maksud untuk mempersulit kalian, atau mencoba memisahkan kalian, enggak, enggak sama sekali, papah hanya ingin anak papah mendapatkan yang terbaik, begitu pun sebaliknya, papah juga ingin menantu papah nanti mendapatkan yang terbaik "
Kayla berfikir, mungkin saat itu ia tidak salah untuk mencoba menerima kehadiran Al, walau butuh waktu dan sempat lost contact, tapi ternyata itu hanya lah kesalahan pahaman semata.
" Kayla, semua nya sudah di jelaskan langsung oleh papah, mas harap tidak ada kesalah pahaman lagi " ucap Al.
" Iya mas, penjelasan ini sudah lebih dari cukup untuk menjawab dugaan dugaan yang ada dalam benak ku sebelum nya "
__ADS_1
" Ehemm " mamah Amara berdehem " Pah, ayo kita ke depan, kalo kelamaan kasian ganggu anak dan calon mantu kita disini, ehh maksud nya nanti takut nya di cariin tamu "
Pipi Kayla bersemu merah, sedang kan Al menggelengkan kepalanya sambil tersenyum.
Papah Angga tertawa " Ya sudah, papah sudah menjelaskan semua nya padamu Kay, dan kedepan nya semua keputusan ada di tangan mu, papah hanya berharap yang terbaik untuk kalian "
Setelah kedua orangtua nya berlalu dari private room itu Al menatap Kayla dengan senyuman yang tak pernah pudar dari wajah nya.
" Kayla "
Kayla menoleh dan mengangkat halis nya, seolah ia sedang bertanya ' ada apa ? ' .
" Mas harap penjelasan papah tadi bisa menghilangkan dugaan dugaan buruk mu pada mas setelah lost contact selama setahun "
" Boleh, mau tanya apa? "
" Emhhh, yang nikahan itu siapa ? setau Kayla kan mas Al itu anak tunggal? "
Al sedikit terkekeh " Oh itu tuh Aldo, dia sepupu nya mas, anak dari adik nya mamah, kedua orangtuanya sudah meninggal karena kecelakaan, jadi mamah dan papah yang ngurus Aldo setelah om dan tante meninggal "
Kayla mengangguk paham " Kayla sempat melihat dia di RS waktu itu, ada mas dan mba Anita juga "
" Oh ya? waktu itu mas juga sempat melihat kamu, tapi karena lagi ngobrolin hal penting sama Aldo jadi mas agak terlambat buat nyamperin kamu, dan ternyata kamu sama Shafa udah pulang dari RS saat itu " Al menatap Kayla, namun Kayla yang tak bisa berlama lama menatap yang bukan mahram itu mencoba untuk mengalihkan pandangan nya " Mas minta maaf karena tidak langsung menemui mu saat itu, karena ada hal yang harus mas selesai kan saat itu, namun sekarang semua nya sudah selesai, dan mas akan bukti kan jika mas tidak akan meninggalkan mu dan Shafa lagi " ucap Al sungguh sungguh, Kayla menatap sekilas wajah Al, menatap netra cokelat milik pria di depan nya itu, ia mencari apakah ada keraguan atau kebohongan disana, namun Kayla tidak menemukan itu, hanya tatapan hangat penuh kasih dan penuh cinta yang terpancar dari netra cokelat milik Al .
__ADS_1
" Mas, Kay rasa mas harus berfikir sekali lagi tentang apa yang mas katakan pada Kayla barusan "
" Apa yang harus mas pikir kan lagi Kay, kamu gatau sudah berapa puluh kali mas memikirkan hal ini, mas sungguh sungguh, bahkan sangat bersungguh-sungguh, perasaan mas padamu itu tulus, bahkan mas sangat menyayangi Shafa Kay, apa yang kamu ragu kan lagi Kayla? "
Kayla tertunduk " Mas tau kan, Kayla ini janda, Kayla bahkan punya anak dari pernikahan sebelumnya, dan mas pun tau penyebab keretakan rumah tangga Kayla, jujur Kayla masih sedikit takut untuk membangun rumah tangga lagi mas " ucap Kayla sendu.
Al menarik sudut bibir nya ke atas " Kay, dulu mas pernah bilang bahwa mas yang akan menjadi obat untuk luka mu, mas bersungguh sungguh, mas akan bukti kan padamu, mas mungkin tidak bisa menghapus luka itu , namun mas bisa membantu menyembuhkan nya " Al menatap Kayla " Lihat mas, sebentar saja Kay " pinta Al, dan Kayla pun mengangkat wajah nya, menatap wajah Al " Mas tau kamu terluka karena ulah lelaki di masa lalu mu sehingga membuat mu merasa takut dan ragu untuk membina hubungan yang baru, tapi Kayla harus kamu tau, tidak semua laki laki itu sama seperti lelaki yang melukai, di dunia ini masih banyak laki laki baik yang tulus menyayangi dan mencintai wanita, contoh nya Abi mu yang mencintai umma Rahma, papah ku yang mencintai mamah Amara, dan aku yang menyayangi serta mencintai mu juga Shafa "
Tesss
Satu tetes air mata itu mengalir melewati pipi mulus Kayla yang di polesi make up tipis. Terharu, bingung, ragu, sedih, senang, hahh rasa nya perasaan Kayla saat ini itu tak tergambarkan sangking terlalu nano nano nya.
" Jangan menangis, mas tidak ingin kamu mengeluarkan air mata mu hanya karena mas, maaf jika kata kata mas ada yang membuat mu tersinggung atau terluka, maaf jika mas terkesan terlalu memaksa mu untuk menerima mas " Al menarik napas nya " Kamu berhak untuk menolak mas, itu adalah hak mu, tapi mas mohon jangan menangis, maaf kan mas Kay, maaf " Al berkata dengan mata yang berkaca-kaca, sedangkan Kayla ia menarik sudut bibir nya ke atas setelah melihat dan mendengar apa yang Al katakan.
" Mas, aku nangis bukan karena tersinggung atau pun terluka karena kata kata mu, aku terharu mas, terharu dengan setiap kata kata yang mas ucapkan tadi, sesungguh sungguh itu kah mas pada Kayla? walau mas tau status Kayla, keadaan Kayla, bahkan masa lalu Kayla pun mas tau, tapi mas masih menerima Kayla tanpa ragu dan tanpa tapi " Air mata itu masih mengalir, namun bibir itu menampilkan senyum yang indah, senyum yang selama ini membuat Al selalu teringat pada nya, senyum yang membuat hati Al berdebar sebar saat mengingat nya .
" Kay " ucap Al mencoba mencerna ucapan Kayla.
" Mas tau, dulu saat mas sering contact dengan Shafa lewat umma Kayla mulai mencoba untuk membuka hati, namun saat tiba tiba mas menghilang tanpa kabar aku merasa kecewa, aku merasa di permainkan, walau hati ku kecewa namun masih ada sedikit harapan di hati ku yang terdalam padamu mas, dan setelah penjelasan papah Angga tadi rasa kecewa itu menguap begitu saja mas. " Kayla menjeda ucapan nya , menatap manik mata Al " Jika mas bersungguh sungguh, datang lah pada Abi dan umma ku "
~
~
__ADS_1