
...π Happy Reading ya Readers π...
Ceklekkk, Reyhan membuka pintu secara perlahan, ia melangkah masuk ke dalam kamar nya dan Kayla, Reyhan mengedarkan pandangan ke semua arah penjuru kamar, namun dia tidak mendapati sosok yang tengah ia cari. Reyhan sedikit panik, dan bergegas ke arah lemari baju nya. Terdengar helaan napas lega ketika mendapati baju baju Kayla masih berada di tempat nya, lengkap tidak ada yang berubah apalagi berkurang.
Reyhan melangkah keluar kamar , dan membuka pintu kamar sebelah dengan perlahan, takut takut suara pintu itu akan menganggu tidur sang anak. Reyhan semakin lega ketika mendapati Kayla tengah memeluk Shafa di ranjang anak nya. Reyhan menghampiri Kayla, Reyhan merapikan rambut yang menutupi wajah isteri nya itu secara perlahan dan lembut. Di lihat nya wajah Kayla yang terlihat sangat kacau, dan mata nya jelas jelas terlihat sangat sembab, dia merasa bersalah, sangat sangat bersalah, tapi dia juga tidak bisa melepas salah satu diantara Kayla dan Tia.
Egois, sangat sangat egois.
Reyhan mengecup kening Kayla cukup lama, lalu membaringkan tubuh nya di samping sang isteri, ia melingkarkan kedua tangan pada tubuh Kayla dari arah belakang, hahhh dia menyadari jika dia tidak bisa tidur nyenyak tanpa memeluk isteri nya itu .
Assholatu khoirumminannaum, Kayla terbangun saat mendengar suara adzan subuh, mata nya terasa berat, pandangan nya pula terasa sangat sempit, bagaima tidak terlihat sempit, mata Kayla sangat sangat sembab, sehingga membuat mata itu menjadi sipit, melebihi sipit nya orang Chinese. Kayla merasa tubuh nya sedikit berat, dan ternyata dia tengah di peluk oleh Reyhan, Kayla menghembuskan napas nya berat. Perlahan lahan ia menurunkan lengan Reyhan dari tubuh nya, namun tangan Reyhan malah semakin erat memeluk nya.
" Biarin kayak gini dulu ya Kay " ucap Reyhan serak khas orang baru bangun tidur, Kayla tidak mengiyakan tapi juga tidak menolak.
Reyhan menggesek gesekan hidung nya di ceruk leher Kayla yang tetap wangi walau baru bangun tidur, Kayla tersentak, lekas ia dengan gerakan cepat melepaskan diri dari pelukan suami nya, Kayla tau apa yang akan terjadi selanjut nya jika dia tidak melepaskan diri.
" Sudah siang mas, aku tidak mau terlambat mengerjakan solat shubuh " ucap Kayla lalu berlalu pergi begitu saja , meninggalkan Reyhan yang terlihat sedikit frustasi.
" arrrghhhhhh " Reyhan mengacak rambut nya kesal.
Walau Kayla masih merasa sakit hati tapi itu tidak membuat nya lalai akan tugas nya sebagai seorang isteri. Seperti biasa Kayla menyiapkan sarapan dan bekal untuk suami nya. Ada rasa bersalah dalam hati nya karena tadi dia seolah mengabaikan suaminya yang mungkin sedang " membutuhkan " nya. ( readers ngerti kan ya? author tidak ingin memperjelas π )
" Bekal nya mas jangan lupa " Kayla menyodorkan tas bekal makan siang milik Reyhan.
" Terimakasih Kay " Kayla hanya mengangguk " Kay, maafin mas ya "
" Uda siang mas, segera berangkat nanti mas terlambat " Kayla mencium punggung tangan Reyhan, dan Reyhan mengecup kening Kayla.
...πΈπΈπΈ...
Shafa sedang bermain di ruang tv di temani oleh Kayla, dan Kayla tubuh nya memang berada di sana , tapi hati dan pikiran nya entah sedang ada dimana.
" Mamaaaa " panggil Shafa.
" Mamaaaa " panggil nya lagi, namun Kayla masih diam tak bergeming.
Shafa beranjak menghampiri sang mamah " Mamaaaa " panggil Kayla dengan tangan nya yang menarik narik hijab instan yang di pakai sang mamah.
Kayla terlonjak kaget saat Shafa menarik narik hijab nya " astaghfirullahala'adzim, aduh sayang mama kaget, ada apa Sholehah ku ?" ucap Kayla seraya menggendong Shafa.
" Mam jeyuk oleh ? " ucap Shafa.
Kayla tersenyum " aduh anak mamah ingin makan jeruk ya? boleh sayang, mama ambil kan ya untuk Shafa "
Kayla mengambil dan mengupas jeruk untuk Shafa, tidak lupa Kayla membuang biji biji jeruk itu, takut takut biji nya termakan oleh sang anak.
__ADS_1
Shafa begitu lahap memakan jeruk itu, Kayla hanya geleng geleng kepala saat melihat baju Shafa yang penuh dengan noda jeruk.
' Apa jadi nya mamah tanpa mu sayang, kamu penguat mamah, semangat mamah. Mamah akan berusaha berjuang semampu mamah sayang, mamah akan berjuang untuk membuat papah tetap bersama kita nak, do'a kan mamah sayang supaya mamah kuat, dan Alloh meridhoi kita ' batin Kayla bermonolog.
Tringggg
Tringggg
Tringggg
Tringggg
Suara pesan masuk berturut turut dalam hape Kayla, ia meraih hape nya, lalu melihat pesan masuk dari sahabat sekolah nya dulu.
" Rani, tumben dia nge chat, kayak ngirim foto lagi, ngirim foto apaan nih Rani "
Rani
" Kay, ini beneran suami kamu kan? aku liat dia sama cewe di cafe XXX "
Setelah Kayla membaca chat itu lalu Kayla men download foto foto yang di kirim Rani pada nya.
Degggg
Tessss
Lagi lagi air mata itu tanpa permisi membasahi pipi mulus nya.
Rani
" Kay, bener itu suami mu? tapi kenapa sama cewe lain ya, maaf ya Kay kalo aku ga sopan , dan terkesan ingin tau, aku cuma gamau kamu tersakiti Kay "
Kayla
" Makasih banyak Rani π "
Rani
" Kay, kalo kamu mau cerita apa pun aku siap jadi pendengar buat kamu, aku juga akan amanah, aku akan keep silent Kay, yang kuat ya Kay β€οΈ "
Kayla mengulas senyum saat membaca chat Rani yang baru saja ia terima.
Kayla
" Iya Ran, makasih sebelum nya ya Ran "
__ADS_1
Rani
" Ga usah makasih lah Kay, kayak ke siapa aja kamu tuh, aku yah harus nya makasih ke kamu karena Uda banyak bantu aku dan support aku "
Kayla
" Emang paling the best deh kamu "
Chat itu pun berlanjut dengan sendiri nya, sejenak Kayla merasa bisa sedikit melupakan masalah yang sedang menimpa nya.
" Assalamualaikum, papah pulang "
Kaki mungil itu melangkah menuju asal suara.
" papa papa "
Reyhan menggendong Shafa yang menghampiri nya " uhhh anak papah, wangi banget sayang " ucap Reyhan sambil menciumi sang anak.
" Uda pulang mas, mau minum apa? biar aku buat kan "
" Teh manis aja sayang " cetus Reyhan sambil memegang pipi Kayla dengan sebelah tangan nya.
Kayla beranjak dari hadapan Reyhan, lalu mengecek tas bekal yang ia berikan tadi pagi, kotak makan itu terlihat kosong.
" ini mas teh nya " Kayla menyodorkan secangkir teh hangat untuk Reyhan .
" Terimakasih sayang " Kayla hanya tersenyum untuk menjawab ucapan Reyhan.
" Gimana makan siang nya mas ? "
Reyhan tersentak mendengar pertanyaan Kayla .
" emhh enak sayang, tadi mas angerin lagi sayur sop nya buat anget " ucap Reyhan, memang benar tadi Kayla memasak sayur sop untuk sarapan mereka, tapi untuk bekal Reyhan Kayla tidak memasukan sayur sop dalam bekal nya.
" Sayur sop? aku ga masukin sayur sop loh untuk bekal makan siang mas, apa mas beneran makan siang bekal yang aku kasih tadi? "
Jederrrrrrrr
~
~
~
Nah loh nah loh gimana kamu ini Rey, kamu gatau ya Kayla lagi meng interogasi kamu , hahahaha kaget kan kamu, maka nya jangan suka bohonggg π€ͺ
__ADS_1