Menjanda Karena Janda

Menjanda Karena Janda
55


__ADS_3

...💞 Happy Reading ya Readers 💞...


~


~


Pagi tadi Kayla mendapatkan surat panggilan untuk sidang pertama atas kasus kecelakaan nya yang di sebabkan oleh Tia .


Kayla membaca dan memahami isi surat itu, lalu meraih hape nya dan menelpon seseorang.


" Assalamualaikum, ka hari ini surat sidang nya Uda dateng " ucap Kayla.


" Waalaikumsalam, Oke Kay, tanggal berapa sidang nya? " ujar Amran dari seberang sana.


" Tanggal 14 bulan ini ka, berarti sekita 10 hari lagi lah ka "


" Oke, nanti kalo bisa kamu ke kantor Kaka, bawa bukti bukti nya juga ya, nanti kita diskusikan apa yang harus kita lakukan di sidang pertama nanti "


" Iya ka, nanti Kayla hubungi kaka lagi ya kalau gitu, sekarang Kayla ada urusan dulu "


" iya oke Kay , silahkan "


Setelah sambungan telpon nya terputus, Kayla meraih sebuah figura yang ada di tas nakas.


" Naufal, mamah akan perjuangkan keadilan untuk mu nak, mamah janji akan menegakkan keadilan itu nak, mamah janji " ucap nya tercekat, rasa nya jika mengingat anak nya itu Kayla selalu bersedih, dan tak bisa menahan tangis nya. Orang orang diluar sana hanya melihat Kayla yang tegar dan kuat, tanpa mereka tau, jika Kayla sedang sendirian ia akan sangat sangat rapuh dan kesepian, yah seperti sekarang ini contoh nya.


~


~


" Terimakasih pak, semoga apartemen ini cocok untuk bapak dan keluarga bapak ya pak " ucap Reyhan dengan mengulurkan tangan nya pada seseorang.


Orang itu menerima uluran tangan Reyhan " Sama sama, sama sama pak Rey, saya suka apartemen ini, strategis dan cukup nyaman "


" iya pak, bapak pasti betah disini "


" Hahhaa iya pak Rey, semoga saya betah lah disini "


Reyhan mengangguk " naik pak, sore nanti saya akan kemasi barang barang saya, dan bapak bisa menempati nya besok atau lusa "

__ADS_1


" Wahh tidak usah terlalu terburu-buru pak Rey, kemasi barang barang nya santai saja pak Rey, jika sudah kosong segera kabarin saya ya pak ,hahahaha " ujar pria itu dan kemudian tertawa.


Setelah obrolan singkat itu pria tadi beranjak dari apartemen itu.


Flashback on


" Maaf mas, waktu itu aku tuh cuma pengen orangtua kamu nge dukung aku, dan ternyata papi akhir nya papi mau dukung aku, walaupun mami mu sama sekali ga suka aku mas, aku emang yang nyuruh papah buat ngomong kayak gitu, tapi aku lakuin itu semua demi bisa sama kamu mas " jelas Tia panjang lebar saat Reyhan bertanya tentang kebohongan papah Adi .


" Kamu tuh Uda ga waras Tia, kamu sampe segitu nya hahhh? kamu tuhh, aku tuh ga habis pikir sama apa yang udah kamu lakuin Tia "


" Ya, ya ,ya, aku emang udah ga waras, aku udah gila, aku udah ga punya pikiran yang jernih lagi, dan itu karena aku cinta banget sama kamu mas, aku gamau dan ga bisa kehilangan kamu lagi " Teriak Tia frustasi, ia memang benar benar tidak bisa berfikir jernih lagi.


" Tapi ga gini cara nya Tia, kamu udah bohongin banyak orang, dan bahkan sampe tindak kriminal pun kamu lakukan "


" Terserah, terserah kamu pokok nya mas mau apapun tentang aku, cuma please aku ingin di dampingi pengacara nanti mas "


" Uang dari mana Tia, mas ga ada uang sebanyak itu untuk nyewa pengacara buat kamu "


" Jual apartemen ku mas, jual semua harta benda aku , aku ga keberatan, asal kan kamu bisa nyewa pengacara buat aku, aku gamau lama lama di tempat kayak gini, aku mau bisa bareng bareng sama kamu massss " Rengek Tia yang membuat telinga Reyhan kepanasan.


Flashback off


Dan begini lah sekarang, Reyhan sedang mengemasi barang barang nya dan Tia yang ada di apartemen itu, sekarang Reyhan sudah tidak punya tempat tinggal, mau tidak mau ia harus mengesampingkan rasa malu nya dan meminta izin untuk kembali tinggal di rumah papi dan mami nya .


~


~


" Alhamdulillah ya mba desain hijab yang mba buat banyak peminatnya, dan stok nya sisa dikit mba " ucap Mitha saat melaporkan sisa stock barang yang tersedia.


Kayla melihat lembaran yang di berikan Mitha pada nya " Alhamdulillah Mit, mba ga nyangka banget Mit "


" Iya mba, kerja keras mba ga sia sia mba, banyak yang suka desain hijab yang mba buat, bahkan banyak yang minta buat di tambah lagi stock nya mba "


Kayla tersenyum " kerja keras kita Mit, bukan cuma kerja keras mba aja, kami dan para penjahit kita juga sudah bekerja keras Mit "


Mitha terharu mendengar apa yang Kayla ucap kan " Mbaaa, ahhh aku jadi terharu " mata nya sudah berkaca kaca.


Kayla tertawa " Kamu ini Mit, jangan sedih dong, harus nya seneng kan, karena kerja keras kita ga sia sia Mit "

__ADS_1


" Iya mba, Alhamdulillah " ucap Mitha sambil mengusap sudut mata nya.


Disaat usaha Reyhan terancam gulung tikar, di saat yang sama usaha yang baru Kayla rintis sudah menunjukkan perkembangan yang bagus.


~


~


Hari ini Kayla sudah membuat janji dengan Amran, mereka akan membahas tentang persidangan yang akan di lakukan beberapa hari lagi.


" Bukti nya sudah cukup komplit dan juga jelas Kay, saya rasa kita akan memenangkan kasus ini dengan mudah dan cepat " ucap Amran dengan mata yang tetap fokus ke arah layar laptop yang memperlihatkan slide demi slide bukti bukti yang sudah di kumpul kan oleh Al.


" Wah beneran nih pak Amran? mba Kayla pasti menang kan? " tanya Mitha pada Amran, yah Mitha di ajak Kayla untuk ikut menemani nya, karena Kayla tidak nyaman jika bertemu pria yang bukan mahram nya hanya berdua an saja.


" Yah, saya yakin, apalagi dengan ada nya bukti bukti ini, peluang kemenangan kita hampir sempurna " ucap Amran lagi.


" Alhamdulillah, untung nya ada bukti bukti ini ya mba "


Kayla mengangguk " iya Mit, mba berhutang banyak budi pada orang yang sudah membantu mba mencari bukti bukti ini "


" Mas Al yang mba cerita kan? " tanya Mitha lagi, ya Kayla pernah menceritakan tentang Al yang membantu nya hingga sejauh ini.


" iya Mit " jawab Tia singkat, padat dan jelas.


Mitha hanya ber Oh ria " ehh mba aku masih ga nyangka mba bakal ngalamin hal menyakitkan gini " ucap Mitha dan menggedikan bahu nya.


Kayla dan Amran sedikit tertekeh " mba juga ga nyangka Mit, mba ga nyangka bakal menyandang status ' Janda ' dan mba menyandang status ini karena seorang ' Janda ' " ucap Kayla yang sontak saja mendapatkan gelak tawa dari Mitha dan Amran.


" hahahaha aduh aduhh, jadi mba tuh ' Menjanda Karena Janda ' ya mba "


" hahahaha iya Mit, lucu kali ya itu kalo di jadiin judul film "


" Lumayan tuh mba, pasti banyak tuh yang nontonnya mba "


" Kalian itu wanita wanita obrolan nya kok bikin ngakak " ujar Amran yang masih saja tertawa.


Dan begitu lah mereka untuk beberapa menghabiskan waktu makan siang dengan obrolan yang kadang serius dan kadang mengobrolkan hal hal yang cukup mengundang gelak tawa.


~

__ADS_1


~


~


__ADS_2