
Happy reading ya guysss ππ
~
~
~
Reyhan terdiam mendengar apa yang Kayla ucapkan.
"Hmm baik lah Kay, kamu bisa pegang kata kata mas, dan kita perbaiki rumah tangga kita ya. tolong maaf kan kesalahan mas ya Kay "
Kayla mengangguk " iya mas, tapi aku berharap mas tidak akan mengulangi nya lagi ya mas " Kayla menatap mata Reyhan " aku bisa dengan mudah memaafkan kesalahan kesalahan mu mas, tapi untuk perselingkuhan aku tidak bisa mentolerir nya. Tapi untuk kali ini aku akan memaafkan mu, aku beri kesempatan untuk mas berubah, dan aku mohon jangan ulangi kesalahan ini untuk yang kedua kali nya, karena mungkin nanti aku tidak bisa memaafkan nya mas"
Reyhan terpaku, dia mematung mendengar perkataan Kayla, dalam benak nya dia mulai merasa takut, takut jika dia khilaf dan berbuat kesalahan yang sama maka mungkin dia akan kehilangan Kayla dalam hidup nya.
Reyhan memeluk Kayla erat erat " mas tidak akan mengulangi kesalahan ini lagi Kay" ucap nya sambil terus menciumi pucuk kepala Kayla yang terbalut hijab instan berwarna army.
Reyhan merenggangkan pelukan nya pada Kayla, dia menatap dalam dalam netra cokelat Kayla yang selalu membuat nya terhayut dan merasa di atas awan karena tatapan nya yang terasa penuh cinta dan ketulusan. Perlahan Reyhan mengikis jarak di antara mereka, mendekat kan diri nya pada Kayla, sehingga kini sudah tidak ada jarak lagi diantara mereka, Reyhan mencium bibir Kayla dengan sangat lembut, Kayla akhir nya terhanyut dalam ciuman lembut yang Reyhan lakukan, hingga perlahan ciuman itu pun terasa semakin menuntut untuk melakukan hal yang lebih dari sekedar berciuman.
"Huaaaaaa... Mama Mama" tiba tiba saja suara tangisan dari Shafa menghentikan aksi panas yang sedang Reyhan dan Kayla lakukan.
Kayla memisahkan diri dari Reyhan dengan nafas yang tersengal-sengal, Reyhan menatap Kayla lalu mengusap lembut bibir Kayla yang tadi dia nikmati, ohh sungguh rasa nya masih tetap sama dengan saat pertama kali dia mengecup nya saat malam pertama mereka.
" iya sayang ini mama nak, ini mama " Kayla beranjak dari dalam kamar nya dan menghampiri Shafa yang ada di kamar sebelah.
" uhhh anak mamah Uda bangun sayang? ko sebentar banget bobo nya anak Sholehah mamah ini "
" hei anak papah, duh bangun bobo aja cantik ya Shafa ini, mirip banget sama mamah " celoteh Reyhan saat menghampiri anak dan isteri nya.
Sedang kan Shafa hanya tersenyum senyum saja sambil melirik kedua orang tua nya, dan meraka pun bermain main bersama Shafa sambil menunggu waktu dzuhur.
...πΈπΈπΈ...
" Mas berangkat ke konveksi dulu ya Kay, sekalian ngecek keadaan di konveksi kita" ucap Reyhan sambil memakai jaket jeans kesayangan nya.
__ADS_1
" iya mas, aku juga Uda hampir dua bulan ga ke konveksi "
" Gapapa, kamu kan sibuk ngurusin Shafa, apalagi Shafa lagi aktif aktif nya ya sayanggg ya " Reyhan meciumi pipi Shafa hingga Shafa tertawa tawa.
Kayla menatap kedekatan suami dan anak nya, ada rasa takut dalam hati nya, takut jika suatu saat keadaan ini mungkin tidak akan pernah ia lihat kembali, tapi jauh di dalam lubuk hati nya ia berharap Reyhan suami nya itu akan benar benar membuktikan perkataan yang beberapa jam lalu di ucapkan nya.
" yaudah mas berangkat dulu ya Kay" Reyhan menghampiri Kayla yang duduk di bibir ranjang.
" Kayyy "
" Hmmm, kenapa mas? "
" Maaf kan mas ya, mas sudah membuat hati mu terluka, mas sudah mengkhianati kepercayaan mu pada mas " Reyhan menggenggam tangan Kayla " Percaya sama mas, mas janji akan berubah, mas akan perbaiki semua nya " tatapan mata Reyhan seperti menunjukkan kesungguh sungguhan.
Kayla tersenyum dan mengangguk " mas, aku memang merasa sakit hati, tapi aku bisa memberikan kesempatan kedua padamu jika kamu memang benar benar ingin berubah mas. Mas, aku minta juga padamu, jika ada kekurangan dalam diri ku, pada pelayanan atau apapun itu, aku mohon katakan pada ku, supaya aku bisa memperbaiki nya. Jangan sampai karena ada kekurangan dalam diri ku kamu malah mencari kenyamanan diluar sana " Kayla menjeda kalimat nya " Aku masih halal bagimu, peringatkan aku, beritahu aku dengan cara yang baik jika ada hal yang tidak kamu sukai dalam diri ku, dan bantulah aku supaya menjadi pribadi, isteri, dan sosok ibu yang lebih baik untuk mu, untuk Shafa, untuk diriku dan untuk seluruh keluarga kita "
Kayla berkata dengan mata yang berkaca kaca, dan Reyhan segera menenggelamkan wajah Kayla pada dada nya. Benar apa yang di katakan Kayla, jika ada hal yang tidak ia sukai dalam diri Kayla sebaik nya dia langsung memberi tahu Kayla, dan membimbing nya, tapi sejauh ini Reyhan merasa Kayla adalah wanita terbaik untuk nya, Reyhan merasa tidak ada celah dalam diri Kayla, justru dia merasa banyak kekurangan, apalagi setelah mengkhianati Kayla, dia merasa menjadi laki laki yang kurang a*ar karena menyakiti hati isteri nya itu.
" Kay, dengar kan mas ya. Tidak ada yang kurang dalam diri mu menurut mas, menurut pandangan mas kamu itu istimewa, sempurna Kay" Reyhan menghela napas pelan " hanya mas saja yang bodoh karena melakukan pengkhianatan itu padamu, mas khilaf Kay, sungguh. Mas juga berterima kasih karena kamu mau memberikan kesempatan kedua pada mas" Reyhan mengecup kening Kayla dana Kayla memejamkan mata nya, merasakan kecupan lembut sang suami pada kening nya.
Reyhan dan Kayla saling menatap, lalu mereka sama sama tersenyum.
" iya mas tenang aja " tiba tiba Kayla teringat pesan yang ia dapatkan dari Tia kemarin malam, ini suda lebih dari jam 10, tidak mungkin Tia akan menunggu nya sampai saat ini. Baru Reyhan akan melangkah Kayla kembali berbicara " emmm,. mas "
" kenapa Kay? "
" kalo aku pergi keluar sama Shafa gapapa? aku mau jalan jalan dan beli camilan bareng Shafa "
" ouhhh kirain apa an Kay, boleh lah, tapi hati hati ya, dan jangan pulang terlalu sore "
" iya mas siap "
Reyhan mengambil sesuatu dari dalam saku celana nya, mengeluarkan benda yang berbentuk persegi, lalu membuka nya dan mengeluarkan beberapa lembar kertas berwarna merah dari dalam nya.
" nih Kay, kamu pake aja uang ini buat jalan jalan sama Shafa nanti ya " Reyhan memberikan beberapa lembar kertas berwarna merah itu pada Kayla.
__ADS_1
Kayla menerima apa yang Reyhan beri kan " Hmm, makasih banyak ya mas, uang yang kemarin kemarin juga masih ada sih mas..."
" Gapapa, uang lebih nya kan buat kamu " ucap Reyhan sambil menoel hidung Kayla.
" ya udah Kayla terima ya, makasih banyak ya mas " Kayla sedikit berjinjit lalu mengecup bibir Reyhan, hanya mengecup saja ya .
" iya sama sama, ya udah mas berangkat "
Kayla mencium tangan Reyhan, dan Reyhan memcium kening Kayla dan Shafa berganti, lalu ia pun mulai meninggalkan pelataran rumah nya dengan kendaraan nya.
Baru beberapa saat Kayla duduk di sofa ruang tengah tiba tiba hape nya berbunyi.
Tringg
Tringg
" aku masih nunggu kamu, aku akan tunggu sampe kamu datang"
" jangan sampai kamu tidak datang, aku akan tunggu kamu di cafe XXX"
~
~
~
menurut readers gimana nihh, apa Reyhan beneran akan berubah? atau mungkin Reyhan nya berusaha berubah tapi orang ketiga nya yang gencar deketin Reyhan? hayoo hayoo gimana coba π€
~
haiiii readers, makasih banyak ya Uda setia baca karya ku ini, kalo novel ku ini banyka typo dan banyak kurang nya mohon maklum ya ,biasa lah pemula π jangan sungkan juga untuk kasih masukan untuk othor ya guyss..
~
Dan maaf nih jadwal up episode baru nya ga menentu, Karena kesibukan dunia nyata othor yang menyita banyak waktu, jadi kadang ngetik novel ini curi curi waktu π
__ADS_1
~
Jangan lupa dukung karya othor ya, dengan cara tekan lope, tinggal kan jejak di kolom komentar, dan masukan ke daftar favorit, biar othor makin semangat up nya π terimakasih π