Menjanda Karena Janda

Menjanda Karena Janda
45


__ADS_3

...💞 Happy Reading ya Readers 💞...


" Assalamualaikum " ucap Kayla tersenyum lalu mengusap batu nisan itu.


" Mamah kangen kamu lagi nak, padahal baru tadi mamah dari sini ya nak, kamu gak keberatan kan nak? " ucap Kayla dengan kekehan di bibir nya.


" Nak, sekarang mamah tau mengapa Alloh memanggil mu dengan begitu cepat nya, Alloh tidak ingin kamu merasakan apa yang sekarang kak Shafa rasa kan " Kayla mendongakan wajah nya, lalu mengusap hidung nya dengan tissue.


" Mamah akan pasti kan kamu mendapatkan keadilan nak, mamah akan membuat orang yang sudah mencelakai kita mempertanggung jawabkan perbuatannya, karena ulah nya mamah bahkan tidak bisa melihat mu walau untuk sekali saja, hiksss hiksss , mamah ingin memeluk mu nak mamahhh, hiksss hiksss " Kayla tak sanggup lagi melanjutkan kata kata nya, rasa nya sangat sesak, bahkan untuk bernapas saja rasa nya begitu sulit, Kayla terduduk dan menutupi wajahnya dengan kedua telapak tangan nya, ia tak dapat lagi membendung air mata nya, maka ia akan membiarkan air mata itu menghiasi wajah nya.


" Tak baik berlarut larut dalam kesedihan " suara bariton itu sontak saja membuat Kayla membuka wajah nya yang tadi ia tutupi dengan tangan nya.


Kayla mendongak dan menyipitkan mata nya, silau nya cahaya matahari membuat wajah orang yang ada di hadapan nya tidak terlalu nampak terlihat, hingga tubuh orang itu sedikit bergeser menutupi cahaya matahari yang menyorot Kayla.


Kini nampak lah wajah orang itu dengan jelas Kayla dapat melihat nya.


" kamu, kenapa bisa ada disini? " tanya Kayla .


Orang itu pun ikut ber jongkok dan menaruh sebuket bunga mawar di gundukan tanah itu.


" Aku mengunjungi bayi yang tak bisa ku selamatkan waktu itu " ucap nya datar sambil memandang batu nisan " Ahmad Naufal ".


Kayla tertegun sesaat " Bagaimana mas Al tau makam anak ku? "


" Aku ikut mengantarkan nya saat itu " ucap Al, lalu melirik ke arah Kayla yang sedang menatap nya.


" Kamu tau, anak mu adalah anak yang tampan, jika ia diberi umur panjang aku yakin ia akan di sukai banyak orang " ucap nya lagi dan menerbitkan senyum di wajah nya.


" Mas pernah melihat wajah anak ku? " tanya Kayla menahan tangis.


" Iya, aku sempat melihat nya beberapa kali saat itu "


" Hikksss hikssss, bahkan mas yang bukan siapa siapa nya saja pernah melihat bayi ku, sedangkan aku yang sebagai ibu nya tak pernah sekalipun melihat wajah nya " ucap Kayla dengan tersedu-sedu.


" Saat itu kamu belum sadar kan diri, apakah kamu bahkan tidak memiliki foto nya? "


Kayla menggeleng " seperti yang mas Al bilang, saat itu aku belum sadarkan diri, keluarga ku pun tidak kepikiran untuk memotret anak ku, mereka terlalu fokus pada keadaan ku saat itu "


" Jadi kamu sedih karena tak sempat melihat nya? "


" Bukan hal itu saja yang membuat ku sedih mas, ada hal lain yang lebih membuat ku merasa sedih " ucap nya lirih, namun masih bisa di dengar oleh Al.


" Jika kamu mau lihat, aku sempat memotret bayi mu saat itu "

__ADS_1


Kayla secepat kilat menoleh pada Al.


" Mas Al serius? mas punya foto anak ku ? "


Al mengangguk yakin " ya aku punya, kamu mau melihat nya? "


" Hemm , aku mau mas, kalau bisa kirim juga foto nya pada ku " ujar Kayla pada Al.


" Tentu saja bisa, sangat bisa " Al mengeluarkan hape nya dari balik jas yang ia kenakan.


" Aku lupa folder nya dimana, kalau kamu mau bisa kita ke cafe di dekat sini dulu, nanti biar ku cari sambil beristirahat disana " ujar Al menyarankan.


Kayla menimang nimang ajakan Al pada nya, karena ia sangat ingin melihat wajah anak nya walau hanya dalam bentuk foto " Baik lah mas boleh "


" Nak, mamah pulang dulu ya, mamah akan pastikan keadilan itu terjadi nak, mamah juga akan sering sering kesini, nanti mamah ajak kak Shafa juga kesini ya sayang, mamah pulang dulu, assalamualaikum "


Hening, Al fokus menatap ke arah jalan, dan Kayla duduk di samping nya, wajah nya menatap ke arah luar jendela mobil milik Al.


" emhh, bagaimana apa kamu udah dapat bukti siapa yang mencelakai mu saat itu ? " tanya Al memecah keheningan di dalam mobil itu.


Kayla mengalihkan pandangan nya, melirik Al sekilas lalu menatap ke arah depan.


" Hemm, baru baru ini aku sudah dapat bukti nya, Oh iya sekali lagi terimakasih atas segala bantuan mas Al pada ku, semoga suatu saat aku bisa membalas budi pada mas Al "


" Kamu ga usah sungkan sama saya ,apa yang saya lakukan itu hal wajar untuk menolong sesama kan "


Al terkekeh pelan " Baik lah baik lah, Kayla, begitu kan " ucap nya dan menoleh sekilas pada Kayla yang sedang menganggukkan kepala nya .


Kedua nya pun terkekeh.


Tak berselang lama tiba lah mereka di sebuah cafe yang cukup ramai, cafe yang sedang hits saat ini.


" Rame banget mas disini, apa masih ada tempat yang kosong ? " tanya Kayla yang melihat suasana cafe yang begitu ramai nya.


" Kita cari aja dulu yuk, masuk " ajak Al pada wanita berkerudung warna army itu.


Saat sedang mencari tempat kosong tiba tiba datang seorang pelayan ke arah mereka.


" Bapak mencari tempat ya? mari silahkan, dia atas masih ada tempat yang kosong " ujar pelayan itu.


Akhir nya mereka pun mengikuti langkah pelayan itu.


" wah aku baru tau kalau view dari lantai atas ini sangat indah " ucap Kayla yang melihat indah nya pemandangan dari atas cafe itu "

__ADS_1


" Hemm, maka nya cafe ini rame, selain karena menu nya yang enak enak, view pemandangan di cafe ini juga jadi salah satu daya tarik nya " tutur Al.


Kayla mengangguk " Pantesan rame ya "


10 menit kemudian.


" silahkan ini pesanan nya, selamat menikmati " ucap pelayan yang mengantar pesanan Al dan Kayla.


" Oh iya ini foto bayi mu Kay " ucap Al lalu memberikan hape nya pada Kayla.


Kayla segera mengambilnya, dan Kayla tertegun melihat wajah imut yang terpampang di layar hape itu.


" Kamu benar , anak ku memang tampan, dan dia sangat lucu, Naufal " ucap Kayla dengan senyuman tak luput menghiasi wajah nya, mata nya mulai terasa panas.


Al yang melihat nya merasa sangat iba.


Kayla tak henti henti nya melihat dan mengusap foto anak nya yang ada di hape Al.


" Terimakasih ya mas, padahal mas bukan siapa siapa kami, tapi mas masih sempat untuk memotret anak ku, padahal papah nya saja tidak kepikiran sama sekali " ucap Kayla merasa lucu dengan hal yang sudah ia ucap kan.


" ga usah berterima kasih Kay, oh ya mana nomor mu, nanti ku kirim lewat wasap foto nya "


" Emmm, kirim lewat bluetooth saja mas, gimana " Kayla tidak berani memberikan nomor nya pada orang yang baru beberapa kali ia temui, memang Al orang baik, tapi untuk memberikan nomor nya, emhh Kayla masih belum berani, apalagi ia masih berstatus isteri orang.


Al tertawa sejenak " Kamu ga usah takut , aku bukan orang jahat, dan aku juga ga akan ganggu kamu ko, tenang aja "


Akhir nya Kayla pun memberikan nomor wasap nya.


Dan, tringggg


" itu nomor ku, dan foto nya sudah ku kirim ya, jadi kamu ga usah nangis dan sedih lagi, karena sekarang kamu udah bisa lihat wajah anak mu " tutur Al pada Kayla.


" Hemmm, terimakasih mas, sekali lagi terimakasih "


Saat Al menawarkan akan mengantar Kayla pulang Kayla menolak nya, akhir nya Kayla pulang menaiki taxi online.


' Kamu memang beda Kayla, sudah di sakiti sampai sebegitu nya masih bisa tegar dan tersenyum, hahhh bagaimana bisa aku tidak makin mengagumi mu, bahkan seperti nya aku sudah jatuh cinta pada mu Kay ' gumam Al dalam hati, dan ia terlihat senyum senyum sendiri di dalam mobil nya.


~


~


~

__ADS_1


Part khusus Kayla sama mas Al ini mah guyss...


Yukk jangan lupa dukung karya author ya guyss , terimakasih 💞


__ADS_2