
...💞 Happy Reading ya Readers 💞...
Brakkkkkkkk
Reyhan membuka pintu dengan begitu kasar nya.
" Tiaaaaaaaa " teriak Reyhan pada wanita yang seperti nya sudah mulai tertidur.
Namun Tia yang baru beberapa saat lalu mulai terlelap harus kembali membuka mata nya karena panggilan dari suami siri nya yang memanggil nya dengan cara berteriak begitu mengganggu indera pendengaran nya .
Mata yang baru terlelap sebentar itu terlihat merah " Apa sih mas kamu tuh, malem malem gini masih aja teriak teriak, berisik tau mas, ngantuk lagi "
Reyhan melangkah kah kaki nya dengan cepat ke arah Tia, Reyhan menampilkan chat dari kontak bernama Ratu pada Tia " apa ini maksud nya hah? kamu nyuruh orang buat nyelakain Kayla? jadi kamu yang udah bikin Kayla celaka sampai sampai kami harus kehilangan bayi kami iya, hahhh, jawabbb " Sentak Reyhan dengan tatapan tajam nya.
Tia kaget dan tak menyangka Reyhan akan mengecek chat nya, padahal ia sudah memberi nama orang lain di kontak nya.
' Kurang asemmm, ko bisa sih ketauan, duh pasti mas Rey udah baca semuanya, gimana ini, mana keliatan nya marah banget lagi ' Tia panik, dan memikirkan alasan apa yang harus ia katakan pada suami siri nya itu .
" Jawab Tia, jawab, apa maksudnya ini hahhh "
" Kamu kenapa sih mas, tenang dulu dong kan bisa kita bicara in baik baik mas, aku bisa jelasin ke kamu "
" Apa? apa yang mau kamu jelasin ke aku hah? kamu mau jelasin ke aku tentang kamu yang uda berencana untuk mencelakai Kayla gitu? Atau kamu mau bilang aku salah paham gitu, hah, coba apa lagi yang mau kamu jelasin !! "
__ADS_1
Tia terpaku, ia sedikit merasa takut di hati nya, ia belum pernah melihat Reyhan se murka ini, sungguh Tia berfikir rahasia nya akan aman, dan tidak akan ada yang tau tentang hal ini, dan bodoh nya Tia lupa menghapus historis chat nya dengan orang suruhan nya itu.
" Oke oke aku akui, aku emang nyuruh orang buat nyelakain Kayla, kamu mau tau kenapa hah? karena kamu mas, kamu, aku tuh pengen juga di akui sebagai isteri kamu, aku juga cape jadi yang kedua sedangkan wanita itu menjadi yang pertama, padahal aku yang udah lama cinta sama kamu mas, apalagi dia itu kayak jadi penghalang di hubungan kita mas, aku gak suka itu, aku benci dia , aku ingin jadi yang pertama, dan satu satu nya untuk kamu mas "
Reyhan menarik rambut nya frustasi " Arrrghhhhhh Tia, kamu kan dulu bilang bersedia jadi yang kedua, dan kamu juga rela berbagi suami, kenapa sekarang kamu ngomong gini hah? apalagi kamu sampai nekad nyelakain Kayla, apa yang Uda kamu lakukan itu terlalu fatal Tia, kamu sudah menghilangkan satu nyawa yang tak berdosa Tia, Arrrghhhhhh " Reyhan menghentak hentak kan kaki nya kesal.
" Kamu tau kalau sekarang Kayla lagi menyelidiki kasus kecelakaan itu, kalau sampai dia berhasil cari bukti nya, dan tau kalau kamuuu dalang dari semua ini kamu bisa bisa di laporkan ke polisi Tia " jelas Reyhan yang sontak membuat Tia langsung panik.
" Kayla jangan sampai tau hal ini mas, a..aku...aku gatau kalau ternyata kecelakaan itu akan di selidiki , tapi kamu tenang aja orang suruhan aku udah numbalin anak buah nya, dan dia jamin anak buah nya ga akan buka mulut mas "
" Apa kamu yakin anak buah suruhan kamu itu akan tutup mulut hah, Kayla bisa aja ngancam dan meng iming-imingi orang itu supaya mau buka mulut Tia "
" Aku berani jamin mas, aku udah bayar mahal, bahkan aku juga sampai jual mobil ku untuk tutup mulut mereka mas "
Lagi lagi Reyhan merasa terkejut dengan pengakuan isteri siri nya itu.
" Jangan kan mobil mas, apartemen, atau seluruh harta aku pun akan aku jual, asalkan aku bisa sama sama kamu terus mas "
" Kamu berlebihan Tia "
" enggak mas, ini gak berlebihan, jadi aku mohon mas jangan bilang sama Kayla tentang hal ini, apa mas tega aku lagi hamil gini terus nanti di tahan dan nginep di ruangan berjeruji besi, apa mas tega hah, aku isteri mas juga "
" Arrrghhhhhh, kamu keterlaluan, kamu memang isteri ku, tapi perbuatan kamu juga sudah menghilangkan nyawa anak ku dan Kayla , Tia apa kamu ga berfikir dulu sebelum melakukan sesuatu hah "
__ADS_1
" Aku ga mikir sejauh itu mas ,aku cuma mau bikin Kayla kapok dan biarin aku sama kamu, aku gatau bakal jadi kayak gini, sekarang gimana mas " rengek Tia pada Reyhan.
" Walau gimana pun kamu tetep salah Tia, kamu secara ga langsung udah menghilangkan nyawa bayi Kayla, aku harus kasih tau Kayla hal ini "
Tia menggelengkan kepala nya " Kamu tega mas sama aku, kamu mau aku sama bayi ku menderita nanti hah, bayi Kayla udah ga ada dan itu uda ga bisa di apa apa in lagi, tapi bayi ku ini masih hidup, dia berhak dapet masa depan, dan kamu harus melindungi dia mas, tolong jangan kasih tau Kayla tentang hal ini mas, tolong " Tia terus memohon mohon pada Rey supaya tidak membeberkan kebenaran nya.
" Oke, sampai anak ini lahir aku ga akan kasih tau Kayla kebenaran nya, tapi setelah anak ini lahir kamu harus mengakui kesalahan kamu, siap ga siap kamu harus mau mengakui nya, karena Kayla dan bayi nya juga butuh keadilan Tia, dan kamu bersalah dalam hal ini " Reyhan mengatakan keputusan nya dengan tegas, sebenarnya ia merasa di lema, ia bingung dengan kondisi Tia sekarang, namun bagaimana pun Tia tetap bersalah.
" Mas, apa kita tidak bisa menyembunyikan hal ini saja selama nya, aku takut Kayla akan menjadikan hal ini sebagai kesempatan untuk balas dendam pada ku "
" Kamu mau aku menyembunyikan hal sebesar ini seumur hidup ku? mau bagaimana pun aku adalah ayah dari bayi Kayla, aku juga ingin anak ku mendapatkan keadilan " Rey menarik napas sejenak " Kamu jangan takut, aku tau siapa Kayla, dia ga akan memanfaatkan kesempatan untuk balas dendam pada seseorang, karena dia bukan orang yang pendendam "
" Apa kamu benar benar ingin aku mengakui hal itu pada Kayla mas, aku gamau " ucap Tia lalu terisak kembali.
" Jika kamu tidak mau mengakui nya saat nanti setelah kamu melahirkan, maka aku yang akan memberi tahu kan pada Kayla dalam waktu dekat ini " ancam Reyhan pada Tia " pilihan ada di tangan mu, aku sudah memikirkan hal ini dengan baik, aku memikirkan keadaan mu dan anak kita, namun aku juga ingin bayi ku dan Kayla mendapatkan keadilan " Reyhan kemudian pergi begitu saja, meninggalkan Tia yang masih terisak, ketakutan, kebingungan dan ah entah lah, yang Tia rasa kan saat ini sungguh the real nano nano.
' Kaylaaa, gara gara dia hidup ku jadi begini, arrrghhhhhh, awas kamu Kay, aku ga akan pernah mau kalah dari wanita kayak kamu ' geram Tia dalam hati.
" Arrrghhhhhh "
~
~
__ADS_1
~
Yukkk tinggalkan jejak di kolom komentar ya, Jangan lupa di like dan masukan ke dalam favorit juga karya othor ini, supaya dapet notifikasi setiap othor up bab baru ,okayy?? sippp, terimakasih ya guyss, sehat sehat kalian 💞💞