Menjanda Karena Janda

Menjanda Karena Janda
25


__ADS_3

...💞 Happy Reading ya Readers 💞...


Hari berganti hari.


Setelah pembahasan tentang Reyhan yang ketahuan sering makan siang bareng Tia, Kayla belum melihat perubahan yang baik, Reyhan masih terlihat suka asik sendiri dengan hape nya, bahkan Shafa pun jarang terlihat bermain bersama Reyhan akhir akhir ini. Biasa nya jika waktu weekend tiba Reyhan suka mengajak Shafa dan Kayla berjalan jalan, walau hanya sekedar mengecek usaha konveksi mereka, atau hanya jalan jalan mengelilingi kota menggunakan kendaraan nya. Namun semenjak beberapa bulan lalu kebiasaan itu sudah jarang mereka lakukan, bahkan setelah ketahuan selingkuh Reyhan baru mengajak mereka jalan jalan hanya satu kali, yaitu saat mencari kado untuk Rama anak nya bang Rendi.


" Mas, kamu mecat Mitha dari konveksi kita? " tanya Kayla pada Reyhan.


Reyhan menoleh " Iya, kinerja dia tuh menurun akhir akhir ini, jadi aku rumah kan dia dan aku udah dapet pengganti nya juga "


" Kenapa kamu ga bilang dan rundingin dulu sama aku sih mas ? " kesal Kayla pada Reyhan, pasal nya Mitha adalah karyawan yang rajin dan bisa di percaya, dan sekarang dia merasa kehilangan karyawan teladan nya.


" Emang kenapa sih kalau aku ga rundingin dulu sama kamu hah?? kan gak mesti apa apa harus aku omongin sama kamu Kay " Reyhan beranjak dari tempat nya " udah ga usah ribet, lagian aku udah dapet pengganti nya " ujar Reyhan sambil berlalu meninggalkan Kayla.


Sesudah solat dzuhur Kayla bersiap siap rencana nya dia akan mengajak Shafa jalan jalan sejenak .


" Mas , jalan jalan yuk, kasian Shafa, kayak nya dia suntuk deh "


" ckkk, aku sibuk Kay, mau ke konveksi, mau ngecek keadaan disana " jawab Reyhan sambil terus menatap pantulan diri nya di cenmin ' Sempurna ' batin nya .


" Ya udah, aku sama Shafa ikut kamu ya mas ke konveksi "


" Gak , gak, gak usah lah, disana lagi banyak orderan Kay, kalo bawa Shafa ribet nanti , mending kamu ajak Shafa ke tempat bermain anak aja lah " Jawab Reyhan secepat kilat.


" Sejak kapan Shafa bikin kamu ribet mas? mas kita tuh cuma butuh waktu buat bareng bareng sama kamu, sekarang kamu kayak gini bikin aku curiga kalo kamu mau ketemu sama cewe itu kan? "


" Nuduh terus, suudzon banget kamu Kay, aku bilang aku mau ngecek konveksi, ngerti ga kamu? kalau ga ngerti ya udah lah, percuma jelasin ke kamu "


" Aku tau mas, kamu masih ngejalanin hubungan gelap di belakang aku "


" maka nya ijinin aku buat nikahin dia, aku akan bersikap adil untuk kalian berdua ko "


" Aku ga ngelarang kamu kalau kamu mau nikahin dia, tapi lepasin aku dulu "


" Gak akan pernah, aku gak akan pernah lepasin kamu, ngerti? "


" Mas, kamu jangan mau enak sendiri dong mas "


" Udah cepet, mau aku anter ke tempat main anak ga? tapi aku cuma nganter doang ya " ucap Reyhan menjelaskan bahwa dia hanya akan mengantar saja .


Kayla meraih tas yang sudah di siapkan nya tadi, lalu memakai tas itu di salah satu lengan nya, rasa nya dia tidak mengenali suami nya yang sekarang.


" Mau kemana dek Shafa? " tanya bu Ira tetangga sebelah.

__ADS_1


" mau ke depan bu, jalan jalan " ucap Kayla.


Bu Ira juga melihat Reyhan yang sedang memanaskan mobil nya .


" Oh aduh jalan jalan, sekalian ke konveksi ya cantik ? " tanya nya lagi , dan Kayla hanya tersenyum.


" Bu kami pergi dulu ya, assalamualaikum " pamit Kayla.


" iya hati hati ya cantik "


" iya bu terimakasih "


Selang 20 menit setelah Kayla pergi tiba tiba muncul lah seorang ibu paruh baya di depan gerbang rumah nya, ibu itu memencet bel berulang kali , tapi tidak kunjung ada orang yang keluar dan membuka kan pintu rumah Kayla itu.


" assalamualaikum , Kayy umma dateng nih " ucap sang ibu yang ternyata adalah ibu nya Kayla, bu Rahma nama nya .


" Duh pada pergi gitu ya? padahal Uda kangen banget sama Shafa, dan keinget terus sama Kayla " gumam nya .


" Assalamualaikum " ucap nya lagi.


Tiba tiba seorang ibu yang merupakan pemilik rumah sebelah menyapa nya.


" Bu Rahma ? duh lama ga ketemu ya "


" eh ibu Ira iya bu, hehe saya sibuk jadi baru sempat kesini, eh tapi kayak nya anak, mantu dan cucu saya lagi pada keluar "


" waduh telat saya datang nya ya " ucap bu Rahma terkekeh " saya susul aja deh bu kesana, Uda kangen berat soal nya " ucap nya lagi sambil tersenyum.


" gak akan nunggu disini aja bu ? " tanya bu Ira memastikan, takut takut ibu Rahma itu kecapean.


" Ga apa apa ga usah bu, saya susul aja ke konveksi, lagian Deket ini kan "


" ya sudah kalau begitu, hati hati ya Bu "


" iya Bu, ya sudah saya pamit ya Bu, assalamualaikum "


" waalaikumsalam "


Hanya memakan waktu sekita 30menit untuk sampai ke konveksi itu. Bu Rahma melangkah ka kaki nya, dia melihat ada mobil menantu nya di sana, saa dia hendak masuk ada seorang wanita yang menghampiri nya .


" Maaf ibu cari siapa ? " tanya wanita itu.


" saya cari bos kalian, emmh kamu pegawai baru ya disini? " tanya bu Rahma, walau hanya beberapa kali beliau pernah datang tapi tidak pernah melihat wanita ini disini.

__ADS_1


" Iya Bu, saya baru 2 Minggu kerja disini "


" ohh begitu " Bu Rahma manggut manggut.


" kalau begitu silahkan masuk Bu, boss ada di ruangan nya "


" ya sudah terimakasih ya "


" iya Bu sama sama "


Tak butuh waktu lama untuk sampai di ruangan sang pemilik konveksi, pintu nya sedikit terbuka, dan saat Bu Rahma akan mengetuk pintu itu, Bu Rahma mematung saat melihat ada wanita yang duduk berhadapan dengan menantu nya, dengan posisi sang menantu yang sedang mengelus perut wanita itu, dan wanita itu terlihat seperti sedikit kesakitan. Beliau ternganga, bagaimana bisa, di ruangan tertutup, dua orang dewasa berbeda jenis kelamin sedang bersama sama berdua, hanya berdua, dalam posisi yang menurut nya tidak pantas, dan dimana anak serta cucu nya berada?


Reyhan merasa ada seseorang di balik pintu, dan mata nya melotot saat menangkap wajah sang ibu mertua di balik pintu yang tidak tertutup sempurna itu .


" Umma " gumam nya .


Bu Rahma masih terdiam di tempat, hingga Reyhan beranjak dan membuka kan pintu .


" U..u..umma sejak kapan datang ? " tanya nya terbata bata.


" sejak tadi, saat kamu mengelus ngelus perut wanita itu "


Bu Rahma melihat tatapan wanita itu yang melihat nya seolah tidak suka.


" emhh umma jangan salah paham dulu ya , dia itu lagi pesen kaos di konveksi kita ini, dan tadi sakit ginjal nya terasa, jadi Reyhan bantu buat meredakan sakit nya umma " jelas Reyhan, takut jika umma nya akan mengamuk disitu.


" hebat sekali ya hanya dengan sentuhan tangan mu rasa sakit nya bisa reda? "


jederrrrrrrr


" Bu..bukan gitu umma, emmh gimana ya jelasin nya " ujar Reyhan bingung " tapi umma ga usah mikir yang macem macem ya umma , Reyhan sama dia ga ada hubungan apa apa ko "


Umma Rahma menatap manik mata Reyhan dalam dalam " Umma gatau kalian ada hubungan apa, karena yang tau itu hanya diri kalian sendiri dan Alloh, mulut bisa berkata tidak, tapi hati " umma Rahma menjeda ucapan nya " tapi hati tidak bisa berdusta Rey "


Degggg


~


~


~


Nah loh ketauan sama mertua, kepergok, ke tangkap basah, tapi masih juga ngeles, nyebelin kamu Rey.. huhhh sebel aku..

__ADS_1


~


Hai readers jangan lupa tekan like dan komen banyak banyak ya, dan kalau berkenan boleh dong vote buat karya othor ini hehe, makasih loh sebelumnya, love you, and happy weekend guysss 💞


__ADS_2