Menjanda Karena Janda

Menjanda Karena Janda
62


__ADS_3

...Guys maaf ya hari ini othor cuma bisa update 1 bab, mood othor lagi kurang bagus nih, ada sesuatu di real life othor yang bikin mood jadi kayak gini, othor mau balikin mood dulu ya guys, tencu sudah selalu setia membaca karya othor πŸ™πŸ’ž...


~


~


...πŸ’ž Happy Reading ya Readers πŸ’ž...


~


~


Mba Wulan menarik napas nya dan membuang nya perlahan β€œ Sebenarnya itu bukan toko nya papah Tia, tapi punya paman nya yang di kelola sama papah nya Tia, dan bang Rendi ketahuan nyuri barang barang dan ia jual lagi diluar dengan harga murah β€œ


β€œ Astaghfirullahala’adzim, yaAllah mba β€œ Kayla dengan refleks memeluk mba Wulan yang mulai menangis.


β€œ Saat bang Rendi tau itu toko milik papah nya Tia dia jadi berani nyuri barang disitu, bahkan kata nya sampe beberapa kali, dan pas tau ternyata papah Tia bohong dan cuma ngaku ngaku kalau itu toko milik nya, bang Rendi mulai khawatir, dia takut ketahuan, walau dia udah hapus rekaman cctv tapi saat paman nya Tia melakukan audit beliau merasa laporan barang yang masuk dan keluar nya aneh, ga sinkron, dan akhir nya bang Rendi ketahuan Kay β€œ


β€œ YaAllah bang Rendi, ko bisa sampe senekat itu mba ? β€œ


Mba Wulan mengusap air mata nya β€œ Dia ngaku nya pengen juga terlihat sukses kaya Reyhan Kay, jadi pas dia nekad ngelakuin itu karena dia mikir itu toko punya papah nya Tia, kalau ketahuan tinggal bilang aja khilaf, eh ternyata siapa sangka papah nya Tia bohong dan Cuma ngaku ngaku aja Kay β€œ


β€œ Untung bang Rendi Cuma di pecat aja ya mba, ga sampe di bawa ke jalur hukum β€œ ucap Kayla lagi.


Mba Wulan menggeleng kan kepala nya β€œ Bang Rendi juga di minta ganti rugi Kay, dan itu tuh nominal gede banget, sampe motor bang Rendi dan motor mba juga harus di jual buat nutupin ganti rugi, dan awal nya paman Tia itu bakal bawa kasus ini ke jalur hukum, Cuma papah Tia minta untuk ga di bawa ke jalur hukum, dan paman Tia ga akan bawa ke jalur hukum dengan syarat bang Rendi ngasih uang kompensasi Kay, dan akhirnya nya papi ngejual mobil nya buat bayar uang kompensasi itu ,”


Kayla semakin terkejut saat mengetahui hal itu, selama ini ia lost contacts dengan mba Wulan dan mami, Kayla tidak menyangka keluarga mantan suami nya kini sedang dalam keadaan yang terpuruk.


" YaAllah mba, maaf Kayla gatau kalau keadaan mba lagi kayak gini kalau Kayla tau Kay pasti akan coba buat bantu mba, maaf mba " ucap Kayla dan air mata nya mulai mengalir.


" Kamu ga usah ngerasa bersalah Kay, ini ga ada hubungan nya sama kamu ko, justru mba mikir ini tuh kayak balasan dari Allah karena bang Rendi Uda ikut ikutan nyakitin hati kamu Kay, maaf ya Kay, maafin bang Rendi " Mba Wulang menangkup kan kedua tangan nya.

__ADS_1


Kayla memegang kedua tangan mba Wulan " Jangan kayak gini mba, jangan, aku udah maafin bang Rendi, papi dan mas Reyhan mba, mba ga perlu sampai kayak gini ke Kayla mba " Kayla menggelengkan kepalanya.


" Kay tapi yang mereka perbuat itu mba rasa keterlaluan, sehingga Allah langsung membalas perbuatan mereka Kay "


" Mbaa, apa yang Kayla alami itu udah ketentuan dari Allah mba, walau emang pernah Kayla kecewa dan bahkan marah sama mas Rey, dan bahkan Kayla pernah berfikir dan bertanya seperti ini saat Kayla mengetahui kalau Tia yang udah nyelakain Kayla ' Kenapa harus aku yang ngalamin hal ini, apa salah ku apa dosa ku sampai mendapatkan ujian hidup seperti ini ?' dan mba tau, kata kata itu adalah kata kata yang paling kayla sesali karena sudah mengucapkan nya, karena setelah itu Kayla berfikir ' Emang nya kayla ini siapa berani berani nya mempertanyakan hal itu, sudah jelas Kayla banyak salah dan banyak dosa, masih untung Allah tidak membuka kekurangan kekurangan Kayla secara nyata, Allah masih berbaik hati menutupi aib Kayla, Allah masih berbaik hati memberikan rasa nikmat dan syukur ' dan mulai saat itu Kayla mencoba untuk belajar ikhlas mba, walau sulit tapi kan bukan berarti ga mungkin mba " saat Kayla mengatakan hal itu mba Wulan semakin menangis.


" Kay, kamu bahkan masih bisa untuk mencoba ikhlas? pantas saja Allah memisahkan mu dengan Reyhan, karena ternyata kamu terlalu baik untuk Reyhan Kay, kamu berhak mendapatkan pria yang jauh lebih baik dari Reyhan Kay "


" Ga ada kata terlalu baik mba, semua Uda ketentuan Allah, dan mungkin jodoh ku dengan mas Reyhan hanya memang sampai saat itu mba "


Mba Wulan tidak bisa berkata kata lagi.


" Mba mau ga jadi admin online shop di toko hijab Kayla? Gaji nya memang ga seberapa mba, tapi kalau mba mau mba bisa coba, sampe nanti mba dapet kerjaan yang lebih baik mba "


Mata mba Wulan berbinar binar mendapatkan tawaran itu, di saat ia sedang membutuhkan pekerjaan lalu Kayla menawarkan pekerjaan, tentu saja ia tidak akan menyia nyia kan hal itu.


" Kamu beneran Kay? mba mau Kay , mau banget malah Kay "


~


~


Tiga hari setelah itu mba Wulan pun datang ke tempat konveksi hijab Kayla dan mengatakan jika ia tidak bisa menerima tawaran Kayla, sebenarnya dia ingin, hanya saja bang Rendi tidak mengijinkan, hahhh entah lah mungkin bang Rendi malu atau mungkin juga gengsi.


" Ya udah mba ga apa-apa, tapi kalo mba mau nanti aku bantu carikan kerjaan buat mba ya "


" Ga usah Kay, mas Rendi ga akan ngijinin mba kerja kalo tau mba dapet kerjaan dengan bantuan kamu Kay "


Kayla tak habis pikir, mengapa bag Rendi melarang mba Wulan untuk menerima bantuan dari nya, padahal di saat seperti ini jangan lah memikirkan perasaan malu atau gengsi, toh memang ia sedang membutuhkan bantuan, jadi kenapa harus menolak? entah lah.


" Ya sudah mba, aku bantu doa saja supaya mba segera mendapatkan pekerjaan ya mba "

__ADS_1


" iya Kay, terimakasih ya Kay, maafkan mba " ucap mba Wulan merasa tidak enak pada Kayla.


" Ga apa apa mba "


~


~


Walau Tia sekarang menjadi tahanan namun karena penyakit ginjal nya maka ia secara rutin melakukan cuci darah di bawah pengawasan petugas lapas.


" Sudah selesai, satu minggu lagi harus kembali kesini ya mba "


" baik dok terimakasih " ucap nya lemah tak bersemangat.


Diluar sudah ada 3 petugas yang menunggu Tia.


Sesampai nya di lapas Tia terdiam dan asyik dengan lamunan nya sendiri. Otak nya seperti sedang memutar kejadian kejadian yang telah berlalu, yang membuat nya bisa berada disini. Ada sedikit rasa menyesal karena sudah melakukan hal bodoh seperti itu, namun seketika bisikan jahat memenuhi pikiran, tak apa dia melakukan hal itu, itu semua juga ia lakukan demi cinta nya pada Reyhan. Rasa menyesal dan rasa bersalah itu hanya singgah dalam waktu yang tidak cukup lama, karena setelah nya pikiran jahat nya kembali mendominasi.


~


~


Reyhan sudah kebingungan, dari mana lagi ia bisa mendapatkan uang untuk kebutuhan keluarga nya, dan untuk biaya pengobatan Tia. Papah Tia seolah lepas tangan atas apa yang terjadi pada Tia.


" Arrrghhhhhh "


" Harus usaha apalagi biar dapet uang tambahan, ckkk hidup gini amat, banyak banget yang bikin beban pikiran nambah " ucap Rey dengan sangat sangat kesal.


~


~

__ADS_1


__ADS_2