
...💞 Happy Reading ya Readers 💞...
Tatapan mata itu terlihat kosong menatap langit yang berada di balik jendela itu, langit itu terlihat sedikit mendung, seperti nya sebentar lagi langit akan menurunkan pasukan nya yang berupa tetesan tetesan air.
Mata sembab itu sudah jelas menunjukkan berapa lama air mata yang keluar dari mata nya.
Kayla mencoba untuk beranjak dari ranjang rumah sakit nya.
" Kamu mau kemana Kay? " tanya umma yang melihat Kayla hendak turun dari ranjang.
" Kayla ingin melihat keadaan di luar umma " jawab Kayla sambil terus mencoba untuk turun, walau masih sedikit terasa sakit namun Kayla terus mencoba, walau langkah nya masih terseok seok karena rasa sakit yang di rasa nya namun Kayla tidak menyerah.
" Umma bantu ya nak " umma hendak membantu Kayla, namun Kayla menggeleng kan kepala nya.
" Tidak usah umma, Kayla akan belajar berjalan sendiri, Kayla ingin segera pulih, supaya dapat mengunjungi anak Kayla " ucap nya dengan mencoba tersenyum, umma hanya tersenyum kecil, umma membiarkan Kayla melakukan apa yang ingin di lakukan nya.
Kayla membuka jendela nya, walau langit sedikit mendung, namun udara terasa menyejukkan, Kayla mengulurkan tangan kanan nya ke arah luar jendela, Kayla memejamkan mata nya, tak lama ia merasa tangan nya mulai sedikit basah, dan ternyata hujan baru saja turun. Kayla kembali memejamkan mata nya, mencoba untuk menikmati waktu yang menurut nya terasa menyejukkan ini, hingga pikiran Kayla kembali pada saat beberapa jam yang lalu.
Flash back on
" Tiaaaa " ucap Reyhan sedikit menahan rasa marah nya.
Kayla melihat ekspresi wajah Reyhan yang seperti nya sedang marah, kesal, kecewa, dan entah lah, yang jelas wajah Reyhan sedang tidak sedap untuk di pandang.
" Kalau aku pikir pikir Tia mungkin bisa kita curigai mas, apalagi tadi dia dengan berani nya mengancam ku, terserah kamu mau bantu untuk mencari bukti atau tidak , tapi aku akan mencoba untuk menyelidiki nya " ucap kayla pada Reyhan.
Reyhan menatap Kayla " Mas juga akan mencari tau kebenaran nya kay, memang setelah mas melihat video tadi seperti nya kecelakaan itu seperti di sengaja "
" Baik, bagus lah, mas cari dengan cara mas sendiri untuk mencari bukti nya, dan aku juga akan mencari bukti dengan cara ku "
" Baik lah Kay, walau mas sedikit ragu, tapi mas akan mencoba dan berusaha "
" Tentu, setidak nya kita akan tau apa motif orang itu dengan mencelakai ku "
__ADS_1
" Kita akan mengetahui nya cepat atau lambat Kay, mas janji " Reyhan berkata dengan sungguh sungguh dan hendak meraih lengan Kayla, namun Kayla menepis nya.
" Mas sudah ku bilang jangan menyentuh atau mendekati ku, aku sekarang memang masih isteri mas, tapi aku akan segera mengajukan gugatan cerai ke pengadilan mas, aku sudah tidak bisa bertahan lagi dengan mu, terlalu dalam luka yang mas buat untuk ku, bahkan luka nya semakin besar mas, aku sudah tidak bisa mempercayai mu, kamu sudah tidak bisa menjaga ku, dan kamu bahkan sudah tidak bisa aku jadikan sandaran mas, aku berfikir mungkin dengan mas menikahi Tia itu arti nya mas sudah siap kehilangan ku dan shafa "
" Kay tolong beri mas kesempatan lagi "
Terdengar decakan dari mulut Kayla " kesempatan lagi? sudah berapa kesempatan yang ku beri pada mu mas? dan sudah berapa kali juga mas menyia nyia kan kesempatan yang aku beri? aku sudah pernah bilang jika saat itu adalah kesempatan terakhir mu mas, dan aku tidak main main , itu memang kesempatan terakhir mu, jadi jika mas tidak ingin menceraikan ku, maka biar aku yang menggugat cerai pada mas "
" Nak ini bisa di bicarakan baik baik kan, apa kah tidak bisa untuk di perbaiki lagi? tolong lah nak " pinta mami pada Kayla dengan menangkup kan kedua tangan nya.
Kayla meraih tangan mami dan menurun kan nya " maafkan Kayla mi, Kayla sungguh sudah tidak sanggup, rasa rasa nya selama ini hanya Kayla yang berusaha mempertahankan hubungan rumah tangga ini mi, Kayla selalu memerhatikan mas Reyhan dari ke hari, sikap nya, perilaku nya, sudah tidak seperti dulu, bahkan untuk sekedar quality time bersama Shafa pun seperti nya mas Reyhan sudah susah melakukan nya mi, Kayla tidak sanggp bertahan lagi dalam hubungan yang sudah tidak sehat ini mi, seandainya mas Reyhan menunjukan keseriusan nya selama ini mungkin Kayla masih bisa mencoba untuk bertahan, tapi apa yang Kayla lihat, mas Reyhan seperti tidak ada niat untuk berubah mi " Kayla pun mulai terisak " Jadi Kayla mohon, jangan mencoba membujuk Kayla untuk mengubah apa yang sudah Kayla putus kan, Kayla sudah cukup memberi kesempatan pada mas Reyhan selama ini "
" Kay apa benar benar sudah tidak ada kesempatan lagi untuk mas, untuk kita, untuk rumah tangga kita Kay, Kay mas akui mas salah, tolong maafkan mas Kay, maaf "
" Aku sudah memaafkan mu mas, tapi maaf aku tidak bisa memberikan kesempatan yang lain lagi pada mu, aku tidak ingin luka di hati ku semakin membesar jika nanti kamu tidak bisa menepati janji mu "
" Kayyyy, kita bisa bicarakan ini baik baik Kay, mas akan......."
" Reyhannn " panggilan dari papi membuat Reyhan dan Kayla menoleh ke arah papi .
" Papiii " ucap mami dengan terisak.
" Ya silahkan pulang lah, ikuti papi mu, aku yakin papi tau yang terbaik untuk mu mas, jangan memohon mohon pada ku yang hanya sekedar wanita biasa yang tidak kaya dengan harta " sarkas Kayla sambil menatap Kayla.
" Kayyy " panggil mas Reyhan, tatapan mata nya menyiratkan jika ia tidak ingin meninggalkan Kayla, ia ingin bersama Kayla.
" Ayo ikut papi pulang sekarang " papi pun beranjak dan melenggang pergi meninggalkan ruangan Kayla.
" Kayyy, masih ada yang mas ingin bicara kan "
" Pulang lah nak Reyhan, biarkan Kayla istirahat, hari ini dia sudah cukup merasa lelah " ucap Abi sesantai mungkin.
Reyhan masih tak bergeming.
__ADS_1
" Pulang lah nak Rey, nanti bisa kita bicarakan setelah Kayla pulang dari rumah sakit " kali ini umma yang bersuara.
Akhir nya dengan langkah gontai Reyhan dan mami pin ikut meninggalkan ruangan Kayla .
Flash back end
" Assalamualaikum " ucap seseorang di balik pintu itu.
Namun Kayla masih menikmati sensasi lengan nya yang tertimpa air hujan yang silih berganti. Umma yang melihat Kayla yang asik dengan lamunan nya akhir nya beranjak dan membuka pintu.
" Waalaikumsalam " Jawa umma, dan orang itu tersenyum.
" apa kabar umma " tanya nya.
" ohh Alhamdulillah kabar umma baik, mari masuk "
Pria ini masuk ke dalam ruangan Kayla, dan hal pertama yang ia lihat adalah Kayla yang berdiri di dekat jendela, dengan satu tangan nya yang sedang menikmati rintikan air hujan.
' Aku baru tau jika kamu mengalami masa masa se suram itu, tapi mengapa saat beberapa kali pertemuan kita aku tak pernah melihat raut wajah sedih di wajah mu, sepandai itu kah kamu menutupi rasa sedih mu, aku akan membantu mu semampu ku , tak akan aku biarkan ada orang yang menyakiti mu lagi, sekali pun itu suami sendiri ' gumam hati orang itu.
" Kayla, ada tamu, kamu tidak menyapa nya " ucapan umma kali ini berhasil membuat Kayla menarik tangan nya ke dalam, dan menoleh ke arah belakang.
Kayla mengeryitkan dahi nya " Kamu kan .... "
" Saya Al, Al Barra', kita bertemu lagi, dan waktu itu kita belum sempat berkenalan " ucap orang itu yang ternyata adalah Al.
Kayla tak bergeming hanya menatap lurus ke arah Al.
~
~
~
__ADS_1
Aduduhh mas Al secret admirer nya Kayla ternyata, eh tapi Kayla kayak nya kenal atau pernah ketemu mas Al ya? kok othor ga tau sih? Duh Kayla, ayoo dong cerita ke othor, emang pernah ketemu sama mas Al?
Nahhh Gimana gimana , yukk jangan lupa dukungan nya buat karya othor ya guyss, tencuu, terimakasih kalian 💞