Menjanda Karena Janda

Menjanda Karena Janda
36


__ADS_3

...💞 Happy Reading ya Readers 💞...


Wajah wanita paruh baya itu terlihat sangat gusar, nampak sekali ia sedang merasa cemas dan khawatir, belum lagi air mata yang menghiasi pelupuk mata nya yang jika mata itu berkedip saja pasti air mata nya sudah terjun bebas, air mata itu menunjukkan rasa sedih. Saat mami membuka hape nya yang ternyata terselip di sofa ia begitu terkejut membaca pesan singkat dari sang ibu besan, bagaimana tidak terkejut mami mendapatkan kabar jika menantu nya mengalami kecelakaan, mami melihat pesan itu dikirim pukul 14:15 dan mami baru membuka nya pukul 19:20, mami sangat sangat merasa bersalah karena ia baru melihat pesan singkat itu .


" Rey gimana Kayla, apa dia ga apa apa? " tanya mami to the point saat sudah berada di rumah sakit dan segera menghampiri tempat dimana menantu nya di rawat.


Reyhan hanya menggeleng, sejak tadi Kayla belum keluar dari ruang observasi, mungkin keadaan Kayla belum stabil sehingga para dokter belum bisa memindahkan nya ke ruang perawatan.


Mami yang melihat Reyhan hanya terdiam segera menghampiri umma Rahma.


Mami langsung memeluk tubuh umma Rahma " Maaf kan saya mba, maaf, saya baru membaca pesan dari mba selepas solat isya tadi, maaf saya telat datang kemari mba, maaf " ucap mami merasa sangat bersalah, sungguh seandainya mami tahu mungkin mami sudah berada di rumah sakit sejak tadi siang.


Umma menarik napas nga sejenak " tidak apa apa, Alhamdulillah operasi nya sudah berjalan lancar mba " ucap umma sambil mengelus punggung mami.


Mami dan umma kemudian duduk bersebelahan, sedangkan papi dan Abi terlihat sedang berbincang bincang.


" Bagaimana keadaan kandungan nya, apakah tidak apa apa ? " tanya mami, sungguh mami juga merasa sangat khawatir pada keadaan kandungan Kayla.


Umma mengdongakkan kepala nya, berharap air mata nya tidak akan meluncur bebas lagi, " Alloh lebih sayang pada bayi itu mba, bayi itu sudah tiada, ia sudah tenang bersama sang pencipta nya, dan ia juga akan jadi tabungan akherat untuk Kayla dan Reyhan " ucap umma berusaha untuk tegar, walau hati nya sangat merasa sakit jika mengingat nasib cucu nya, yang bahkan harus tiada sebelum sempat lahir ke dunia.


" Innalilahi wainnailaihi roji'un " mami mulai menangis, ia merasa amat sedih.


" lalu bagaimana dengan Kayla, ia pasti lebih terpukul saat mengetahui bayi nya sudah tiada " ucap mami dengan deraian air mata .


" Kayla belum tahu hal ini, bahkan ia belum sadar dari semenjak operasi nya selesai, dokter bilang mungkin besok siang atau sore Kayla baru akan sadar, selain karena efek bius , Kayla juga mengalami syok saat terjadi nya kecelakaan itu, untung nya Kayla tidak sampai koma mba " ucap umma dengan tatapan nya yang lurus ke depan tanpa melihat mami.


" YaAlloh Kayla, kenapa harus Kayla yang mengalami nya mba, kenapa "


" saya juga tidak tau mba, mungkin sudah ini yang di gariskan Alloh untuk hidup Kayla "umma menarik napas sejenak " jika Kayla sadar nanti dokter menyarankan untuk tidak memberi tahu keadaan yang sebenarnya, terutama tentang bayi nya yang sudah tiada, karena di khawatir kan Kayla akan mengalami syok dan akan menghambat masa pemulihan nya " ucap umma Rahma menjelaskan.

__ADS_1


" Baik mba, kita memang harus merahasiakan nya untuk sementara waktu mba " mami memegang punggung tangan umma " Kita harus kuat mba, supaya nanti kita bisa menguatkan Kayla " Umma Rahma hanya tersenyum tipis untuk menanggapi ucapan besan nya .


' Bangun lah Kay, setidaknya ibu mertua mu masih peduli pada mu, bahkan ia menyayangi mu, bangun lah, masih ada Shafa yang membutuhkan mu nak, bangun lah ' pinta umma Rahma dalam hati nya.


" Saya ingin melihat cucu kita mba " ucap mami.


Lalu mami, papi, umma dan Reyhan beranjak menuju kamar mayat.


Terlihat tubuh mungil yang sedikit membiru, hidung nya yang sedikit mancung, bibir nya mungil, dan sudah ada sedikit rambut menghiasi kepala nya, namun sayang kedua mata nya tidak akan pernah terbuka, walau masih sangat kecil namun ketampanan bayi itu sudah terlihat, jika saja umur nya panjang saat dewasa nanti pasti ia akan menjadi pria yang tampan, namun Alloh teramat menyayangi nya sehingga Alloh begitu cepat memanggil nya untuk kembali kepada sang pencipta nya.


" Cucu ku, cucu ku yang tampan " ucap mami sambil menahan air mata nya.


Reyhan hanya bisa menatap sedih tubuh kecil itu, ia merasa bersalah, sangat sangat merasa bersalah.


Sedangkan papi, ia juga terlihat sedih, siapa yang tak sedih jika kehilangan darah daging nya sendiri, iya kan??


Setelah beberapa saat mereka melihat jasad bayi yang terbujur kaku itu, mereka bergegas kembali ke tempat semula, karena Abi memberi tahu jika Kayla sudah akan di pindahkan ke ruang rawat inap.


Langkah kaki seorang pria memasuki kamar mayat, ia melihat tubuh mungil yang sudah tidak bernyawa itu.


" Assalamualaikum anak tampan, maaf ya saya telat menolong mu dan ibu mu, jika saja saya bisa menolong kalian tepat waktu mungkin kamu tidak akan ada disini, mungkin kamu masih berada di dalam rahim ibu mu nak, tapi tak apa apa, Alloh sangat sayang pada mu anak tampan " ucap Al lalu tersenyum, ya pria itu Al, ia belum ingin beranjak dari rumah sakit itu, ia mengeluarkan hape nya lalu memotret wajah tampan yang mungil itu, setelah itu ia meninggalkan tempat itu.


" Kay, bangun lah, bangun, kasian Shafa ia pasti mencari mu Kay, bangun lah " ucap Reyhan sambil memegang satu tangan Kayla yang tidak di infus.


Mami yang melihat hal itu hanya menatap Reyhan, mami sudah mendengar cerita dari umma tentang Reyhan yang susah di hubungi, mami sangat kecewa pada anak nya itu, karena setau mami juga Reyhan akan pergi bersama Kayla tadi siang, tapi ternyata apa, bahkan Reyhan tidak tau jika isteri nya mengalami kecelakaan, kecewa, mami sangat sangat kecewa .


Sementara itu...


" Bagus bagus, kerja lo sempurna, hahahaha " ucap Tia pada seseorang lewat sambungan telpon.

__ADS_1


..........


" Oke oke, tenang aja, bayaran buat Lo gue transfer besok ya "


..........


" Tapi yakin kan udah beres semua, ga ada barang bukti yang bisa bikin kelakuan Lo tadi siang ketauan? "


...........


" Oke gue pegang kata kata Lo, thank's ya bro "


...........


' Akhir nya, mas Reyhan bakal jadi milikku satu satu nya, maaf ya Kay terpaksa aku lakuin ini, karena aku cinta banget sama Reyhan, dan pengen segera menjadi isteri Reyhan yang sah secara hukum juga, bukan hanya secara agama, dan kehadiran mu serta bayi mu itu amat menghambat cerita cinta ku dan mas Reyhan ' guman Tia begitu sangat bahagia.


Tia mengetuk ngetuk jari telunjuk di dagu nya " Hemmm, sekarang tinggal lanjutin langkah selanjutnya nya, dia pasti bakal syok deh, hahahaha " ucap Tia dengan seringai jahat di wajah nya.


~


~


~


Guysss segini dulu ya, maaf nih othor masih kurang enak badan, ini juga nyempet nyempetin buat ngetik 😂


Jangan lupa di like dan tinggalkan jejak di kolom komentar ya.


Guyss jangan lupa juga vote nya ya, biar othor makin semangat, para readers udah pada tau cara ngasih vote belum?? Kalo belum nanti othor kasih tau cara nya 😁🤭😂

__ADS_1


Makasih ya kalian, sehat sehatt selalu 💞


__ADS_2