
Kemarin author ada keperluan jadi libur dulu ga up, maaf ya baru bisa up lagi, maklum lah nemenin anak ngerjain tugas sekolah dulu π Selamat membaca ya readers πππ
...πΈπΈπΈ...
"kamu sudah berubah mas, kamu bukan mas Reyhan yang aku kenal seperti dulu"
Dengan langkah gontai Kayla berjalan menuju gerbang depan kantor suami nya. Bayang bayang kebersamaan Reyhan dan Tia masih menari nari di dalam pikiran nya, terlebih saat Tia dan Reyhan sedang bersuap suapan, Kayla tersenyum kecut mengingat adegan itu, bahkan dada nya terasa sesak saat mengingat Reyhan lebih memilih mengantarkan Tia dari pada mengantarkan dia dan anak nya shafa. Sungguh dia bukan Reyhan yang pernah dia kenal.
Sepanjang perjalanan Kayla hanya merenung memikirkan bagaimana nasib rumah tangga nya, bagaimana masa depan ia dan juga shafa. Rasa nya masih tak percaya dengan apa yang dia lihat di taman kantor tadi, dan lagi lagi air bening itu terjun bebas tanpa ijin nya.
"hhhhh" Kayla menghela nafas nya saat merasakan sesak di dada nya.
"Mba ini sudah sesuai aplikasi ya, ini sudah sampai" ucap driver taxi online yang dia pesan tadi.
"ohh iya pak, duh maaf ya pak saya ga sadar kalo Uda nyampe" ucap Kayla, lalu bersiap beranjak dari kursi nya.
"Ga apa apa mba, bapak lihat mba nya tadi sedang melamun, jadi mungkin tidak terasa perjalanan nya"
Kayla tersenyum lalu memberi uang untuk membayar biaya taxi nya. Sebelun Kayla melaksanakan solat Dzuhur dia menyiapkan buah potong untuk Shafa, supaya anak nya itu anteng tidak mengganggu nya ketika sedang solat.
Tringgggg
My Husband β€οΈ
__ADS_1
"Kay kamu sudah sampai rumah kan?"
"Kay, tunggu mas pulang kerja ya, nanti mas akan jelas kan semua nya"
"Kay sungguh mas cinta sama kamu"
"ckkk" Kayla berdecak saat membaca pesan yang terakhir dari Reyhan "cinta, kalo cinta kamu ga akan bermain api di belakang ku mas" Kayla tidak berniat membalas pesan pesan yang Reyhan kirim kan, dia butuh waktu untuk menenangkan diri dan hati nya.
...πΈπΈπΈ...
Hari semakin gelap, cerah nya matahari sudah mulai terganti kan oleh sinar bulan. saat Kayla selesai solat isya suara deru mobil terdengar memasuki pekarangan rumah nya, sudah bisa di pastikan itu pasti mas Reyhan.
ceklekk
"pa pahhh, pa pahh, pa pahhh" oceh shafa pada papah nya.
"ihh anak papah, belum bobo sayang? nungguin papah ya?" ucap reyhan sambil menggendong dan menciumi Shafa, dan Shafa hanya tertawa tawa saja saat di ciumi oleh sang papah.
Kayla melipat sajadah dan mukenah nya saat selesai solat dan memanjatkan do'a do'a nya pada Alloh. Reyhan duduk di bibir ranjang sambil menggendong Shafa, dia memperhatikan Kayla sedari tadi, hidung merah, mata yang sembab, sudah jelas Kayla pasti menangis dengan waktu yang lama, ada rasa sakit di hati Reyhan saat melihat keadaan Kayla, tapi mau bagaimana lagi toh semua sudah terjadi, begitu pikir nya.
"Kay..." ucap Reyhan sambil memegang tangan Kayla saat melintas di depan nya.
"Mas mau mandi dulu atau makan dulu?" tanya Kayla .
__ADS_1
"Mas mau bicara sama kamu Kay" jawab Reyhan.
"Lebih baik mas makan dan mandi dulu, kita bisa bicara setelah Shafa tertidur" Reyhan mengangguk meng iya Kan Aya yang Kayla bilang.
Jam sudah menunjukan pukul 21:37 , Reyhan menunggu Kayla yang masih ada di dalam kamar Shafa, sudah 1 jam Reyhan menunggu, tapi Kayla masih belum muncul juga.
ceklekkkk
"Kayy..." Reyhan melihat Kayla tertidur di samping Shafa, wajah Kayla yang biasa terlihat cerah kini terlihat sangat menyedih kan, ada rasa bersalah di hati Reyhan , karena dia lah sebab atas kesedihan yang Kayla alami sekarang.
Reyhan menggendong Kayla ala bridal style, membawa Kayla ke kamar mereka berdua. Reyhan menidurkan Kayla di kasung king size mereka, dia tatap wajah Kayla dalam dalam.
"maaf kan mas Kay maaf" ucap nya sambil menatap wajah Kayla.
"kenapa kamu menyakiti ku mas kenapa" jerit Kayla dalam hati, dengan mata yang masih tertutup.
~
~
~
Terimakasih ya readers sudah membaca karya pertama author, jangan lupa tekan lope dan tinggalkan jejak di kolom komentar, biar author makin semangat nulis nya ππππ
__ADS_1