
...Maaf ya guys, jadwal update nya jadi ga teratur, author lagi bingung mau bikin akhir kisah ini kayak gimana 😂 jadi sambil nunggu mood membaik author juga sambil mikir mikir gimana baik nya akhir dari kisah ini 😁 Tencu ya Readers sudah setia membaca cerita ini, tanpa kalian apalah artinya karya author ini, tencu , big lope buat kalian 💞💞...
~
~
...💞 Happy Reading ya Readers 💞...
~
~
Hari kedua di Turki sepasang pengantin itu menghabiskan waktu untuk menikmati keindahan di Topkapi Palace di Istanbul. Dulu nya tempat ini selain digunakan sebagai tempat tinggal kerajaan, istananya juga di gunakan untuk acara acara kenegaraan dan hiburan kerajaan, dan sekarang tempat ini menjadi daya tarik wisata.
Di hari ketiga Al mengajak Kayla mengunjungi Pamukkale, sebelum besok nya mereka berencana untuk pergi ke Cappadocia.
" Mas kok rasa nya kayak nginjek kapas ya " ucap Kayla saat menginjakkan kaki nya di gundukan batu putih yang ada di Pamukkale.
" ini lah yang jadi daya tarik di Pamukkale sayang " ucap Al sambil menatap wajah Kayla yang sedang terkagum kagum dengan bebatuan berwarna putih itu.
" Kay kira karena nama nya batu jadi ya keras gitu kerasa nya, ternyata tekstur nya lembut, kayak kapas "
" Kamu ga akan kesakitan kalo jatuh disini sayang, mas sengaja ngajak kamu kesini buat nikmatin indahnya bebatuan putih yang tersusun rapih mereka seolah membentuk sebuah istana kapas "
Kayla menoleh ke arah suami nya " Makasih banyak ya mas " Al menatap lekat manik cokelat Kayla, rasa nya jantung Al selalu berdebar tidak normal jika di tatap oleh Kayla.
" Makasih untuk apa sayang? " tanya Al sambil mengelus pipi mulus Kayla.
Kayla memegang tangan Al yang sedang mengelus pipi nya, membiarkan tangan Al lebih lama menyentuh pipi nya , mata mereka saling menatap satu sama lain " Makasih karena mas udah ajak Kayla kesini, Kayla bahagia banget mas "
" Mas akan bawa kamu kemana pun sayang, asal itu bisa membuat mu dan Shafa bahagia mas akan lakukan itu " Al menarik mengecup kening Kayla lama, ia sedang menyalurkan rasa sayang nya lewat kecupan itu.
" Mas "
" Iya sayang? "
" Boleh Kay minta sesuatu? "
__ADS_1
" Boleh, selama mas bisa akan mas kabul kan "
" Mas " Kayla menggenggam tangan Al erat " Mas, Kayla harap mas mencintai Kayla sewajarnya, jangan berlebihan, jangan sampai rasa cinta mas pada Kayla lebih besar dari rasa cinta mas pada Allah, Kayla gamau Allah cemburu karena mas yang terlalu mencintai Kayla, jangan sampai kita membuat Allah cemburu karena rasa cinta yang berlebihan satu sama lain mas "
Al terhenyak, lalu ia tersenyum pada Kayla " Kamu tau sayang, mas lebih takut murka dari Allah daripada mas takut kehilanganmu, dulu saat mas tau kamu sudah bersuami mas mencoba membunuh rasa cinta mas padamu, karena mas tau apa yang mas rasakan padamu saat itu tidak Allah sukai, hingga akhirnya mas menyaksikan tragedi naas itu menimpa mu, mas bertekad akan merebut mu dari suami mu dan akan membahagiakan mu, namun di saat kamu sudah bercerai dan tak berselang lama kita berpisah tanpa saling memberi kabar satu sama lain, mas sempat berfikir apakah saat itu adalah teguran dari Allah karena mas yang terlalu menginginkan mu untuk mas, hingga selama mas berjuang memenuhi tantangan dari Papah mas berusaha melupakan mu, walau nyata nya nihil mas malah semakin mengingatmu, hingga kemudian mas merubah do'a mas "
Kayla masih menyimak apa yang sedang suami nya cerita kan " awal nya mas berdoa supaya Allah menjadikan mu sebagai isteri mas, namun disaat mas mulai tersadar akan sesuatu mas merubah do'a mas, mas minta Allah memberikan yang terbaik untuk mas, siapapun itu, dan mas juga berdoa supaya kamu mendapatkan yang terbaik meski itu bukan mas, walau mas semakin kesini malah semakin teringat tentang kamu, hingga akhirnya mas berhasil memenuhi tantangan papah yang ternyata tantangan itu adalah ujian akan kesungguhan mas padamu, hingga akhirnya ternyata jawaban atas segala doa mas adalah kamu, ternyata kamu yang terbaik untuk mas menurut Allah sayang "
Mata Kayla mulai berkaca-kaca " Mas, betapa baik nya Allah pada kita. Allah sudah mengabulkan doa mu, da Allah juga sudah mengabulkan doa ku, Allah memberi mas untuk ku, karena Allah tau mas adalah yang terbaik untuk ku "
" Sayang kamu... "
" Kay juga minta Allah kasih yang terbaik untuk Kayla dan Shafa, walau itu bukan kamu, dulu sebelum kita lost contact Kayla sudah membuka hati untuk mas, tapi tiba tiba mas menghilang begitu saja, Kayla akhirnya hanya meminta supaya Allah kasih yang terbaik, siapa pun itu "
" Jadi selama ini sebenarnya cinta mas gak bertepuk sebelah tangan? "
" Kay gatau apa yang Kay rasain untuk mas saat itu, Kay tersentuh akan kebaikan mas, Kay kagum karena akhlak mas, dan Kay terpesona pada sikap kebapaan mas pada Shafa, di saat orang lain mendekati Kayla untuk menarik perhatian Kayla, justru mas malah mendekati Shafa, kenapa? "
Al tersenyum sambil menundukkan kepala nya " Karena mas tau, mas harus lebih dulu membuat Shafa nyaman dengan mas, saat itu mas ingin nanti nya Shafa mengaggap mas sebagai Daddy nya, benar benar Daddy nya, walau tidak ada darah mas mengalir di dalam diri nya, tapi rasa sayang mas pada nya itu tulus. Lagian mas takut ngedeketin kamu saat itu, mas takut terlena sama kamu "
" Masss " Kayla memeluk Al tanpa aba aba, untung aja tubuh Al itu sangat kokoh sehingga tidak akan terjatuh jika Kayla tiba-tiba memeluk nya seperti tadi.
" Kenapa mas? mas gamau ya di peluk Kayla? " tanya Kayla dengan masih memeluk Al.
" Bukan gitu, mas kan jadi keenakan kalo kamu meluk meluk mas kayak gini, sering sering ya kayak gini " ucap Al, terdengar sedikit kekehan di akhir kalimat nya.
" Mas ihhh " Kayla mencoba menarik diri dari pelukan Al, namun Al menahan nya " Mas udah ih meluk nya "
" Kenapa? kan tadi kamu yang meluk mas duluan? "
" tadi Kay refleks mas, udah mas malu di liatin "
" Biarin aja, mereka ngeliatin karena pengen juga kayak kita gini "
" Masss " Rengek Kayla, dan akhirnya Al melepaskan pelukannya.
" Makasih " ucap Kayla.
__ADS_1
" Mas yang makasih sama kamu sayang, karena kamu mau terima mas jadi imam kamu, dan mas makasih sama kamu karena udah melahirkan anak selucu Shafa " lagi dan lagi Al mencium kening Kayla lama, hingga tak terasa mereka sudah berjam jam menghabiskan waktu di Pamukkale, dan kini mereka berencana menginap di hotel, sebelum besok mereka akan pergi Cappadocia.
~
~
Di lain tempat suasana yang mencekam sedang dirasakan oleh beberapa orang.
" Bagaimana keadaan suami saya dok ? " tanya seorang wanita paruh baya pada sosok yang baru saja keluar dari ruang pemeriksaan suami nya.
" Untuk saat ini kondisi pasien masih belum stabil, untung saja pasien segera di bawa ke sini, jika tidak saya tidak tau apa yang akan terjadi pada nya, setelah pasien sadar jangan memberitahukan hal hal yang akan memicu emosi nya, jangan sampai pasien mengalami serangan jantung lagi seperti tadi " jelas dokter panjang lebar.
Wanita paruh baya itu menangis mendengar kondisi sang suami.
" Kalau begitu saya permisi ya buk, pasien akan segera di pindahkan ke ruang rawat inap "
" terimakasih dokter " dokter hanya mengangguk dan tersenyum.
" Mih, yang sabar ya papi pasti bakal sehat kayak semula mih "
" Kenapa sih kenapa, kenapa anak anak mami bikin ulah terus, apa ga bisa biarin mami sama papi hidup dengan tenang di masa tua nya ini, yaAllah apa salah mami sampe punya anak anak kok pada kurang bersyukur, yang satu nyia nyiain isteri yang kayak berlian demi cewe yang kayak batu akik, eh salah kayak batu krikil, dan yang satu lagi malah ngelakuin hal kurang aja ke mami sama papi, kenapa sih anak anak mamih kayak gitu, yaAllah, " ucap mami dengan isakan nya.
Reyhan merasa tersindir oleh kata kata mami nya, ia lantas berjongkok di hadapan mami nya, dan menggenggam tangan mami " Maafin Reyhan ya mih, maafin Reyhan, Kalo bukan karena Reyhan semau nya ga akan jadi kayak gini mi, Maafin Reyhan "
Mami menatap anaknya sekilas, se kesal kesal nya seorang ibu pada anak, tetap di hati nya ia masih memiliki rasa sayang pada anak nya, dan semarah marahnya seorang ibu pada anak tetap saja akan mendoakan yang terbaik untuk anak nya, mami sudah berusaha menegur dan menasehati anak anak nya di saat mereka melakukan kesalahan, namun anak anak nya seolah tak mendengar nya, hingga akhirnya sekarang anak anak nya menyesal karena kesalahan yang telah di perbuat nya.
" Mami Uda maafin kamu, walau mami masih merasa kecewa sama kamu, semua ini udah takdir Rey, kamu harus minta maaf sama Kayla, Shafa, mereka yang paling tersakiti karena perbuatan mu "
" Iya mih, Rey akan meminta maaf lagi sama mereka "
" Rey, mami harap kamu juga jangan mengharapkan Kayla lagi, biarkan dia bahagia dengan suami nya, jangan membuat luka di hati Kayla lagi Rey, mami sangat menyayangi Kayla, mami gamau liat Kayla menangis lagi, apalagi jika sampai dia menangis karena kamu "
Reyhan tertegun, harus kah ia tidak mengharapkan Kayla yang notabene nya sekarang sudah menjadi isteri orang?
~
~
__ADS_1
Guys maaf ya kalau ada yang salah dalam penulisan nama tempat dan maaf kalau penggambaran tempat nya kurang greget, karena author belum pernah ke sana, author nyari tau nya lewat mbah Go*gle, jadi mohon di maklum ya, buat para readers yang pernah ke tempat tempat itu yukk boleh dong bagi cerita nya ke author 😁 biar author lebih tau gitu gimana sih tempat tempat itu.
Makasih ya guys 💞