
Hallo guys, ternyata aplikasi othor belum ter update guys 😂 tapi udah othor update, makasih banyak ya untuk kalian yang udah kasih dukungan untuk karya othor ini, dan untuk silent readers yukk muncul di kolom komentar biar othor makin semangat lagi, terimakasih ya kalian 💞
...💞 Happy Reading ya Readers 💞...
Tubuh mungil itu sudah terbalut dengan kain putih di sekujur tubuh nya. Perlahan tapi pasti tubuh mungil itu di baringkan di tempat yang bawah nya beralaskan hamparan tanah. Reyhan yang menopang tubuh mungil itu mencoba untuk tidak meneteskan air mata nya. Tak bisa di pungkiri, rasa sedih menyelimuti hati nya, tubuh mungil yang ada di tangan nya perlahan mulai di tempat kan di tempat peristirahatan terakhir nya .
Isak tangis keluarga masih bisa terdengar, bagaimana bisa mereka kehilangan seseorang yang bahkan dia sendiri belum bisa melihat indah nya dunia, sungguh, maut tidak pernah memandang berapa usia kita, atau siapa kita, jika Alloh sudah berkehendak jadi maka jadilah, seperti sekarang mereka yang malah terlihat sudah berumur justru malah menyaksikan kepergian keturunan mereka sendiri yang masih teramat muda.
Reyhan, Abi, papi, umma , mami, ka Fahri, bang Rendi dan mba Wulan silih berganti menaburkan bunga di tumpukan tanah yang di bawah nya terdapat keturunan mereka.
' Ahmad Naufal ' nama itu tertera jelas di sebuah batu nisan yang sedang di tatap beberapa pasang mata .
" insyaAlloh kamu jadi tabungan kebaikan untuk mamah dan papah mu nak, berbahagialah di surga nya Alloh nak " Ucap umma Rahma sedikit tercekat karena menahan tangisnya.
" insyaAlloh cucu kita ini akan bahagia di akherat mba, Alloh sangat menyayangi nya, sehingga Alloh begitu cepat memanggil nya " sahut mami yang ada di samping umma.
Sementara itu Kayla mulai tersadar, mungkin efek obat bius nya sudah mulai hilang sedikit, perlahan Kayla membuka mata nya, hal pertama yang ia lihat adalah langit langit berwarna putih, di indera penciuman nya sangat menyeruak bau obat obatan, Kayla mengerjapkan mata nya berkali kali.
" A..a .airrr, airrr " ucap Kayla lirih .
Kak Dewi yang mendengar suara lirih Kayla segera menghampiri nya, Untung nya ka Dewi tidak ikut ke pemakaman keponakan kecil nya, ia bertugas menjaga Kayla, karena takut Kayla tiba tiba tersadar jadi tidak akan sendirian.
Ka Dewi melihat Kayla sudah membuka mata nya " Alhamdulillah kamu Uda sadar Kay , kamu mau minum, sebentar kaka ambil kan ya " Kayla hanya mengangguk pelan.
Ka Dewi membantu Kayla supaya bisa minum, lalu ka Dewi memanggil dokter untuk memeriksa keadaan Kayla .
" Alhamdulillah mba Kayla kondisi nya mulai stabil ya, hanya mungkin jika nanti efek bius nya benar benar hilang mungkin akan merasa sedikit sakit karena bekas operasi nya, nanti akan kami beri obat pereda rasa sakit jika sakit nya tidak tertahan ya mba " ucap sang dokter .
Kayla melihat perut buncit nya sudah rata kembali, Kayla sedikit panik dan terkejut.
" Dok, a...a....anak saya bagaimana, apakah tidak apa apa ? " tanya Kayla sedikit terbata bata dengan lirih,karena masih merasa lemas .
Ceklekkkk
Pintu ruangan Kayla terbuka dan menampilkan beberapa wajah disana, salah satu nya ada Reyhan.
" Alhamdulillah kamu udah sadar Kay " Reyhan menghampiri Kayla dan mengecup kening nya lama.
Kayla hanya memejamkan mata nya.
" Baik lah, kalau ada keluhan bisa langsung memanggil kami ya pak Bu, kami permisi dulu, mari " ucap sang dokter, lalu berlalu meninggalkan ruangan Kayla .
Satu persatu anggota keluarga mendekati Kayla, menampilkan senyum tulus karena merasa lega Kayla sudah sadar.
Setelah bang Rendi, mba wulan, ka Fahri dan ka Dewi pamit undur diri, Kayla menatap Reyhan yang sedang mengupas buah mangga.
" Mas, anak kita bagaimana keadaan nya, apa dia tidak apa apa " tanya Kayla lirih.
Reyhan dan yang lain nya tercengang mendengar pertanyaan Kayla.
" Kamu tenang aja Kay, dia baik baik saja " ucap Reyhan sambil menetralkan mimik muka nya .
Kayla yang percaya tidak percaya lantas menatap umma Rahma " Umma .. anak Kayla apa kah baik baik saja ? "
__ADS_1
Umma tersenyum seraya menatap Kayla " Kamu ga usah khawatir nak, dia baik baik saja, walau usia nya masih sangat muda tapi Alloh menyayangi nya sehingga ia sekarang baik baik saja, anak mu ada di perlindungan yang tepat nak " ucap umma sambil mengelus pucuk kepala Kayla.
" apa Kayla bisa melihat nya sekarang umma, Kayla ingin melihat anak Kayla, Kayla ingin memastikan jika dia memang benar benar baik baik saja " ucap Kayla lagi.
Umma mencoba untuk menahan air mata nya " sekarang kamu harus pulih dulu nak, setelah kamu pulih kita bisa melihat nya, kita bisa mengunjungi nya ya "
" Tapi umma, Kayla ... "
" sekarang kamu istirahat lah Kay, jangan memikirkan hal yang berat, itu akan menghambat pemulihan mu " ucap papi dengan nada yang dingin.
Kayla tak ingin menyahut ucapan papi mertua nya, ia tidak mau berdebat dengan papi nya.
Akhir nya Kayla hanya menurut, Kayla percaya ucapan umma nya dapat ia percayai.
Efek obat bius itu sudah benar benar hilang, dan Kayla terlihat meringis menahan sakit tak tertahan yang melanda perut nya yang baru menjalani operasi kemarin.
" Ini sakit sekali mas " ucap Kayla menahan sakit yang ia rasa.
" Kamu tahan sebentar ya Kay, mas panggil dokter dulu "
Reyhan pun beranjak dari duduk nya dan memanggil dokter.
" Kalau kamu ga ceroboh kamu ga akan merasakan sakit seperti ini Kay, mana biaya operasi itu lumayan lagi " Ucap papi begitu ketus.
Kayla yang mendengar nya hanya bisa menangis, badan nya sakit , sekarang bahkan ia mendengar kata kata tidak mengenakan dari ayah mertua nya, sungguh Kayla ingin membalas ucapan papi mertua nya, namun ia enggan karena ia sedang menahan rasa sakit di perut nya.
" Siapa yang mau pak mengalami hal seperti ini, pasti tidak ada yang mau, Kayla juga tidak akan sampai begini jika ada orang yang menjaga nya, harus nya kan dia pergi di temani seseorang saat itu, tapi orang itu malah mengingkari janji nya " ucap umma berusaha untuk biasa saja.
" yah itu yang Kayla pikirkan, padahal jelas jelas Kayla melirik kanan dan kiri sebelum menyebrang, namun entah lah, motor itu tiba tiba melintas dengan begitu cepat nya " ucap Kayla lirih karena berusaha menahan rasa sakit nya.
" Iya nak, kamu tenang aja, orang yang menolong mu lagi menyelidiki nya, karena menurut nya kecelakaan yang kamu alami seperti kecelakaan yang di sengaja " ucap umma Rahma.
" ya sudah sekarang kita fokus pada pemulihan Kayla dulu , tidak usah membicarakan hal yang malah akan menguras tenaga dan emosi kita " ucap Abi Ilham.
" Papi ini, mulut nya jangan ngomong macem macem deh, kasian Kayla, Uda badan nya sakit denger omongan papi pasti hati nya juga sakit pi " ucap mami mengingat kan papi dengan sedikit berbisik.
" papi kan cuma ngomong apa ada nya aja mi " papi mencoba membela diri.
Reyhan pun datang bersama dokter, setelah dokter memeriksa Kayla, dokter meminta supaya Kayla di jaga oleh satu atau dua orang saja, supaya Kayla juga bisa banyak beristirahat. Setelah itu dokter memberikan obat pereda rasa nyeri pada Kayla.
Keesokan pagi nya Kayla sudah terbangun, hati nya merasa tidak tenang, ia merindukan Shafa, dan juga ingin bertemu dengan bayi nya.
Tess
Air mata Kayla menetes saat mengingat bayi mungil yang seharusnya kini masih ada dalam kandungan nya.
' Mamah ingin bertemu kamu nak, semoga kamu baik baik saja ya nak, maaf kan mamah yang tak bisa menjaga mu, sehingga kamu harus lahir sebelum waktu nya tiba ' batin Kayla terus saja merasa bersalah pada bayi nya itu, ia tidak sabar ingin segera pulih dan melihat kedua anak nya.
Ini sudah hari ke empat Kayla berada di rumah sakit, dan sudah dari tiga hari lalu Kayla sudah sadar, perlahan Kayla mencoba untuk memiringkan badan nya ke kanan, lalu ke kiri, kata dokter supaya badan nya tidak kaku, walau pasti terasa sakit karena bekas operasi, tapi itu dapat mempercepat proses pemulihan nya. Walau sakit tapi Kayla selalu mengikuti apa yang dokter katakan , karena ia ingin segera pulih dan bertemu anak anak nya. Sempat kemarin Shafa menemui nya , walau tidak bisa lama lama tapi cukup membuat Kayla tambah semangat untuk segera pulih. Kayla bersyukur karena Shafa tidak rewel, ia bahkan seperti mengerti keadaan sang ibu, anak itu sangat baik dan pengertian.
Tringgg
Reyhan membaca pesan yang masuk ke hape nya.
__ADS_1
" My love " ( ini nama Tia di hape nya Rey )
' Mas kamu sibuk ngurusin isteri pertama mu sampai lupa sama aku dan anak kita 😢😠'
" Cintaku " ( nama Rey di hape Tia )
' maaf Tia, mas ga bisa ninggalin Kayla, dia masih belum pulih '
" my love "
' jahat, mas jahat, ga adil, pokoknya aku mau mas kesini sekarang , Kalau engga aku mau pergi shopping sendiri aja, biarin aja aku kecelakaan juga sama kayak Kayla, atau biarin aja sakit ginjal ku kumat, biar mas ga bisa ketemu aku lagi '
" cintaku "
' kamu ngerti in dong, nanti deh kalo Kayla ada yang jagain mas otw kesana, orang tua nya Kayla baru 2 jam lalu pulang, mereka mau istirahat dulu, nanti siang mas kesana, kamu jangan Kemana mana ya ' hanya ceklis satu, tanda nya Tia tidak mengaktifkan hape nya.
Kayla melihat Reyhan sedikit gusar.
" kenapa mas? apa ada masalah? " tanya Kayla
" emhh, mas ada kerjaan penting Kay, mas tinggal kamu sebentar ga apa apa? "
" Apa penting banget mas? aku ga ada yang jagain, tunggu umma balik kesini aja ya mas "
" Kerjaan nya ga bisa di tunda Kay "
" Sebentar aja mas, aku gamau di tinggal sendirian, ya "
" Mas harus cepat Kay, maaf ya, kamu sendirian dulu bentar ga apa apa kan ? "
" Mass, temani aku dulu lah, aku belum bisa ke kamar mandi sendiri juga " Kayla tidak mau Reyhan pergi , entah lah hati nya merasa tidak enak.
" Maaf ya sayang, ini mendesak, nanti kamu minta umma atau mami buat nemenin kamu ya sayang, mas pergi dulu " Reyhan beranjak pergi begitu saja tanpa melihat dan mendengar apa yang akan Kayla ucap kan.
Kayla hanya menghela napas nya kasar, di saat saat seperti ini dia sangat ingin di beri perhatian lebih, ia ingin extra di sayangi supaya ia merasa semakin semangat untuk pulih.
Sudah sepuluh menit berlalu dan Kayla hanya berbaring saja, sesekali ia menyerong ke arah kanan, lalu ke arah kiri, syukur lah rasa sakit nya sudah mulai berkurang,Kayla senang karena itu arti nya dia akan segera pulang kerumah, melihat bayi kecil nya lalu bertemu Shafa. Walau kayla merasa heran tiap kali ia bertanya tentang bayi nya, entah itu Reyhan, umma, atau mami selalu memberi nya alasan, Kayla merasa tidak enak hati, tapi ia tepis pikiran buruk itu jauh jauh.
Ceklekkkk
Lamunan Kayla teralihkan saat mendengar pintu terbuka dan melihat seseorang di balik pintu itu.
" Kamuuuuu ... "
~
~
~
Hayoh siapa tuh yang datang ke kamar nya Kayla.
Guysss sekali lagi makasih banyak buat kalian semua , yang Uda dukung karya othor yang masih banyak typo ini, tencu banget pokok nya mah,. sehat sehat ya kalian 💞
__ADS_1