Menjanda Karena Janda

Menjanda Karena Janda
71


__ADS_3

...💞 Happy Reading ya Readers 💞...


~


~


Langit yang selalu gelap di malam hari ini terasa begitu cerah, udara sejuk begitu menelusup ke dalam rongga hidung. Segar, begitu lah suasana yang terasa di malam ini, sesegar hati nya begitu mendapat pesan bahwa Kayla dan keluarga nya akan memberikan jawaban atas lamaran nya malam ini.


Tadi nya ia berniat untuk datang sendiri dulu, karena ia belum tau jawaban apa yang akan diberikan Kayla, namun hati kecil nya berkata bahwa ia akan mendapatkan jawaban yang ia harapkan, terlebih lagi saat mendengar nada suara bahagia Abi Ilham saat di telpon tadi, sungguh ia sangat yakin bahwa ia akan mendapatkan jawaban yang memuaskan.


Tiga mobil mulai memasuki gerbang komplek perumahan yang di tempati Abi Ilham, dan ketiga nya berhenti di depan rumah Abi Ilham.


Setelah mengucapkan salam keluarga Al yang yang terdiri dari Al, mamah Amara, papah Angga, Aldo dan Anita pun di persilahkan untuk masuk dan duduk di tempat yang tersedia. Umma sempat terkejut karena umma mengira Al akan datang seorang diri untuk mendengarkan jawaban yang akan Kayla berikan. Setelah saling memperkenalkan diri satu sama lain dan berbincang bincang sebentar akhir nya pembicaraan sampai ke inti nya.


" Sesuai dengan yang Abi katakan dua minggu lalu, hari ini Kayla akan memberikan jawaban atas lamaran nak Al saat itu, maka dari itu abi mengundang nak Al kemari hari ini, apa nak Al sudah siap? "


" InsyaAllah Al sudah siap Abi "


" Kayla ayo beri jawaban yang sudah kamu pilih dengan penuh pertimbangan untuk lamaran yang Al tujukan padamu "


Semua mata menatap ke arah Kayla, Kayla terlihat menautkan kedua tangan nya, gugup itulah yang ia rasakan, ia menari napas nya untuk menenangkan diri.


Kayla mengangkat wajah nya sebelum mengatakan sesuatu " Maaf mas sebelum nya, boleh Kayla bertanya sesuatu? "


" Boleh Kay, silahkan "


" Mas sudah tau jika Kayla sudah memiliki Shafa, dan papah kandung Shafa masih ada, terkadang papah nya sering mengunjungi Shafa, yang mau Kayla tanya kan, jika nanti misalnya kita di takdirkan untuk menjalin bahtera rumah tangga, apa mas tidak keberatan jika sesekali mungkin papah nya akan meminta untuk bertemu dengan Shafa? Karena bagaimana papah nya Shafa juga berhak untuk bertemu dengan anak nya, apalagi mengingat Shafa adalah anak perempuan yang suatu saat nanti pasti membutuhkan papah kandung nya untuk menjadi wali nikah nya, apa mas tidak akan terganggu atau keberatan dengan hal itu? "


Al beserta keluarga nya tersenyum " Mas tidak akan keberatan apalagi melarang jika suatu saat nanti papah nya ingin bertemu dengan Shafa, namun mas minta untuk ijin terlebih dahulu, dan saat papah nya akan mengunjungi Shafa mas harap dia datang saat mas ada di rumah "

__ADS_1


Abi, umma dan Kayla tersenyum mendengar jawaban Al.


" Baiklah, terimakasih sebelumnya mas " Kayla menarik napas nya, memejamkan matanya sejenak lalu membuka matanya lagi.


" Bismillahirrahmanirrahim, atas ijin kedua orangtua dan pertimbangan yang matang Kayla sudah memutuskan jawaban, insyaAllah Kayla menerima lamaran mas Al Barra' , Kayla menerima mas Al untuk menjadi calon imam Kayla " pipi nya me-merah, senyum merekah terukir di bibir nya, dada nya berdegup kencang, lega rasa nya.


" Alhamdulillah " serentak semua orang yang ada di ruangan itu mengucapkan hamdalah bersama-sama sesaat setelah mendengar jawaban dari Kayla .


Al tidak bisa menahan rasa bahagia nya, wajah nya sumringah, mata nya berbinar, semua orang yang melihat nya pasti bisa menilai jika pria itu sedang sangat sangat bahagia saat ini. Hahhh rasa nya begitu luar biasa, Al tak pernah merasakan jatuh cinta sebelum nya, namun sekali nya jatuh cinta ia bisa menjadi kan wanita yang dicintainya itu menjadi pasangan halal nya, walau perjuangan tidak mudah, namun Alhamdulillah Allah mempermudah segala, karena jika Allah sudah berkehendak maka 'Kun Fayakun , Jadi maka jadilah ' .


" Alhamdulillah terimakasih Kayla sudah mau menerima anak papah yang banyak kekurangan ini, papah harap Kayla akan selalu bersabar menghadapi nya kelak, karena ia sebenarnya sangat manja "


Kayla tersenyum ' Mana mungkin mas Al manja, ia kelihatan pria yang cool dan dewasa ' batin nya bermonolog.


" Nak Al juga harus banyak banyak bersabar jika nanti Kayla mungkin akan sering merengek seperti anak kecil, maklum lah Kayla itu anak bungsu kami " ucap Abi Ilham sambil sedikit tertawa di akhir nya.


" Abiii " ucap Kayla tertahan, malu rasa nya saat Abi mengatakan hal itu, pipi nya bertambah merah saja karena perkataan Abi nya, dan itu membuat semua yang ada disana tertawa.


' Apakah hati Kayla sesakit ini saat mengetahui aku berselingkuh? bahkan mungkin hati nya jauh lebih sakit saat mengetahui ia sudah melakukan hubungan badan dengan wanita lain? tapi kenapa Kayla terlihat tegar saat itu? bahkan saat ini aku merasa dunia ku hancur untuk yang kesekian kalinya ' begitulah kata kata yang hanya Reyhan gumam ka dalam hati nya. Dengan langkah pelan ia meninggalkan rumah Abi, mendorong sedikit ke depan motornya sebelum akhirnya menyalakan motor itu.


Sepanjang jalan kata kata yang ia dengar tadi terus berputar bagaikan kaset rusak di dalam otak nya, dan sedikit sedikit memory bahagia saat bersama Kayla dulu mulai memenuhi otak nya, rasa sesal yang menggunung kini sudah melangit, andai anda dan andai yang ada dalam hati dan pikiran nya, andai ia tidak mengkhianati hubungan nya dengan Kayla, maka ia tidak akan kehilangan wanita itu sekarang, namun yah sesal hanya lah sesal, andai andai pun kini tinggallah mimpi semata.


~


~


Kayla menatap cincin yang melingkar di jari nya, cincin pemberian Al yang disematkan oleh mamah Amara di jari nya dua jam yang lalu. Rasa nya seperti ada begitu banyak kupu-kupu yang terbang di dalam perut nya.


Tringgg, Kayla meraih ponsel nya.

__ADS_1


" Mas Al "


' Mas sudah sampai dirumah, kamu segera istirahat, ini sudah cukup larut ' Kayla tersenyum membaca nya.


" Kayla "


' Syukurlah mas, ya sudah Kayla istirahat dulu, terimakasih mas untuk hari ini, Assalamu'alaikum ' Al mendengus membaca pesan balasan dari Kayla.


" Mas Al "


' Kamu sungguh sangat penurut Kayla, kamu benar benar akan langsung beristirahat? '


" Hahahaha, lah kok kayaknya mas Al kesel, bukan nya mas Al yang nyuruh Kayla buat istirahat, tapi kok kayak ga rela aku istirahat duluan " gumam Kayla saat membaca pesan dari Al.


" Kayla "


' Mas kita harus istirahat lebih awal, besok kan ada hal yang harus kita diskusikan '


" Mas Al "


' Baiklah, selamat malam, assalamu'alaikum "


" Kayla "


' Wa'alaikumsalam mas '


" Hahhhh rasanya aku ingin segera menghalalkan mu Kay " gumam nya sambil menatap pesan dari Kayla.


" Sabar Al, sebentar lagi dia akan halal bagimu, sabar sabar, hahhhh " Al menghela napas nya " Tapi kenapa waktu rasanya berputar begitu lambat " gerutu nya sambil menutup kedua mata nya dengan tangan.

__ADS_1


~


~


__ADS_2