Menjanda Karena Janda

Menjanda Karena Janda
18


__ADS_3

Happy reading ya readers πŸ’ž


...🌸🌸🌸...


" Hmm mas kenapa sih, aku panggil panggil ga nyaut, lagi mikirin apa? "


Reyhan sedikit gelagapan mendengar pertanyaan Kayla.


" Ohh mas lagi mikir gimana jadi rugi nya kalo mas sampe kehilangan kamu Kay " ujar Reyhan menjawab pertanyaan Kayla.


Kayla tersenyum tipis " kamu ini mas, kalo kamu takut kehilangan aku maka jaga aku baik baik, dan berdoa pada Alloh supaya Alloh menjaga hati kita, ingat mas Alloh lah yang maha membolak balikan hati manusia, kita hari ini saling mencintai, tapi jka suatu saat Alloh membalikkan hati kita sehingga tidak ada rasa cinta diantara kita lagi, kita bisa apa? " Kayla melangkah mendekati Reyhan " jika mas mencintai ku dan tak ingin kehilangan ku, maka mas dekati Alloh, pinta padaNya supaya kita bisa tetap saling menyayangi, dan tetap bisa bersama di dunia dan akhirat " lanjut Kayla dengan manik mata nya menatap dalam dalam manik mata Reyhan.


Kayla menarik napas sejenak " mas tau, hancur nya hati ku saat mendapati screenshot chatting mu dengan Tia di galeri hape mu? aku sangat hancur dan sakit hati, hingga aku mulai berusaha menyadari bahwa Alloh pasti tau yang terbaik untuk ku, dan aku percaya Alloh tidak akan menguji ku melebihi batas kemampuan ku, iya kan? saat itu aku berdoa supaya Alloh dapat menunjukkan segala kebenaran nya, da Alhamdulillah Alloh tunjukkan pada ku kebenaran nya " mata Kayla mulai terasa berembun " dan sekarang aku hanya berusaha untuk menjadi lebih baik mas, memberikan yang terbaik untuk mu dan shafa , dan aku serahkan semua nya pada Alloh, aku hanya bisa berikhtiar mas "


Tesss


Air mata Kayla menetes begitu saja saat Kayla mata nya mengedip.


Reyhan mengusap air mata Kayla dengan jari nya.


" jangan menangis Kay, maaf karena mas sudah membuat mu menangis " ucap Reyhan sambil menciumi punggung tangan Kayla.


" mamaaa... mamaaaa.... " panggil Shafa pada ibu nya, Shafa mendongakkan wajah nya untuk melihat mamah nya, melihat ada air mata dari mata sang Mamah raut wajah Shafa seketika berubah sendu, Shafa merasa sedih melihat air mata ibu nya, dan langsung saja Shafa juga ikut menangis.


" huaaaaa, huaaaaaa, mamaaa mamaaaa "


Reyhan berjongkok lalu meraih Shafa dan menggendong nya.


" duh anak papah kenapa nangis sayang, sedih ya liat mamah nya nangis "


" mamaaa mamaaaa " Shafa memanggil manggil mamah nya dan mengarahkan tangan nya pada Kayla, ia ingin di gendong oleh mamah nya.


Reyhan memberikan Shafa pada Kayla, dan Kayla mencoba menenangkan Shafa supaya tidak menangis lagi.


" cuppp cupp cuppp, sudah sayang mamah ga apa apa ko, Shafa sudah ya nangis nya, anak sholehah "


Shafa mulai berhenti menangis karena Kayla mengeluarkan jurus andalan nya yaitu " dot alami " .


...🌸🌸🌸...


Terik nya matahari membuat siapa saja merasa malas untuk keluar dari tempat bersemayam nya, huhhh rasa nya malas sekali untuk pergi keluar rumah, dan akhir nya ibu muda itu melihat lihat bahan apa saja yang ada di dalam kulkas nya. Kayla mengeluarkan udang dan daging ayam fillet yang ada di dalam freezer, lalu mengolah dengan mencampurkan nya dengan tepung, tapioka, bumbu bumbu, lalu membungkus nya dengan kulit pangsit, hingga jadilah olahan itu menjadi dimsum.


Pukul 16:30 Reyhan sudah bersiap siap untuk pulang ke rumah, namun tiba tiba hape nya berdering.


tringg tringg tringg ( Anggap aja itu nada dering saat ada telepon yang masuk )


Layar hape Reyhan menunjukan sebuah nama ' Tia ❀️ ' Reyhan menarik napas, dia belum mengganti nama kontak Tia di ponsel nya. Cepet di ganti Reyhan nanti jadi masalah lagi ah, kalau Kayla liat dan marah author ga taggung jawab ya .


Reyhan menggeser ikon berwarna hijau.


" hallo, mas Reyhan "


" Hmm ya halloh, ada apa Tia? "

__ADS_1


" bisa kita bertemu? "


Reyhan berfikir sejenak.


" kapan ? "


Di seberang sana wajah Tia sudah menampilkan senyum nya saat mendengar Reyhan merespon nya saat meminta bertemu .


" sore ini bisa? emm ada yang aku bicarakan "


" baik lah, di cafe biasa ya, aku otw sekarang "


" Hmm baik lah, aku juga otw sekarang "


Tia segera bersiap siap dan berdandan, entah lah apa dia lupa dengan apa yang dia katakan pada Kayla kemarin siang, atau bagaimana lah itu pikiran nya, author sendiri bingung.


Pukul 17:08 Reyhan dan Tia sudah duduk saling berhadapan.


" ada apa Tia ? "


" emmh mas, bagaimana kelanjutan hubungan kita? " ucap Tia penuh harap.


" aku tidak mau kehilangan Kayla, kita sudahi saja hubungan kita Tia "


Duerrrrr


Tia tersentak, dia terlalu percaya diri jika Reyhan akan mempertahankan hubungan mereka, walau Tia juga merasa sedikit insecure saat setelah mengetahui bagaimana istimewa nya Kayla.


" berarti memang kita tidak memiliki harapan mas? "


Tia tertegun, air mata nya menunjukkan bagaimana perasaan nya saat ini.


" Hmm ya baik lah, berarti sekarang kita tidak memiliki hubungan apa apa mas? "


" hmmm "


" tapi kita masih bisa menjadi teman Tia, jika kamu butuh bantuan kamu bisa menghubungi ku " lanjut Reyhan.


Ohhh Reyhan mungkin kah suatu saat kamu akan menyesali kata kata yang baru saja kamu ucap kan??


Senyuman mengembang di wajah dia saat mendengar kata kata Reyhan.


' berarti aku masih bisa bertemu dengan Reyhan ' batin Tia.


" hmmm baik lah mas "


Setelah obrolan itu selesai Reyhan menghabis kan minuman nya, dan beranjak pulang.


Reyhan tiba di rumah nya saat adzan Maghrib baru saja selesai berkumandang.


Kayla yang mendengar kendaraan sang suami memasuki pelataran rumah nya membuka pintu untuk menyambut sang suami.


" sore banget mas pulang nya "

__ADS_1


" Hmm maaf mas tadi ga bilang sama kamu, tadi mas bertemu dengan Tia, mas sudah mengakhiri hubungan mas dengan Tia "


" emmh, iya mas Alhamdulillah kalau begitu ,mas mau minum apa? atau mas mau langsung mandi? "


" Mas mau air putih saja, mas langsung mandi ya, kamu tunggu mas, kita solat maghrib berjamaah "


Kayla menganggukkan kepala nya untuk menjawab ajakan Reyhan.


Setelah menidurkan Shafa Kayla menghampiri Reyhan yang sedang berkutat dengan laptop nya. Reyhan terlihat sedang termenung, seperti sedang memikirkan sesuatu.


" mas " panggil Kayla memegang bahu sang suami.


" ehh iya , ada apa sayang? "


Kayla tersenyum " mas mau aku buatkan kopi, atau teh gitu? "


" boleh Kay, buat kan kopi saja "


Setelah membuat secangkir kopi Kayla kembali ke tempat dimana Reyhan berada.


" mas kopi nya " kata Kayla sambil menaruh secangkir kopi di atas meja.


Reyhan menolah pada Kayla " terimakasih sayang "


Cuppp


Reyhan mengecup bibir Kayla sekilas.


10 menit


15 menit


20 menit


Reyhan menutup laptopnya.


" udah yuk tidur " aja Reyhan


" emh mas, aku bilang sesuatu "


" Ada apa sayang? "


" mas waktu itu pernah bilang ingin anak laki laki kan? " ucap Kayla " apa sebaiknya aku berhenti mengkonsumsi pil KB ya mas, siapa tau aku hamil lagi kan " ucap Kayla dengan senyuman menghiasi wajah nya .


Kayla sudah memikirkan hal ini sebelum nya, inget kan Reyhan pernah bilang ingin juga punya anak laki laki seperti anak anak nya Tia yang dua dua nya laki laki . Hingga Kayla berfikir ia akan berhenti mengkonsumsi pil KB nya, dan berharap Alloh menitipkan amanah nya lagi pada mereka berupa anak laki laki, supaya Reyhan juga tidak memiliki lagi alasan untuk berselingkuh apalagi mendua.


" Hmm, boleh Kay, siapa tau kamu bisa segera mengandung adik untuk Shafa "


" Baik lah mas mulai malam ini aku akan berhenti mengkonsumsi pil KB itu "


~


~

__ADS_1


~


Jangan lupa dukungan nya ya readers, Jangan lupa juga like, komen, dan masukan ke dalam favorit ya karya othor ini.. tencuuuu πŸ’žπŸ’ž


__ADS_2