Menjanda Karena Janda

Menjanda Karena Janda
69


__ADS_3

...💞 Happy Reading ya Readers 💞...


~


~


" Jika mas bersungguh sungguh, datang lah pada Abi dan umma ku "


Senyum di bibir Al semakin mengembang, perasaan bahagia nya saat ini tak bisa terhitung, jika ada alat untuk mengukur tingkat kebahagiaan nya maka pastilah alat itu akan rusak, karena kebahagiaan yang Al rasakan sekarang sangat sangat melebihi batas maksimal.


" Ini maksudnya, kamu bersedia menerima perasaan mas Kay? "


" Kayla akan coba mas, dan tolong bantu Kayla untuk mengobati luka di hati Kayla "


Al menengadah tangan nya sambil berkata Alhamdulillah.


" Mas akan bantu obati luka hati mu Kay, mas akan berusaha untuk membahagiakan kalian, mas akan bukti kan kata kata mas padamu Kay " ucap Al tersenyum.


Kayla mengangguk dan membalas senyuman Al.


" Mas nanti antar kamu pulang ya, sekalian mas mau membicarakan hal ini pada Abi dan umma "


Kayla terkekeh kecil " Mas, jangan terburu-buru, mas bicarakan dulu dengan papah dan mamah, minta pendapat mereka mengenai hal ini terlebih dahulu "


" Kay, kamu tau, papah mas sudah sejak dulu merestui mas dengan mu, bahkan papah mas sendiri yang menguji kesungguhan perasaan mas padamu, sampai sampai selama satu tahun ini mas harus lost contact dengan mu " Al mengambil napas sejenak " Kalau di pikir pikir agak aneh sih "


Kayla mengerutkan dahi nya " Agak aneh? agak aneh gimana maksudnya mas? "


Al memperbaiki posisi duduk nya terlebih dahulu sebelum melanjutkan kata kata nya " Papah itu kan papah kandung ku, harus nya yang di uji itu kan calon menantu yah, kok ini malah yang di uji anak kandung nya sendiri, aneh ga sih? "


Kayla tergelak, ia tak bisa menahan tawa nya " Aduhhh, iya juga ya mas, papah kok aneh gitu sih, harusnya aku yang di uji, pantes ga buat mas, tapi ini malah nguji anak nya sendiri "


Baru kali ini Al melihat Kayla tertawa seperti itu lagi, ia seperti terhipnotis " Tapi gak aneh juga sih, papah yang udah nyari tau tentang kamu pasti langsung kagum padamu Kay, papah mungkin tidak ingin suatu saat nanti kamu merasa menyesal karena menerima mas, jadi papah nguji mas dulu . Baik papah atau pun mamah kedua nya sama sama sayang sama kamu Kay "


Kayla tersenyum lalu menundukkan kepalanya, ia merasa sangat beruntung, bahkan ia di sayangi oleh papah Angga, yang notabene nya baru kali ini mereka bertemu.


~


~

__ADS_1


Mobil Al baru saja memasuki pekarangan rumah Abi Ilham, dan Kayla dibuat terkejut karena mobil nya sudah berada disana.


" Loh mobil ku udah nyampe, cepet amat ya mas " ucap Kayla heran.


" Kan mas udah bilang ga usah khawatir, kalau pun mobil mu hilang nanti mas ganti " Al terkekeh setelah nya


Yah setelah perdebatan yang cukup lama sebelum pulang, akhir nya Al yang menang dengan keukeuh nya ia ingin mengantar Kayla, padahal Kayla bawa mobil sendiri saat menghadiri acara pernikahan Anita dan Aldo.


" Mas, jangan sombong deh " ucap Kayla dengan kekehan pula.


" Bercanda ko bercanda, mas tau lah itu mobil hasil kerja keras mu selama ini, mas akan bantu buat jaga mobil yang jadi saksi kegigihan usaha mu " Kayla hanya mengalihkan pandangannya " Uda nyampe rumah Abi, turun yuk "


Akhirnya Al dan Kayla pun turun dari mobil Al.


" Assalamu'alaikum " ucap Kayla dan Al saat memasuki rumah Abi Ilham.


" Wa'alaikumsalam " sahut orang yang ada di dalam rumah.


" Mas duduk dulu aja ya, Kayla panggil Abi sama umma dulu "


Al tersenyum lalu menuruti perintah Kayla tadi.


" Assalamu'alaikum nak Al "


Al berdiri dan menghampiri Abi Ilham, meraih lengan pria paruh baya itu untuk melakukan salim pada calon Abi mertua nya itu. Aceilahh calon Abi mertua 😂.


" Wa'alaikumsalam Abi, apa kabar Abi? "


" Alhamdulillah Abi baik , kamu bagaimana? kemana saja nak, lama tak berkabar dengan kami? "


" Alhamdulillah Al baik, cerita nya panjang Abi, nanti akan Al jelaskan "


Obrolan obrolan kecil antara Al dan Abi Ilham pun terjadi, hingga Kayla datang membawa minuman dan camilan yang di ikuti umma dan Shafa. Al tersenyum sumringah saat melihat anak kecil itu, ia sudah semakin besar sekarang, begitu lah pikir nya.


" Di minum dulu mas " Kayla menyimpan minuman untuk Al di meja " Shafa salim dulu sama om Al "


Shafa maju dan menghampiri Al, lalu mengulurkan tangan nya pada Al, setelah Salim lalu Shafa menatap wajah Al.


" Daddy kemana saja? sudah lama tak pernah video Shafa "

__ADS_1


Kayla terkejut saat Shafa memanggil Al dengan sebutan daddy.


" Shafa ini om Al sayang, kok panggil nya Daddy ? Maaf ya mas " ucap Kayla sungkan.


Al tersenyum " Emang mas waktu terakhir kali video call Shafa minta Shafa buat manggil daddy kalau nanti ketemu, mas kira Shafa lupa, tapi ternyata ingatan nya sangat bagus " jelas Al pada Kayla.


" Sini Shafa, maafin daddy ya, Daddy kerja nya di tempat yang jauh, jadi agak susah untuk video dan datang kerumah kakek, tapi sekarang daddy sudah disini "


Shafa tersenyum senang, binar di mata nya menggambarkan bahwa ia sedang merasa senang.


" Promise? " ucap Shafa mengarahkan jari kelingking nya untuk mengikat janji pada pria yang ia panggil daddy itu.


" Daddy ga bisa janji sayang, tapi daddy usahakan untuk ada di saat Shafa butuh Daddy , gimana? "


" Okay " ucap Shafa dengan mimik wajah yang menggemaskan.


Hanya perbincangan perbincangan biasa yang menghiasi suasana sore di rumah Abi Ilham, namun perbincangan berubah menjadi agak serius tatkala Al mengutarakan isi hati nya.


" Abi, umma, sebenarnya Al ingin mengutarakan keinginan Al, Al ingin melamar putri Abi dan umma, yaitu Kayla Nazia Yumna , jika lamaran ini di terima nanti saat Al silaturahmi kesini Al juga akan membawa orangtua dan keluarga Al kemari. "


Abi dan umma tersenyum lalu melirik ke arah Kayla sejenak, Kayla sebenarnya kaget, karena ia kira Al tidak akan melamar nya sekarang.


" Apa nak Al tidak salah? nak Al kan tau anak kami Kayla bukan lah seorang gadis, ia sudah pernah menikah sebelum nya, bahkan ia memiliki dua orang anak, walau yang satu nya telah tiada. Apa nak Al sudah memikirkan hal ini sebelum nya? apakah nak Al sudah membicarakan hal ini dengan orangtua dan keluarga? apakah mereka sudah tau kondisi dan status Kayla? "


" Al sudah memikirkan hal ini dari jauh jauh hari Abi, Al tidak masalah dengan status Kayla, dan Al juga menyayangi Shafa. Orangtua dan keluarga Al sudah dari lama mengetahui hal ini, dan bahkan papah Al sendiri sudah mengetahui tentang Kayla..... " dan akhirnya Al menceritakan apa yang papah nya lakukan pada nya, hingga ia lost contact selama satu tahun dengan keluarga Kayla.


Umma merasa tersentuh dengan apa yang papah Al lakukan, belum apa apa saja papah nya Al sudah melakukan hal itu untuk menjamin kebahagiaan Kayla, yang saat itu dan sampai sekarang belum jadi siapa siapa nya .


Abi Ilham menatap Al, sorot mata dan raut wajah Al menggambarkan kesungguhan nya pada Kayla, lalu Abi melirik Kayla, Kayla hanya tertunduk.


" Abi meminta waktu untuk memberikan jawaban nya, bagaimana? walau bagaimanapun kami harus merundingkan hal ini terlebih dahulu, namun tetap nanti nya Abi akan serahkan semua nya pada Kayla, karena bagaimana pun Kayla yang akan menjalani nya, jadi Kayla yang berhak memberikan keputusan nya, entah itu nanti Kayla menerima atau menolak lamaran ini, Abi harap nak Al bisa berlapang dada "


" Tentu abi, Al tadi nya tidak akan melakukan hal ini sekarang, tapi Al begitu ingin segera menyampaikan maksud baik ini "


Abi tersenyum mendengar hal itu " Jika boleh Abi tau, kenapa Kayla yang nak Al pilih? diluar sana banyak wanita yang jauh lebih baik dari Kayla dalam segi hal apapun, maaf Abi menanyakan hal ini, karena hal ini pun akan jadi bahan pertimbangan kami nanti "


Al menenangkan diri nya terlebih dahulu sebelum menjawab pertanyaan yang Abi Ilham lontar kan pada nya.


~

__ADS_1


~


__ADS_2