Menjanda Karena Janda

Menjanda Karena Janda
05


__ADS_3

Maaf ya baru bisa up lagi nih, biar makin semangat nihh, jangan lupa tekan love nya ya, dan tinggalkan jejak di kolom komentar juga ya readers kuhh, tencuu πŸ’žπŸ’žπŸ’ž


Mas Reyhan tersenyum "tentu sayang, cuma kamu satu satu nya isteri mas" tangan nya terulur mengusap rambut ku yg masih berantakan.


Lalu kami membersihkan diri ke kamar mandi, karena sebentar lagi akan memasuki waktu shubuh, kami tidak melakukan nya di dalam kamar mandi, kami hanya benar benar mandi, dan saling membantu menggosok punggung satu sama lain. Rutinitas yang kadang kami lakukan setelah memadu kasih ini memang lumayan sering kami lakukan.


Aku berlari keluar rumah untuk mengejar mas Reyhan berharap dia belum melajukan kendaraan nya "Masss...." panggil ku ketika ku lihat kendaraan nya sudah mulai keluar dari gerbang rumah "Yahhh, seperti nya tidak terdengar, biarlah nanti biar aku antar saja ke kantor nya, sekalian ngajak main Shafa"


...🌸🌸🌸...


Di temani cerah nya cahaya alami matahari di siang itu Kayla membawa serta anak nya untuk mengunjungi kantor sang suami yang merupakan PNS itu. Tadi pagi suami nya lupa membawa kotak bekal yang Kayla siap kan, sehingga kini disini lah Kayla dan Shafa berada.


"Assalamualaikum, mau tanya kalo ruangan bagian keuangan dimana ya Bu? ". ucap Kayla saat bertemu dengan seseorang yang seperti bekerja di kantor itu juga.


"waalaikumsalam" ibu itu tersenyum "mba nya mau nyari siapa ya? " tanya sang ibu pada Kayla.


"emmh, saya mau cari Mas Reyhan Bu" ucap Kayla terjeda "mas Reyhan bekerja di bagian keuangan Bu" lanjut nya kemudian.


Sang ibu mengangguk lalu tersenyum "ohhh mas Reyhan tohh, mba ini isteri nya? "


Kayla tersenyum serta mengangguk "iya Bu"


"waduh cantik nya mba ini, pantesan Reyhan bahagia sekali ya, orang punya isteri cantik gini" ucap sang ibu sambil memegang tangan Kayla


"Alhamdulillah, terimakasih Bu, nama nya juga wanita Bu, ya pasti cantik kan" ucap Kayla sambil tersenyum.

__ADS_1


"beruntung nih Reyhan dapetin mba nya. duh malah jadi panjang gini ya ngobrol nya" ibu itu tertawa pelan "ruang keuangan kalo dari sini tinggal lurus aja mba, nanti ada taman kecil belok kiri, nah dari situ Uda bisa keliatan ko ruangannya"


Kayla mengangguk "oh iya Bu, duh terimakasih ya Bu, maaf merepotkan, padahal saya pernah kesini beberapa kali, tapi karena mas reyha pindah ruangan jadi saya belum tau ruangan baru nya" jelas Kayla pada ibu itu.


"iya gapapa ko, yaudah gih, Uda Jam istirahat ini, ibu mau keruangan dulu"


"iya Bu, terimakasih ya Bu, maaf jadi merepotkan" ucap Kayla segan.


"enggak apa apa ko, ibu seneng jadi bisa ketemu kamu" ucap ibu itu sambil tersenyum manis sekali .


Kayla menyusuri jalan yang tadi di arah kan oleh ibu tadi. Hingga terlihat pintu dengan bertuliskan STAFF KEUANGAN.


Tokkk


Tokkk


Tokkk


"Lohhh, ini Kayla kan? isteri nya Reyhan? " tanya orang itu pada Kayla.


Kayla tersenyum "iya pak betul, emhh mas Reyhan nya ada?" tanya Kayla .


"Lohh jangan jangan kalian ga ketemu di pertengahan jalan ya?" ucap nya pada Kayla, kayla hanya menggeleng kan kepala nya .


"Tadi Reyhan bilang mau ke depan, katanya mau ketemu isteri nya, kayak nya kalian ga berpapasan di jalan"

__ADS_1


Kayla termenung, lalu tersenyum "ohh iya pak, duh kayaknya emang tadi ga ber papasan sama mas Reyhan"


"coba deh cari di taman depan, atau di dekat masjid, siapa tau dia nunggu kamu disana"


"iya pak, terimakasih banyak ya pak, maaf jadi mengganggu waktu nya"


" tidak apa apa, jangan sungkan ya, senang bisa bertemu sama isteri nya Reyhan, ternyata sangat cantik, pantesan Reyhan dulu pengen cepet-cepet nikahin" ucap nya sambil tersenyum.


"terimakasih pak, kalo begitu saya pamit ya pak, Assalamualaikum"


"iya sama sama, waalaikumsalam"


Kayla melangkah kan kaki nya sambil bertanya tanya dalam hati nya.


"Mas Reyhan kan gatau kalo aku mau datang kesini, terus ngapain dia bilang sama bapak tadi kalo dia mau nemuin isteri nya di depan. Siapa yang mas Reyhan temui, siapa yang dia maksud isteri nya itu" pertanyaan itu terlintas di dalam pikiran nya, dia tetap berhati-hati tidak ingin tergesa gesa karena Shafa terlihat sangat nyenyak tidur dalam gendongan nya.


Hingga tiba Kayla di taman depan, taman itu memang di fasilitasi bangku bangku untuk sekedar tempat beristirahat bagi siapa saja yang ingin menikmati keindahan taman itu. Kayla mengedarkan pandangan nya, dan netra cokelat itu menemukan sosok yang ia cari cari.


"Mas Reyhan..." gumam nya lirih "siapa wanita yang sedang bersama mas Reyhan itu" gumam nya lagi..


Kayla melangkah ke arah sang suami, hingga beberapa langkah lagi, Kayla melihat adengan mesra sepasang pria dan wanita itu..


"Mas Reyhan....."


Waduduhhh deg degan sendiri aku tuh nulis nya, maaf ya kalo ada typo bertebaran di tulisan ku yang masih pemula ini . jangan lupa tekan love dan tinggalkan jejak di kolom komentar ya readersss .. tencuu Uda mampir di novel ku, lop yu ollll πŸ’žπŸ’žπŸ’ž

__ADS_1


__ADS_2