
...💞 Happy Reading ya Readers 💞...
Reyhan menunggu di luar ruangan operasi, sekarang Tia sedang menjalani operasi SC.
" Gimana keadaan Tia Rey ? " tanya seorang pria paruh baya bernama Adi, ternyata ia adalah papah Tia.
" Tia sedang menjalani operasi SC di dalam pah "
" SC? Tia akan melahirkan? bukan nya usia kandungan Tia masih 8 bulan? "
Reyhan menatap papah mertua nya " Karena penyakit ginjal nya sudah ke tahap yang lebih serius pah, itu mempengaruhi pada kehamilan nya, semoga saja bayi ku tidak kenapa kenapa "
" Ginjal " gumam papah Adi.
" Yah Tia mengidap penyakit ginjal sekarang, dan itu sudah sangat serius pah "
" Tapi kan Tia..... " papah Adi menghentikan ucapan nya.
Reyhan tersenyum sinis " kenapa? papah kaget karena Tia ternyata memang mengidap penyakit ginjal, berarti papah tau selama ini Tia membohongi ku ? iya? " Melihat papah Adi yang hanya terdiam Reyhan dapat menyimpulkan sesuatu " ckkkk, jadi selama ini aku di bohongi oleh Tia dan keluarga nya, hebat sekali akting kalian , hingga aku saja bisa mempercayai skenario yang kalian buat, memalukan " Reyhan berdiri dan berlalu begitu saja, ia terus melangkah maju tanpa mempedulikan papah Adi yang memanggil nya.
' Sungguh memalukan, ternyata Tia membohongi ku, dan karena kebohongan nya ini aku dulu kembali pada nya, dan aku mengkhianati Kayla, yaAlloh bodoh nya aku ' Gumam Reyhan sambil menikmati secangkir kopi yang ia pesan di kantin rumah sakit.
Tringgg tringggg
' Papah Adi ' Ada apa papah menelpon.
" Hallo pah, ada apa? "
...
" Baik Rey kesana "
....
Di depan ruang operasi papah Adi terlihat sedang termenung.
" Bagaimana? bayi nya sudah keluar pah? "
" Sudah, tapi dokter bilang ... "
__ADS_1
Ceklekkkk
Pintu ruang operasi terbuka dan terlihat lah dokter keluar dari sana.
Reyhan menghampiri dokter itu " Bagaimana dok? keadaan bayi nya apa kah tidak apa apa ? "
Dokter itu pun kemudian memegang bahu Reyhan " Mohon maaf pak, anak anda ternyata sudah meninggal saat masih di dalam kandungan, rasa sakit yang tadi isteri anda alami itu bukan karena kontraksi, tapi karena pengaruh dari penyakit ginjal nya, sebenarnya saat USG tadi detak jantung bayi bapa masih ada, namun saat kami mengeluarkan bayi nya ternyata detak jantung nya sudah tiada, kami mohon maaf pak, dan bapak bersabar lah "
Reyhan mematung, ia harus menerima kenyataan jika sekarang ia kehilangan bayi nya, lagi " baik dok, terimakasih atas bantuan nya "
Dokter tersenyum lalu pamit undur diri.
' Tia apakah ini karma dari perbuatan mu pada Kayla, mengapa begitu cepat Alloh membalas nya, perbuatan mu memang keterlaluan, tapi kenapa bayi bayi tak berdosa itu yang menjadi korban nya, korban keegoisan mu Tia, dan korban dari kebodohan ku ' Reyhan hanya bisa meratapi nasib nya, lagi lagi ia kehilangan buah hatinya.
Setelah berpisah dengan Kayla Reyhan pindah ke apartemen Tia, sedangkan rumah nya ia jual dan hasilnya di bagi menjadi dua dengan Kayla.
Keesokan hari nya Reyhan pulang untuk mengurus jenazah bayi nya, namun bukan nya pulang ke apartemen, Reyhan lebih memilih untuk pulang ke rumah papi nya , Reyhan juga akan mengurus jenazah bayi nya di rumah papi, supaya ada yang dapat membantu nya.
Sesampainya disana ia tidak mendapatkan sambutan dari mami, sebenarnya Reyhan sudah mulai terbiasa dengan sikap mami nya, namun di saat saat seperti ini ia ingin juga mendapat perhatian dari mami nya, namun Rey tetap bersyukur karena mami nya sudah menyiapkan keperluan untuk jenazah anak Rey dan Tia.
Setelah di mandikan, di sholat kan, akhirnya Rey membawa bayi itu ke tempat peristirahatan terakhir nya, rasa nya baru beberapa bulan lalu ia melakukan hal yang sama pada anak Kayla, dan sekarang ia melakukan nya lagi.
Setelah selesai pemakaman Reyhan tidak buru buru untuk kembali ke rumah sakit, ia istirahat sejenak di rumah orangtuanya.
" kata papah Adi dia sudah sadar Pi "
" Terus kamu ngapain masih disini? "
Rey menghela napas nya berat " Rey belum ingin ketemu Tia, Rey kecewa pi, ternyata dia selama ini bohongi Rey ..... " Reyhan pun menceritakan tentang kebohongan Tia pada nya.
" Nah itu, dia ngaku ngaku punya penyakit ginjal kan dulu, nah sekarang ucapan nya itu Alloh qobul, jadi deh tuh sakit ginjal beneran " Ucap mami tiba tiba saja muncul di ruang tamu.
" Tia kayak gitu kan pasti ada alasan nya " bela bang Rendi.
" Iya alasan nya itu ya pengen dapetin Reyhan, tapi cara dia itu yang salah, cara dia pengen dapetin Reyhan itu bikin orang lain tersakiti, dia dzolim sama Kayla dan Shafa, dia ngebodohi Reyhan, dan bodoh nya lagi si Reyhan nya percaya aja di bohongi sama wanita kurang asem itu, nah sekarang semua nya udah ketauan kan " gerutu mami tanpa henti " Mana dapet karma nya cepet banget lagi " lanjut mami lagi.
Reyhan hanya tertunduk saja mendengar ocehan mami nya.
" Maka nya mami ga suka sama si Tia, mami tuh wanita juga, mami tau lah gelagat gelagat wanita kurang asem kayak si Tia, kalian bertiga ini nih yang bodoh, mau aja di bohongi sama wanita macem dia ," ucap mami sambil menunjuk Reyhan, papi dan Rendi.
__ADS_1
" Iya mi bener, mana yang Tia lakuin ke Kayla Uda parah banget lagi, dia bikin Kayla kehilangan bayi nya, dan sekarang dia yang malah kehilangan bayi nya, sebenernya sedih sih Kayla pisah sama Reyhan, tapi aku juga mikir mending kayla pisah aja daripada terus sama sama malah bikin nge batin " kali ini mba Wulan yang bersuara.
Ketiga pria yang ada disana hanya diam saja mendengar kan ucapan ucapan dan sindiran sindiran dari kedua wanita itu, mereka ingin membela diri tapi ga bisa, karena memang kenyataannya mereka sudah benar benar di bodohi oleh wanita bernama Tia itu.
" kayaknya model ini bakal lebih banyak diminati deh, gimana Mit menurut kamu? "
" Iya sih mba model hijab kayak gini juga belum ada di pasaran "
Kayla memperhatikan desain hijab yang ia buat samalam " Karena ini hijab model baru jadi pasti banyak orang yang gatau, kalo sampai model hijab ini banyak peminatnya, otomatis bakal laku di pasaran, dan kita bakal untung banyak karena orang orang mikirnya belum banyak yang jual model kayak gini, tapi resiko buruk nya kalo model hijab ini sedikit peminat nya bakal agak sudah keluar barang nya, dan uang modal ngendap di barang yang belum laku " ucap Kayla dengan mimik wajah yang serius.
" Iya juga ya mba, tapi kita harus punya terobosan baru mba, dan siapa tau hijab ini banyak peminatnya mba "
" Oke kita buat model hijab ini ya, yakin aja pasti bakal banyak peminatnya, yakin deh Alloh bakal gerakin hati orang orang buat beli hijab yang kita produksi " ucap Kayla tegas dan penuh keyakinan.
Kayla menggunakan harta gono-gini nya untuk memulai usaha baru nya, ia akan mencoba untuk produksi hijab nya dengan brand nya sendiri.
Sudah tiga hari Tia di rumah sakit, Reyhan sesekali mengunjungi nya, namun Reyhan seperti mengabaikan Tia.
" Mas kamu ga bisa mengabaikan aku kayak gini terus menerus " protes Tia karena merasa selalu di abaikan Reyhan.
" Terus aku harus gimana hah, aku tuh kecewa banget sama kamu tau gak "
" Mas aku lagi sedih karena kehilangan anak kita, dan kamu ngacuhin aku, itu tuh sakit banget mas rasa nya " ucap Tia sesenggukan.
" ckkk, kamu bisa ngerasain sakit juga Tia? apa kamu sekarang bisa berfikir, atau apa kamu sekarang bisa membayangkan bagaimana perasaan Kayla saat itu, sekarang aku baru sadar, Kayla pasti sakit banget saat itu, apalagi saat itu kamu dengan sengaja mendatangi Kayla dan memberitahu dia tentang hubungan kita, dan tentang kematian anak yang ia kandung, kamu mikir ga? yang terjadi sama anak kita itu mungkin karma dari Alloh karena perbuatan kamu ke Kayla, perbuatan kamu itu sudah bikin aku kehilangan dua anak laki laki ku, kamu tau " Sentak Reyhan , ia tak bisa menahan amarah nya yang sudah mengubun ubun.
" Mas, kamu nyalahin aku hah "
" Iyah, aku nyalahin kamu, dan aku juga memang bersalah disini, andai aja aku ga tertipu dengan tipu muslihat kamu yang bilang punya sakit ginjal, mungkin sekarang aku masih baik baik aja sama Kayla "
" Jadi kamu nyesel mas sekarang? bukan nya kamu cinta sama aku , terus kenapa kamu kayak gitu ke aku sekarang? "
Reyhan terkekeh " nyesel, cinta " hahaha Reyhan tertawa namun ia sedikit menekuk wajah nya " Kamu tanya aku nyesel atau engga, aku sangat sangat menyesal, dan kamu bilang cinta? ini lah salah satu kekeliruan ku, aku keliru mengenali perasaan ku ke kamu, ternyata bukan cinta yang aku rasakan untuk kamu, perasaan aku ke kamu ternyata hanya sekedar rasa penasaran dan obsesi semata karena dulu pernah gagal melamar mu, aku nyesel nyesel nyesel "
Tia begitu terkejut mendengar apa yang Reyhan ucap kan, ia menangis mendengar pengakuan Reyhan yang menyakiti hati nya.
Rey menghela napas nya kasar " aku gamau banyak debat sama kamu, aku cape, aku akan balik ke kantor " pamit Rey pada Tia, kemudian meninggalkan Tia sendiri dengan rasa sedih nya.
~
__ADS_1
~
~