
Ketika di tempat Ryu berjalan dengan lancar namun di lokasi lain ini adalah bencana yang sesungguhnya, khususnya bagi para elf yang kekurangan kekuatan.
"Gyaahahhahah bantai mereka semua!"
Para dark elf mengamuk di seluruh tempat sambil membakar hutan, Dark elf pada dasarnya adalah ras yang sama dengan para elf, namun karena mereka adalah sosok yang tidak diberkati oleh pohon dunia sehingga mereka tidak bisa menggunakan kekuatan alam.
Namun atas hal itu, mereka jadi memiliki atribut khusus yang berupa atribut kutukan yang bisa menggerogoti kekuatan alam.
Setiap rumput yang mereka sentuh langsung mati seketika, setiap buah yang mereka pegang langsung membusuk, setiap pohon yang mereka sentuh langsung mengering.
"Hentikan mereka apapun yang terjadi!"
Sylindra bertarung di garis depan bersama beberapa High elf, saat ini mereka sedang mencoba kembali ke tempat pohon dunia berada setelah mengetahui jumlah musuh yang begitu banyak, namun mereka di tahan oleh para dark elf.
Total high elf yang dikerahkan di wilayah manusia berjumlah 50 yang mana saat ini saja hanya ada kurang dari 100 high elf jika semuanya dikumpulkan.
Jika 50 high elf berkumpul maka mereka tidak akan kesulitan namun saat ini musuh sudah mencapai pohon dunia jadi mau tidak mau mereka harus berpencar untuk memprioritaskan penyelamatan pohon dunia.
Berkat Sylindra yang bisa menahan seluruh dark elf seorang diri, 90% high elf berhasil menerobos namun yang menjadi masalah sekarang adalah bagaimana cara Sylindra lolos dari kepungan ratusan dark elf, belum lagi beberapa diantara mereka ada yang setara dengan high elf.
_Sial! saat ini desa white forest benar benar kosong, meskipun tetua ada di sana namun beberapa orang tua tidak mungkin bisa bertahan melawan musuh sebanyak ini!_
Desa white forest adalah desa tempat awal mereka berkumpul, namun karena sebagian besar pasukan di ambil dari sana sehingga desa itu benar benar kosong.
"Kukuku, berbahagialah karena kau bisa menahan diriku, Throne salah satu high priest bloody sect."
Salah satu dark elf mendekati Sylindra yang sudah terlihat kelelahan, napasnya begitu berat karena pertarungan berkepanjangan.
"Dari 50 high Elf akhirnya kami hanya bisa menahan 6 orang kah, tapi ini sudah cukup lagian butuh waktu beberapa hari untuk mencapai pohon dunia dengan berlari, kami hanya perlu melakukan teleportasi untuk mengejar sisanya."
"Hah! jangan membuatku tertawa, ras menjijikkan seperti kalian tidak bisa menggunakan teleportasi di dalam kabut ini."
Sylindra nenebas lengan salah satu dark elf sebelum menjawab kata kata dari Throne, sementara berbicarapun tangannya tidak pernah berhenti mengayunkan pedang.
"Kukukuh, itu adalah cerita lama! kami sudah mendapatkan kekuatan untuk menembus kabut ini!"
"Omong kosong!"
Sylindra menyerang ke arah Throne dengan tebasan kuat, namun serangannya hanya menebas angin kosong.
Dia menghilang?
Setelah beberapa saat, Throne kembali di depan Sylindra sambil membawa sesuatu di tangannya.
"Lihat?"
Dia melemparkan benda bulat ke depan Sylindra, itu berguling beberapa kali sebelum memperlihatkan wajah salah satu high elf.
"Rion! Bagaimana mungkin?!"
"Aku barusan menemukan dia sedang terluka di sebuah gua, karena kasihan jadi aku membunuhnya."
Gua?! gua tempat Rion dan yang lainnya pergi harusnya cukup jauh, tapi dia bisa pergi dalam waktu beberapa detik?!
"Jangan bilang... teleportasi?"
"Kyahahahah! wajah itu! itu adalah wajah yang sangat ingin ku lihat selama beberapa tahun ini!"
Throne benar benar menekuk tubuhnya ke atas hingga pinggangnya akan putus, wajahnya dipenuhi dengan rasa senang yang sangat luar biasa seolah olah sedang menggunakan obat obatan terlarang.
__ADS_1
"Aku hanya perlu membunuhmu, kemudian menyusul mereka!"
Sylindra terus mengayunkan pedangnya dengan kekuatan penghancur yang luar biasa, namun Throne selalu selalu bisa menghindarinya dengan gerakan minim.
"Aku ingin beradu pedang denganmu tapi sayangnya aku adalah seorang pengguna sihir jadi aku minta maaf."
"Diamlah!"
Throne selalu bisa menghindari serangan dari Sylindra dengan mengandalkan sihirnya, dia terus menerus memanipulasi medan untuk memperlambat Sylindra kemudian menggunakan blink jika Sylindra berhasil mendekat.
"Soul Curce."
"Kyaarrgh!"
Ketika Throne menggunakan sebuah sihir kutukan, itu sudah cukup untuk membuat Sylindra berlutut kesakitan.
"Soul Curce, sihir kutukan tertinggi yang bahkan mampu membunuh naga secara perlahan, bahkan pahlawan pun akan mati dalam beberapa jam karena sihir ini."
"Kutukan? ini sangat menyakitkan tau... kugghh."
Throne berbalik badan, bagaimanapun kutukan itu tidak bisa di hentikan dengan cara apapun karena akan langsung menyerang jiwa seseorang.
Namun sebelum berjalan sepuluh langkah, Throne berhenti karena menyadari ada sebuah pedang tertancap tepat di dadanya.
"K-kau? bagaimana bisa?"
Sylindra mencabut pedangnya dan membiarkan tubuh Throne terjatuh begitu saja.
"Putri langsung dari pohon dunia kebal terhadap kutukan tau."
Dalam sejarah elf ada kalanya pohon dunia melahirkan sebuah elf secara langsung, namun itu masih bisa di hitung jari karena sejauh ini hanya 5 sosok yang seperti itu, salah satunya adalah Raja dan ratu pertama para elf, raja pertama para dark elf, Sylindra dan kakak laki lakinya.
"Jangan berpikir aku akan lengah sepertimu, aku tau kau masih hidup."
Throne perlahan lahan bangkit dengan jantungnya yang masih dipenuhi dengan darah, bukti bahwa jantungnya benar benar hancur namun dia berdiri dengan tenang seolah olah itu bukanlah luka fatal.
"Haha, tidak ku sangka kau adalah salah satu keturunan langsung itu, jadi aku berniat membiarkan mu pergi tapi kau memang ingin mati."
"Maaf saja, tapi aku tau kalau kau sebenarnya takut membunuh ku bukan?"
"Yah kau benar."
Tidak ada yang lebih tau dari para dark elf seberapa berbahayanya jika membunuh seorang keturunan langsung.
Di masa lalu ada 3 keturunan langsung dari pohon dunia, dua pria dan satu wanita, ketiganya sudah ditakdirkan untuk menjadi pemimpin para elf, namun salah satu seorang keturunan langsung yang kalah dalam perebutan tahta, dan bahkan wanita yang dicintainya lebih memilih menikah dengan pria lain.
Hatinya benar benar hancur, karena selain dirinya kalah dalam hal kekuatan, dirinya juga kalah dalam hal percintaan sehingga dia merasa kehilangan segalanya.
Pria itu akhirnya merencanakan sebuah kudeta untuk menjatuhkan raja dari takhta, dalam upayanya itu, dia membunuh sang ratu yang juga merupakan keturunan langsung sepertinya.
Ketika sang ratu berhenti bernapas, untuk pertama kalinya pohon dunia menunjukkan wujudnya, seluruh hutan di tutupi oleh akar raksasa, hujan badai menerbangkan sebagian besar pohon di dalam hutan.
Dan yang terburuk dari semua itu, pria itu mengalami mimpi buruk karena kemarahan pohon dunia, seluruh tubuhnya hancur berantakan namun dirinya tak mati, kekuatan sihirnya di cabut, kutukan yang sangat kuat membuat daging dan darahnya membusuk selamanya.
Tidak berhenti di sana, para pengikutnya juga mendapatkan kutukan yang serupa meskipun jauh lebih lemah, ini adalah kisah dari kemunculan dark elf.
"Tapi bukan berarti aku takut dengan mu, aku akan selamat selama tidak membunuhmu."
"Kutukan tidak berpengaruh padaku dan kau juga tidak bisa membunuhku, apa yang bisa kau lakukan?"
__ADS_1
"Kukukuh, lihat sekeliling mu nona keturunan langsung."
Sylindra akhirnya menyadari sesuatu yang salah, semuanya sangat sunyi ketika mereka sedang dalam pertempuran.
"Tidak mungkin..."
Mata Sylindra bergetar hebat melihat seluruh rekannya sudah tidak bernyawa, meskipun mereka semua bukan bagian dari party pahlawan namun mereka tetaplah para high elf yang berharga.
"Semuanya mundur, kita akan menghancurkan desa white forest!"
"Hancurkan mereka!"
"Hancurkan!"
"Bantai!"
Ratusan dark elf dengan cepat di penuhi dengan cahaya gelap.
Teleportasi!
"Jangan kabur, lawan aku!"
Sylindra, menyerang ke arah Throne yang sedang merapalkan sihir teleportasi massal sehingga dirinya tanpa pertahanan.
Namun sebelum pedangnya mencapai Throne, seorang dark elf menahan pedang dengan tubuhnya sendiri.
"Kukukuh, musnahlah kalian para elf sialan!"
"Menyingkirlah!"
Sylindra, menebas dark elf itu menjadi dua bagian sebelum melangkah lebih jauh, namun dia terjatuh karena serangan dari belakang.
"Arkh!"
Sylindra, dengan cepat menebas kepala mereka dengan satu tebasan kuat, tapi jumlahnya semakin banyak.
"Hentikan dia!"
Puluhan dark elf dengan cepat melompat ke arahnya tanpa niat untuk menyerang, semuanya murni hanya untuk menahan Sylindra dengan tubuh mereka.
"Sialan! menyingkirlah!"
"Waktu habis, selamat tinggal nona keturunan langsung~"
Meninggalkan ucapan itu, sebagian besar dark elf menghilang seketika meninggalkan Sylindra dan puluhan dark elf yang menahannya.
"Hentikan dia apapun yang terjadi!"
"Hei, mood ku sedang buruk sekarang jadi kumohon biarkan aku pergi."
Air mata mengalir deras dari mata Sylindra, matanya pun seolah olah melihat ke tempat yang sangat jauh.
"Kerahkan semua yang kalian punya!"
Seluruh dark elf menyerang sekaligus namun satu tebasan pedang Sylindra meledakan mereka semua sekaligus, itu bukanlah serangan yang halus seperti sebelumnya namun itu lebih mirip sihir penghancur yang tidak terkendali.
"Aku benci kekuatan ini karena bisa membunuh rekan ku sendiri dan dapat menghancurkan hutan, tapi ini bukan waktunya menahan diri bukan? kakak."
Sylindra melihat ke arah langit sebelum mulai berlari ke arah desa white forest dengan kecepatan suara.
__ADS_1