
Kami tiba di Obukota Kekaisaran Iblis "Ba'al"
Di gerbang, keretaku awalnya ditolak masuk karena melihat aku adalah manusia tapi setelah Lucy muncul akhirnya kami diberi izin untuk memasuki Ibukota.
Aku sangat terkejut karena iblis tidak membenci manusia, mereka memang menolaknya tapi tidak pada tingkat mendiskriminasi seperti yang dilakukan manusia.
Kami melewati alun alun yang ditengahnya ada patung pria yang membawa sebuah sabit, di sekitar patung itu ada 7 air mancur. Pada bagian bawah patung tertulis "Ba'al" dan sepertinya ketujuh air mancur itu melambangkan 7 pangeran iblis.
Lucy menyuruhku untuk terus maju menuju pusat kota dimana istana berada, di depan gerbang kami di sambut oleh penjaga.
Aku turun dari kereta dan membukakan pintu untuk Lucy.
"Terima kasih."
Lucy berjalan di depan dan aku mengikuti tepat dibelakangnya.
Seketika kedua penjaga itu menunduk dengan satu lutut.
"Kami menyambut tuan putri keluarga Lucifer yang agung!"
"Kalian bisa berdiri sekarang."
Lucy benar benar bertingkah seperti tuan putri sekarang.
"Maafkan kelancangan saya tapi bisakah anda memperkenalkan orang yang ada dibelakang anda?"
"Ahh tentu, dia adalah Ryu dan sekarang dia bekerja sebagai kesatriaku."
Kedua penjaga itu sangat terkejut tapi dengan cepat menemukan kembali ketenangannya kemudian langsung membuka gerbang agar kami dapat masuk.
Baru memasuki gerbang kami di sambut lagi oleh barisan pelayan, pelayan pria di sebelah kanan dan wanita di sebelah kiri.
"Kami menyambut kepulangan nona muda keluarga Lucifer yang agung!"
Semua pelayan membungkuk pada saat yang bersamaan.
Lucy berjalan dengan anggun melewati para pelayan dan aku mengikutinya seperti seorang kesatria.
Di dalam kami di sambut oleh seorang pria paruh baya yang mengenakan setelan pelayan tapi terlihat lebih bagus daripada pelayan diluar tadi.
Pelayan itu membungkuk sambil memperkenalkan diri.
"Saya adalah Ron kepala pelayan keluarga Lucifer."
Lucy melirik kearahku.
"Saya adalah Ryu kesatria nona muda yang setia, mohon kerja samanya."
"Senang berkenalan dengan anda tuan Ryu, nona bisakah saya mengantar anda ke tempat yang mulia? beliau sudah tidak sabar ingin bertemu dengan anda."
"Tentu, tapi sebelum itu aku harus bersiap dan tolong antarkan kesatria ku menuju kamarnya dan beri dia pakaian kesatria yang layak."
"Sesuai perintah anda. kalau begitu tuan Ryu tolong ikut dengan saya."
"Tentu."
Aku mengikuti Ron dan setelah beberapa menit aku sampai di sebuah ruangan.
"Tuan Ryu mulai sekarang anda akan tidur di sini, kamar tuan putri ada di lantai atas jadi kami menyiapkan kamar kesatria dekat dengan tangga darurat jadi jika ada bahaya anda bisa langsung keatas menggunakan itu."
"Tentu terimakasih."
"Silahkan masuk saya akan menyiapkan pakaian kesatria untuk anda segera."
.
.
.
Setelah bersiap kami pergi untuk bertemu dengan kepala keluarga Lucifer.
Kami memasuki aula raksasa dengan karpet merah terbentang dari pintu hingga ruang singasana.
Saat ini Lucy sedang menggunakan gaun yang biasanya digunakan oleh seorang putri.
Sedangkan aku menggunakan armor berwarna hitam dengan garis merah.
Si sana duduk seorang pria dengan rambut merah terang dan memancarkan aura menindas yang sangat kuat.
Disisi kanannya duduk seorang wanita berambut silver dengan aura lembut menyelimuti tubuhnya.
Disisinya yang lain duduk seorang pria berambut merah, dia terlihat lebih tua beberapa tahun dariku.
Kami berjalan hingga di depan tahta kemudian menunduk dengan satu lutut.
"Aku menghadap yang mulia."
Lucy berbicara dengan formal kemudian wanita di samping raja menghampiri kami.
"Kenapa putriku bersikap asing kepada keluarganya sendiri."
Wanita itu menarik Lucy untuk berdiri kemudian memeluknya.
"Selamat datang di rumah, ibu merindukanmu."
"Aku pulang bunda."
"Lucia kamu merusak suasana yang aku ciptakan."
Sang raja mendecakan lidahnya karena kesal.
"Jaha begitulah ibu."
Yang berbicara adalah pria yang duduk di sebelah kiri raja.
K**eluarga yang bagus.
Saat Lucy menikmati reuni dengan orang tuanya, pria itu datang menghampiri ku.
"Kudengar kamu adalah kesatria baru adikku."
"Sebuah kehormatan bisa melayani tuan putri dari keluarga Lucifer."
"Haha sebuah kehormatan yah... berdiri, kamu tidak perlu bersikap terlalu formal dan aku yakin adik ku sudah membuatmu kerepotan."
"Dimengerti."
"Lucy aku akan meminjam kesatriamu sebentar."
__ADS_1
"Tentu tapi dia adalah kesatria pribadiku dan aku tidak akan memberikannya meskipun kau bersujud."
"Haha baiklah, terima kasih. Kalau begitu kau mau minum teh denganku?"
"Dengan senang hati."
.
.
.
.
Kami berdua duduk di sebuah gazebo di sebuah taman.
Pelayan menuangkan teh ke cangkir kami berdua.
"Aku mendengar rumor."
"Katanya pahlawan dan partynya terbunuh di tangan raja iblis."
"Bagaimana pendapatmu tentang itu, tuan pahlawan?"
Aku sangat terkejut orang ini bisa langsung menebak identitas ku hanya dengan pertemuan singkat.
"Apakah lucy juga sudah tau tentang hal ini?"
"Sepertinya dia tidak curiga sama sekali, itu cukup aneh anak secerdas dia tidak menyadari hal itu."
"Haha mungkin dia hanya tidak mengakuinya karena aku terlalu lemah."
"Aku cukup tertarik kenapa pahlawan bisa berakhir menjadi kesatria seorang iblis."
"Ahh ceritanya cukup panjang."
Aku menceritakan kisah saat aku dijebak oleh gereja dan berakhir dikalahkan oleh dragon lord dan secara ajaib Lucy menemukan ku dan kemudian bersumpah setia kepadanya.
"Haha, jadi apa yang akan kamu lakukan sekarang? membunuh ayahku kemudian kembali ke Kekaisaran manusia dan menjadi pahlawan sekali lagi?"
"Tolong jangan mengejek ku, aku bahkan tidak bisa mendaratkan satu serangan saat sparing dengan Lucy, bagaimana bisa aku mengalahkan raja iblis Lucifer."
"Benar sekali, kamu akan mati jika melakukannya."
"Sekarang aku hanya ingin bertambah kuat untuk menghancurkan gereja Rebecca sialan itu."
"Sepertinya kamu tidak sebodoh yang kubayangkan, baiklah kamu mendapatkan kepercayaan ku."
"Terimakasih banyak."
"Katanya kamu berumur 18 tahun benar?"
"Benar yang mulia."
"Ahh aku belum memperkenalkan diriku, aku adalah Lucas senang berkenalan denganmu."
"Senang berkenalan denganmu aku adalah Ryu kesatria pribadi Lucy dan mantan pahlawan."
"Aku memiliki tawaran, tahun ini Lucy akan bersekolah hingga 3 tahun kedepan. bagaimana kalau kamu ikut dengannya? bukan sebagai kesatria tapi sebagai penerima rekomendasi keluarga Lucifer."
"Kenapa anda melakukannya sejauh itu hanya untuk manusia sepertiku?"
"Kamu mungkin tidak tau tapi sangat berbeda bersekolah dengan rekomendasi dan dengan sekolah sebagai kesatria, kamu memang tetap belajar hanya saja kebebasan mu dibatasi karena harus terus bersama dengan orang yang kamu layani."
"Aku akan menerima tawarannya."
"Bagus, sebaiknya kamu bicarakan dengan adikku dan minta izin kepadanya. Sekarang mau berkeliling istana denganku?"
"Tent-" sebelum aku selesai menjawab
"Cling!" suara pedang berbenturan.
"Kakak, dia adalah anjing ku jadi aku yang harus mengajaknya jalan jalan."
Lucy muncul dan langsung menyerang Lucas.
"Haha, bagaimana jika aku menolak?"
Lucas mendorong Lucy kedepan dan mulai memasang kuda kuda.
"Kamu akan mati hari ini."
"Kamu sudah mengatakan itu sejak 10 tahun uang lalu."
Yang selanjutnya terjadi adalah mereka berdua menghilang.
"Clang! cling! tang tang! buk buk!"
Suara pedang dan pukulan berbenturan tapi aku aku tidak bisa melihatnya, yang kulihat hanyalah cahaya merah yang berbenturan kesana kemari dan semuanya berakhir sebelum kusadari.
"Kita akhiri untuk hari ini, maaf Ryu sepertinya hari ini aku tidak bisa mengajakmu berkeliling."
Lucas menyarungkan pedangnya dan langsung pergi.
"Jadi? apa yang kamu bicarakan dengan kakak ku?"
"Dia menawari ku sebuah rekomendasi untuk masuk ke sekolah yang sama denganmu."
"Hmm jadi begitu, apa kamu menerima tawaran itu?"
"Yaa, aku berencana menerimanya jika aku mendapatkan izin darimu."
lucy berjalan menuju gazebo dan duduk untuk minum teh, aku mengikutinya.
"Jika aku tidak mengizinkannya apa yang akan kamu lakukan?"
"Tentu aku akan mengikuti apa yang kau katakan, bagaimanapun aku sekarang adalah kesatriamu dan aku berniat untuk terus melayanimu selama kau menepati janjimu waktu itu."
"Tenang saja aku tidak akan melanggarnya, dan karena kamu mengatakan hal hal keren seperti itu aku akan mengizinkannya. Oh dan jangan lupa kamu akan tetap menjadi kesatriaku bahkan saat disekolah."
"Aku akan mengingatnya."
Lucy bangkit dan mulai menepuk nepuk gaunnya untuk menghilangkan debu yang menempel saat pertarungan tadi.
"Bagaimana kalau kita mulai tur istananya? ada tempat yang ingin kamu kunjungi?"
"Aku ingin mempelajari tentang sejarah dan sihir."
"Kalau begitu kita akan mulai dari perpustakaan."
__ADS_1
Dengan begitu kami pergi ke perpustakaan istana untuk membaca beberapa buku.
.
.
.
Ini melebihi ekspektasiku
Perpustakaan ini sangat luas dan memiliki beberapa lantai.
"Perpustakaan ini menyimpan buku selama 10.000 tahun dan dirawat dengan sangat baik jadi aku yakin semua yang kamu cari ada di sini. apa yang ingin kamu baca?"
"Mungkin tentang awal pendirian Kekaisaran iblis."
"Haiklah ikuti aku, buku yang seperti itu di simpan di lantai atas."
Aku mengikuti Lucy menuju ujung perpustakaan, di sana ada piringan yang muat untuk 4 orang.
Saat kami menaiki piringan itu Lucy menyalurkan mananya dan muncul pagar pembatas kemudian piringan itu mulai melayang ke bagian lantai paling atas.
"Wahh bahkan di dunia manusia tidak ada yang seperti ini."
"Itu karena kalian sibuk melakukan hal hal tidak berguna seperti perang saudara."
"Manusia benar benar menyedihkan."
"Benar."
"Hahaha."
"Fufu~."
Saat kami tertawa piringan berhenti dan kami mencari tempat duduk yang nyaman.
Aku duduk dan Lucy yang mencari buku untuk dibaca dan menumpuknya di atas meja.
Tidak lama seorang pelayan meletakkan teh dan cemilan di atas meja kami.
"Terimakasih."
"Tidak masalah, selamat membaca dan permisi."
Pelayan itu berbalik tapi saat bebarapa langkah dia melirik kearahku.
"Apa ada masalah?"
"Ahh maaf, tidak ada masalah."
Pelayan itu buru buru untuk pergi.
.
.
.
10.000 tahun yang lalu adalah titik balik bagi dunia ini. Sebelumnya iblis tidak berbeda dengan manusia karena benua iblis ini terbagi menjadi 7 negara yang sekarang dikenal sebagai 7 keluarga pangeran iblis.
Dulu ketujuh Keluarga ini saling berperang satu sama lain untuk pemberluas kekuasaan mereka.
Sesekali akan dilakukan perang suci, yaitu perang besar antara iblis dan manusia dengan tujuan memperluas pengaruh ras iblis.
Saat itu ras iblis lebih kuat daripada manusia dalam segala hal tapi karena ketamakan, mereka sering saling menusuk dari belakang yang membuat mereka tidak bisa mengalahkan manusia yang bersatu dibawah naungan dewi Rebecca.
Sampai hari itu tiba.
Seluruh langit penuhi oleh malaikat yang langsung menyerang dan membunuh semua yang ada didepannya mau itu manusia atau iblis.
Tidak ada alasan yang jelas kenapa para dewa menyerang dunia ini tapi dikatakan bahwa para dewa ingin menghancurkan dunia yang busuk ini dan membangunnya dari awal lagi.
Saat manusia dan iblis terdesak muncul dua sosok pahlawan yaitu Ba'al dan Olyffe.
Ba'al adalah pahlawan dari ras iblis sedangkan Olyffe adalah pahlawan dari ras manusia.
Kalau tidak salah aku pernah melihat patung wanita yang bertuliskan Olyffe saat di ibukota Kekaisaran manusia.
Olyffe menyatukan manusia untuk bertarung bersama melawan para dewa.
Ba'al menyatukan para iblis dan menawarkan untuk membentuk aliansi dengan manusia demi menghadapi ancaman yang lebih besar.
Ditambah para naga ikut membantu dalam perang sehingga momentum musuh dapat ditekan.
Ba'al yang memiliki kekuatan penghancur yang sangat luar biasa menyapu para malaikat dengan tebasan pedangnya, sedangkan Olyffe melawan para dewa dengan kecepatan yang luar biasa, dikatakan Olyffe tidak pernah terluka selama perang karena bahkan para dewa tidak bisa mengikuti kecepatannya dan berakhir membunuh banyak pemimpin musuh.
Saat itu ba'al memimpin 7 pangeran iblis bertarung bertarung digaris depan untuk memusnahkan para malaikat.
Sedangkan Olyffe yang memimpin 7 kesatria suci bertarung secara langsung dengan para pemimpin musuh.
Sisaat manusia dan iblis merasakan kemenangan sudah dekat makhluk itu muncul
Chaos sang dewa kekacauan muncul.
Saat Chaos muncul Ba'al dan Olyffe memerintahkan semua orang untuk kabur sejauh mungkin dari lokasi pertempuran jadi tidak ada yang tau apa yang terjadi.
Tapi setelah beberapa jam, terjadi ledakan mana yang sangat dahsyat dan pilar cahaya dan kegelapan melambung ke atas langit.
Dikatakan saat itu Ba'al dan Olyffe menggabungkan kekuatan mereka untuk memusnahkan Chaos.
Ba'al dan Olyffe kembali dengan beberapa luka di tubuh mereka dan mengumumkan kemenangan kepada seluruh dunia.
Setelah itu Kekaisaran iblis dibentuk dan Ba'al diangkat sebagai kaisar pertama, awalnya Kekaisaran ingin diberi nama Kekaisaran Ba'al hanya saja Ba'al menolak hal tersebut sebagai gantinya 7 pangeran iblis secara pribadi menamai ibukota Kekaisaran dengan nama Ba'al untuk menghormati pencapaiannya.
Manusia juga melakukan hal yang sama yaitu membentuk Kekaisaran manusia dan Olyffe sebagai kaisar pertama.
Dan cerita itu berakhir di sini.
"Sejarahnya dibungkus dalam bentuk kisah sehingga sangat menyenangkan untuk dibaca."
"Benar kan! sudah ku duga kamu akan menyukainya, ahh tapi buku itu tidak lengkap ayahku mengatakan kalau saat Kekaisaran sudah berdiri dengan kokoh Ba'al memutuskan untuk pergi kesuatu tempat untuk melanjutkan tidur abadinya dan menunjuk Lucifer sebagai penggantinya, karena itu keluarga Lucifer tinggal di istana."
"Dan pada saat yang sama hal itu berlaku untuk Kekaisaran manusia, Olyffe menunjuk orang lain sebagai penggantinya kemudian dia melanjutkan tidur abadinya di dalam peti mati yang dijaga oleh 7 kesatria suci."
"Bagaimana!? sangat menarik bukan? benar benar terlihat seperti sebuah cerita dalam novel."
"Aku sendiri tidak menyangka kalau dimasa lalu terjadi hal sehebat ini."
Aku melanjutkan membaca beberapa buku tentang sihir bersama dengan Lucy kemudian kembali ke kamar untuk istirahat.
__ADS_1