Morgan Sang Casanova

Morgan Sang Casanova
Tiga Puluh Tujuh


__ADS_3

"Apa aku harus menderita dulu baru bisa dikatakan sudah dewasa?" Zhoya masih duduk di pinggir ranjang. Dia memandangi Morgan yang tiduran diatas ranjang.


"Bukan begitu, hanya saja perasaan aku ke kamu itu hanya sebatas adik kakak, gak lebih dari itu. Kamu berhak mendapatkan pria yang jauh lebih baik dari aku."


Perkataan Morgan membuat hati Zhoya terluka, apa dia sama sekali tidak memiliki harapan untuk mendapatkan hati Morgan?


"Emm... besok aku harus ke kota B, aku harus syuting disana, aku belum tau sampai kapan berada disana, mungkin bisa saja lebih dari satu minggu."


"Jadi kak Morgan gak bisa hadir di acara grand opening restoran aku nanti?" Zhoya nampak kecewa, padahal dia ingin sekali Morgan bisa hadir di acara yang penting untuknya itu.


"Aku tidak tau, aku usahakan bisa datang. Kalau tidak bisa aku minta maaf."


Zhoya mencoba memahami profesi Morgan, "Hmm... ya udah gak apa-apa kak, aku ngerti kok kalau kak Morgan gak bisa datang." Lagian dia juga paham betul dirinya sama sekali tidak berarti di mata Morgan, dia sadar betul sepertinya Morgan memang tidak bisa mencintai dirinya.


Morgan hanya diam.


"Apa kak Morgan pernah jatuh cinta?"

__ADS_1


"Tentu saja pernah, namun aku sudah tidak ingin mengenal cinta lagi."


"Kenapa?"


Morgan duduk di samping Zhoya, "Karena cinta itu menyakitkan, bocil. Cinta itu akan membuat kamu rusak. Karena itu jangan mau mencintai pria seperti aku."


"Kalau boleh tau siapa wanita yang pernah menyakiti kak Morgan?"


Morgan tak ingin menjawabnya, dia masih ingat saat dia begitu sangat mencintai Disha, Disha pergi begitu saja tanpa pamit padanya, padahal Disha adalah segalanya untuknya, dia orang yang paling mengerti dan memahami perasaan Morgan.


"Kita bahas yang lain saja!" Morgan enggan untuk menjawab pertanyaan dari Zhoya. Dia sedang ingin mencoba melupakan masa lalunya.


Zhoya terdiam sejenak, lalu menatap Morga dengan begitu dalam. "Baiklah aku akan menyerah jika seandainya kak Morgan tidak bisa mencintai aku. Mari kita jalani rumah tangga ini seperti yang kak Morgan mau, yaitu hanya sebatas adik kakak. Tapi biarkan malam ini aku ingin merasakan jadi istri kak Morgan."


Morgan tertegun mendengarnya, dia memandangi gadis disampingnya itu.


Zhoya berdiri dihadapkan Morgan, menatap lekat pria itu. "Mari kita melakukannya hanya satu kali, malam ini saja. Setelah itu kita anggap tidak terjadi apa-apa diantara kita. Kita bisa bersikap seperti biasanya nanti. Aku tau kita pasti akan bercerai, tapi aku ingin menyerahkan hal yang terpenting untukku adalah dengan orang yang sangat aku cintai. Aku janji setelah ini, aku akan belajar untuk membuang perasaan itu."

__ADS_1


Apalagi mulai besok mereka tidak akan pernah bertemu dulu karena Morgan akan syuting ke kota B, Zhoya harap bisa menggunakan waktu selama itu untuk bisa melupakan perasaannya pada Morgan.


Morgan masih dalam diamnya, dia menatap gadis dihadapannya itu. Batinnya masih berperang antara hasrat yang menggebu atau janjinya pada Om Roy.


Tapi bukan kah permintaan Zhoya itu bagus, mungkin dengan dia memenuhi permintaan Zhoya, Zhoya bisa melupakan rasa cintanya pada Morgan. Bukankah itu yang Morgan inginkan?


Zhoya memegang wajah Morgan, membuat kedua mata mereka bertemu, "Aku ingin malam ini saja kak Morgan memanggil aku Zhoya dan menganggap aku sebagai wanita dewasa."


Morgan menatap lama gadis dihadapannya itu, Zhoya begitu mempesona, padahal dia sudah memakai kemeja Morgan untuk menutupi lingerienya, tapi tetap saja Zhoya masih terlihat seksi.


Zhoya sedikit menundukkan kepalanya, dia mengecup bibir Morgan dengan durasi yang cukup lama. Membuat gairah Morgan terpancing.


Rasanya dia sudah kehilangan akal. Morgan langsung berdiri, meraih tengkuk Zhoya, menyatukan kedua bibir mereka. Morgan sudah tidak bisa menahan dirinya, Zhoya benar, biar malam ini dia melupakan segalanya tentang bagaimana kedepannya hubungan mereka nanti termasuk janjinya pada Om Roy. Biarkan malam ini menjadi milik mereka berdua, setelah itu mereka akan melupakan apa yang terjadi malam ini.


...****************...


...Selamat tahun baru 2023, semoga harapan dan impian kita segera tercapai...

__ADS_1


__ADS_2