
"Apa ini?" tanya Ervan sambil menunjukkan beberapa berkas tentang Morgan Xavier, kepada sahabatnya yang bekerja sebagai tim kreator di CSTV, Damar. Kebetulan Ervan semalam menginap di apartemen Damar sambil membawa gandengan masing-masing, pastinya mereka sering skidip@pap bersama gebetan mereka semalaman.
"Oh itu bahan gosip tentang adek lu, tapi Pak Darwin membatalkannya, gue juga gak tau alasannya kenapa." jawab Damar. Dia menyesal seharusnya dia harus secepatnya melenyapkan berkas tentang Morgan itu, sesuai perintah dari Darwin.
Ervan segera membuka semua berkas itu, Damar ingin mencegahnya namun kalah cepat.
"Van..."
Ervan tercengang begitu melihat ada foto Disha bersama anak kecil yang usianya sekitar 3 tahunan, pastinya dia sangat mengenali mantan kekasih adiknya itu. "Ini kan Disha? Jadi dia sudah punya anak?"
"Iya, katanya itu anaknya Morgan."
Ervan terkekeh, dia paling senang jika melihat hidup Morgan hancur sehancur-hancurnya. "Oke, biar berkas ini gue bawa, gue punya kenalan youtuber terkenal, berita ini akan cepat viral."
"Aduh jangan Van, bisa-bisa gue dipecat sama Pak Darwin."
"Nanti gue kasih lu 100 juta." Gampang, Ervan tinggal minta sama Pak Gara.
"Tapi Van..."
"200 juta, lu bisa buka usaha sendiri."
Damar pun terdiam, dia rasa tawaran Ervan menggiurkan juga dan sangat menguntungkan.
...****************...
__ADS_1
"Kamu yakin mau kerja? kaki kamu gak sakit lagi?" tanya Morgan, saat ini dia sedang berada di dalam mobil bersama dengan Zhoya, tepat di depan Restoran Tirai Bambu.
"Kak Morgan tenang saja, kaki aku udah mendingan kok kak." Hari ini sikap Zhoya tidak sedingin kemarin-kemarin.
Morgan mengusap rambut Zhoya dengan lembut, "Hmm... ya udah kalau gitu, kalau ada apa-apa hubungi aku ya."
Zhoya menganggukan kepala. "Ya udah, kalau begitu aku masuk dulu kak." pamit Zhoya.
Namun tiba-tiba saja, Morgan menarik tangan Zhoya, lalu menekan tungkuk leher Zhoya, membuat bibir mereka menyatu. Mata Zhoya membulat begitu merasakan Morgan menautkan bibir mereka, sampai terasa lembutnya lidah Morgan masuk ke dalam rongga mulutnya.
Zhoya ingin berontak, namun tenaga pria itu begitu kuat mengunci tubuhnya.
Semakin lama ciuman Morgan membuat Zhoya terhanyut, walaupun Zhoya tidak membalas ciumannya, dia hanya diam begitu Morgan m3ncumbunya.
Kemudian Morgan melepaskan ciuman, dia mengusap bibir Zhoya yang basah karenanya, lalu mencium kening Zhoya. "Selamat bekerja istriku, aku sangat mencintaimu." Tak bosannya Morgan mengucapkan kata cinta untuk Zhoya.
Morgan tersenyum melihat Zhoya yang masuk ke dalam restoran, kemudian dia meronggoh saku celananya, membawa ponselnya, dia sudah beberapa kali mengajak Darwin ketemuan namun rupanya Darwin masih sibuk di Singapura.
Setelah tiga jam restoran di buka, banyak sekali orang-orang yang berkunjung kesana, Zhoya tidak menyangka restorannya bisa sesukses ini, walaupun tidak dipungkiri, ini semua berawal dari promosi yang dilakukan oleh Morgan, dan setelah itu mereka semua tahu ternyata menu makanan dan minuman disana begitu lezat di lidah makanya membuat mereka ketagihan.
Zhoya teringat dengan Disha, selama tiga hari ini Disha tidak bisa dihubungi, sementara Darwin sedang ada urusan bisnis ke Singapura makanya susah untuk ditemui, padahal Zhoya ingin bertanya kepada Darwin mengapa Darwin bisa salah paham mengira Morgan adalah ayah dari anaknya Disha.
Rupanya Disha baru datang, namun dia tidak memakai seragam kerja, dia hanya memakai kemeja putih dan rok hitam.
"Emm... Boleh kita bicara?" tanya Disha dengan nada ragu-ragu.
__ADS_1
Zhoya pun mengangguk.
Zhoya dan Disha berbicara di kursi sofa yang ada di ruang CEO.
Zhoya terkejut begitu Disha memberikan surat resign padanya.
"Maafkan aku, sepertinya aku gak bisa bekerja disini lagi." ucap Disha dengan sedikit menundukkan kepala.
"Kenapa?" Zhoya tidak mengerti mengapa Disha tiba-tiba mengundurkan diri.
"Karena mungkin saja kamu sudah tau tentang hubungan aku dengan Morgan, jujur saja saya sangat tidak nyaman dan merasa bersalah."
"Semua itu masa lalu, mengapa harus merasa bersalah?" Zhoya tidak menerima surat pengunduran diri Disha jika karena alasan pribadi.
"Apa kamu tidak membenciku?"
"Tidak, aku tidak pernah membencimu. Mengapa aku harus membencimu hanya karena kamu mantan suami aku?"
Mereka pun lama terdiam, sekitar dua menitan.
"Emm... Morgan itu pria yang sangat tulus, ketika dia mencintai seseorang dia akan memperlakukan wanitanya seperti ratu, dan dia bukan pria yang gampang jatuh cinta, jika dia mencintaimu maka dia akan terus mencintaimu dalam waktu yang sangat lama, bahkan mungkin selamanya dia akan terus mencintaimu. Karena itu dia tidak akan goyah dengan wanita lain termasuk masa lalu." ucap Disha, dia hanya ingin membantu Morgan untuk meyakinkan Zhoya, karena dia tau pernikahan Zhoya dan Morgan hanya sandiwara, namun dia sangat tau Morgan begitu mencintai Zhoya.
"Kalau begitu mengapa kalian putus?"
"Karena aku...."
__ADS_1
Pembicaraan mereka terhenti begitu mendengar sebuah berita diacara televisi yang ada disana.
Pemirsa, hari ini kita mendapatkan berita yang sangat mencengangkan, ada seorang youtuber Zoe Atx, menyebarkan berita bahwa Morgan Xavier diam-diam ternyata telah memiliki seorang anak dari mantan kekasihnya. Dan akibat kontennya itu membuat berita itu kini viral di sosial media, apakah benar ternyata Morgan Xavier ternyata sudah memiliki anak? Lalu mengapa dia tidak bertanggung jawab terhadap mantan kekasihnya? Malah menikahi wanita lain?