
Sampai saat ini Darwin masih di Singapura, urusan bisnisnya belum selesai. Namun dia tidak tenang menjalankan bisnisnya. Morgan menjadi korban kecerobohannya, dia tidak tau harus berbuat apa sekarang.
Sampai dia tidak fokus dengan meeting hari ini, begitu mendengar karir Morgan nyaris hancur, bahkan banyak produk yang menjadikan Morgan sebagai Brand Ambassador, kini memutuskan kontrak mereka dengan pihak Agensi. Film yang dibintangi Morgan pun sepi penonton, membuat kerugian banyak pihak.
Bahkan Morgan nyaris di boikot oleh beberapa channel televisi, Darwin memilih memberhentikan dulu meeting hari ini, di kamar hotel dia menonton berita tentang Morgan Xavier di laptopnya.
Disana memperlihatkan seorang pengacara utusan dari Morgan, dia sedang diwawancarai oleh banyak wartawan.
"Semua itu tidak benar, klien kami tidak pernah memiliki anak dari wanita manapun. Dan klien kami sudah melakukan tes DNA, tinggal menunggu hasilnya, bahkan dari pihak Disha sudah mengonfirmasi kalau Shiva bukanlah anak dari Morgan."
"Surat ini diatas materai, Disha belum bisa speak up karena dia masih trauma dengan masalah menimpa dirinya, sampai wajah anaknya tersebar luas." Pengacara itu memperlihatkan surat pernyataan dari Disha.
Saya Disha Miranda, saya ingin menyatakan bahwa anak saya bukanlah anak dari Morgan Xavier. Kami dulu memang pernah sempat pacaran, Morgan adalah pria yang sangat baik dan menjaga kehormatan saya sebagai seorang wanita.
__ADS_1
Hubungan kami hanyalah masa lalu, karena itu tolong jangan mengusik kehidupan kami lagi, karena kami sudah tidak berhubungan sama sekali.
Salah satu dari pihak wartawan ada yang bertanya, "Lalu mengapa Disha tidak berani menyebutkan siapa ayah dari anaknya?"
Pengacara Janson mencoba menjawab dengan tenang, "Masalah itu urusan pribadi Disha dengan pihak terkait, sementara tugas saya hanya ingin membuktikan bahwa Morgan Xavier bukanlah ayah dari anak tersebut. Dan kami akan melaporkan chanel youtube Zoe Atx, yang berani menyebarkan berita kebohongan tentang klien kami."
Namun tetap saja konfirmasi dari pengacara Janson, tidak membuat skandal itu memudar, malah ada yang beranggapan bahwa mungkin saja hasil tes DNA nanti hanyalah sebuah rekayasa.
A: Sudah ku tebak, Disha pasti dibayar makanya dia menulis surat itu. Dan hasil tes DNA akan dimanipulasi, secara Morgan pasti memiliki banyak uang.
C: Apapun hasil tes DNAnya aku tidak akan percaya lagi sama Morgan Xavier.
D: Morgan seorang casanova, sangat mustahil jika anak itu bukanlah anaknya, dia pasti sudah sering melakukannya bersama Disha.
__ADS_1
E: Jangan hanya menunjukkan hasil tes DNA, bisa saja hasilnya bohong. Tunjukkan juga siapa ayahnya Shiva agar semua orang percaya.
F: Disha wanita murahan, pasti bayaran dari Morgan sangat besar makanya dia memberikan surat pernyataan seperti itu. Padahal anak kecil itu hasil zi-na dia bersama Morgan.
Darwin menghela nafas membaca komenan dari para netizen, dia benar-benar merasa bersalah pada Morgan, Disha pasti terpuruk lagi gara-gara dirinya, dan Shiva pasti ikut menderita karena ulahnya.
Rasanya dia benar-benar menjadi pria yang jahat, padahal dia sudah menyuruh Damar untuk melenyapkan berkas-berkas tentang skandal Morgan itu, sampai sekarang dia masih menyuruh orang untuk mencari keberadaan Damar.
"Astaga, apa yang harus aku lakukan?" Darwin tidak tau harus melakukan apa sekarang untuk meluruskan semua masalah ini. Apakah dia harus mengorbankan nama baiknya untuk melindungi Shiva dan Disha, juga menebus kesalahannya pada Morgan.
...****************...
...Reader: Thor mana part es batunya? Tumben sedikit....
__ADS_1
...Othor: Maafkan othor, tangannya mendadak polos lagi hehe, makanya otak blang saat mau nulis part anu. Nanti diasah lagi 😁...