Mr. Devil Season 2

Mr. Devil Season 2
Kehilangan terperihku


__ADS_3

“Mr. Devil – Season II”


Author by Natalie Ernison


Cullen kembali depresi, karena ketiadaan Jasmeen disisinya. Ia bahkan kerap kali menyakiti dirinya sendiri. Ingin mengakhiri hidupnya pun bukanlah pilihan yang tepat, namun untuk saat ini Cullen harus menenangkan pikirannya.


Keterpisahan dengan Jasmeen, benar-benar membuat kehidupan Cullen hancur berantakan tak karuan lagi. Ia tak tahu lagi keberadaan Jasmeen, entah di mana kini Jasmeen berada, ia pun tak tahu. Mencari dan terus mencari dalam ketidak tahuannya, semakin membuatnya terpuruk dan memburuk.


>>


“Kilas balik sejenak”


“Gadis yang malang… bagaimana bisa gadis baik seperti ini harus menerima nasib buruk..” ujar seorang wanita yang sedang sedang menyusuri hutan, dan menemukan tubuh seorang wanita terkapar.


“Ada apa istriku, apa yang telah membuat perhatianmu teralihkan?” tukas seorang pria tampan yang ialah suami si wanita.


Lihatlah, gadis malang ini terjatuh dari ketinggian yang luar biasa. Apakah kita dapat menyelematkannya? ujar si istri.


“Tentu saja, mari kita bawa bersama para elf lainnya..” si suami pun meminta bantuan para elf untuk membantunya membawa tubuh si gadis malang tersebut.


***


“Gadis ini pasti kekasih cucuku, Cullen. Mengapa kehidupan malang harus menimpanya juga..” batin si wanita yang telah membantu si wanita yang sedang terbaring tak berdaya.


Wanita yang telah menolong tersebut ialah, Nathasya yang kini berada di alam elf. Sedangkan wanita yang ia tolong ialah Jasmeen.


Sudah berhari-hari tubuh Jasmeen masih dalam keadaan dingin, bahkan warna kulitnya pun begitu pucat kebiruan, bak mayat.


“Sepertinya gadis ini bukan bangsa kita sayang?” ujar sang suami (Abed) elf Nathasya.


Yah, sepertinya.. lalu apa yang harus kita lakukan sayang?


“untuk sementara waktu, kau rawatlah dia. Biar aku saja yang bekerja di ladang.”


Baik sayang, berhati-hatilah dijalan ketika sedang berburu.. cup Abed elf mengecup mesra bibir Nath, sebagai tanda pamitnya sebelum berangkat bekerja.


“Sekarang kak Zakra bereinkarnasi menjadi cucuku, namun aku tahu kini cucuku tidak seburuk kak Zakra.. hmm..” gumam Nath. Sambil terus ia memberikan ramuan-ramuan alami, berharap Jasmeen akan segera terbangun.


Namun sudah berhari-hari Jasmeen tak kunjung terbangun dari tempat pembaringannya.


Nath terlihat begitu gelisah. Ia cemas jika nasib Jasmeen akan sama sepertinya, ia sangat tak menginginkan hal itu.


“Kau harus sembuh nak, sudah cukup derita yang kualami selama berada di keluarga kegelapan. Jangan sampai kau bernasib sama sepertiku dulu..” lirih Nath. Ia bahkan terlihat begitu sedih hanya dengan melihat keadaan Jasmeen kini.


Sepanjang hari, Nath terus berada di sisi tubuh terbaringnya Jasmeen. Ia bahkan tak merasa lelah untuk terus menunggu Jasmeen sadar kembali.


>>


“Sayang, mengapa kau begitu bersedih karenanya? bukankah, dia hanya orang asing saja?” tukas Abed elf.


Ahh, aku hanya merasa prihatin sayang… lirih Nath. Ia pun bersandar di bahu Abed elf, masih dengan keadaan menangis pilu.


“Jika dia tidak dapat bangun lagi, maka lebih baik kita makamkan saja..”


Apa! jangan asal bicara! tunggu saja dia sadar! tukas Nath dengan nada membentak pada Abed.


“Mengapa kau harus membentakku sayang? apakah kau begitu peduli dengan mayat ini dibandingkan aku suamimu?”


Mayat! jangan sembarang bicara! kita belum tahu pasti kenyataannya! tukas Nath, dan beranjak dari hadapan Abed.


------


Nath berlari menuju area sungai alam elf.



Di sana ia menangis sejadi-jadinya, hatinya begitu hancur dikala mengingat semua kenangan yang pernah terjadi padanya di masa lalu.


“Melihat gadis malang itu, hatiku begitu sakit… mengapa keluarga mahkluk kegelapan selalu sekejam ini.. sialannn!!” umpat Nath kesal. Ia berteriak di pinggir sungai alam elf berwarna.


“Apa yang terjadi padamu sayang.. mengapa kau begitu marah? maafkan aku, jika perkataanku membuatmu marah..” Abed elf yang kini datang menghampiri Nath, dan mendekap erat tubuh Nath.

__ADS_1


Tidak.. kau tidak salah sayang.. maafkan aku.. Nath pun mendekap erat Abed.


“Pria ini begitu baik.. bagimana bisa aku begitu marah padanya.. tapi hatiku hancur melihat keadaan wanita itu..” batin Nath.


Nath bersama Abed elf pun kembali ke kediaman mereka yang sederhana.


>>


Tubuh Jaes di letakkan di atas sebuah tatanan yang terbuat dari bahan khusus alam elf. Di bawah tatanan terdapat tungku yang menyala, namun berwarna hijau keunguan.


Uhuhhkk uhuukkkk… suara Jaes yang akhirnya membuka matanya, dan sedikit menggerakan anggota tubuhnya.


“Kau sudah bangun nak..” Nath terburu-buru menghampiri tubuh lemah Jaes.


Jaes heran saat melihat wajah Nath yang begitu mirip dengannya. Keduanya pun saling menatap sejenak.


Di mana aku? apakah ini alam baka? aku sudah mati! racau Jaes.


“Kau masih hidup nak, dan..---“ Nath pun mulai menceritakan segalanya yang ia alami. Karena ia yakin bahwa Jaes adalah orang yang dapat ia percaya.


Apa? jadi nyonya adalah oma dari tuan Cullen, dan ibu dari tuan besar Fhilip.


Sehhhttt…


“Pelankan suaramu nak, jika suamiku mendengarnya, maka kami akan selamanya terpisah..” bisik Nath pelan.


Maaf nyonya…


“Kalian istrahatlah.. aku akan pergi berburu…” ujar Abed elf, lalu bergegas pergi.


Sementara itu, Nath pun melanjutkan kisahnya pada Jaes.


>>


Nyonya Nathasya, mengapa wajah kita sangat mirip?


“Aku pun tak tahu nak, sekarang kau harus pulihkan keadaanmu. Karena di dunia manusia begitu banyak permasalahan yang harus kita selesaikan.


“Pilihannya hanya dua! kau memilih tetap tinggal bersamaku di alam elf, namun dengan penyesalan seumur hidup. Atau kau kembali memperbaiki semuanya dan hidup bersama pria yang kau cintai.” Tegas Nath pada Jaes.


Tapi nyonya, aku lelah dengan kehidupanku… bahkan aku kini harus kehilangan anakku.. lirih Nath.


Ketika ia terjatuh dari tebing tinggi, ia masih dapat terselamatkan. Karena kekuatan bayi keturunan kegelapan yang ia sedang kandung. Namun, bayinya harus kembali menjadi angin gelap, dan tak dapat terselamatkan.


Jaes terus menangis pilu, ia sangat sedih karena harus kehilangan bayi yang sangat ia jaga.


“Jasmeen! aku terpuruk dalam kesedihan mendalam, karena keterpisahanku dengan pria yang begitu sangat kucintai. Pria itu bahkan berkorban untukku, begitu pula pria yang telah berbuat kejam padaku. Apakah pengalaman luka dalam itu harus terjadi lagi pdamu?” tukas Nath meyakinkan Jaes yang kini sedang diambang kebimbangannya.


Seluruh keluargaku bahkan mati karena mahkluk terkutuk itu! kakakku adalah satu-satunya keluarga yang kumiliki pun semua direnggut!! jerit Jaes dengan tergugu.


“Jasmeen, tenanglah! kita akan cari penyelesaian masalah ini..”


Tidak nyonya! kau bahkan telah kehilangan bayiku, lalu apalagi yang kucari! biarkan saja mereka mati semua!!


“Jasmeen ingat! ada pria yang mencintaimu hingga rela mati, apakah kau bahagia membiarkan hal itu terjadi!”


Tidak nyonya! tapi aku hanya ingin hidup dengan tenang.. lirih Jaes.


“Yah, aku tahu! besok aku akan pergi bersamamu ke alam manusia, namun aku harus meminta ijin suamiku, dengan berbagai alasan..”


Tidak nyonya! aku takut nyonya akan dalam masalah..


“apa yang kau takutkan! bisa menolong seseorang yang bernasib sama denganku adalah sebuah kebahagiaan bagiku!”



***


"Kilas selesai"


“Mami… mengapa mami..” lirih ayahnda Fhilip.

__ADS_1


“Fhilip!! apakah kau lupa, bagaimana menderitanya kehidupan mami sebelumnya! sekarang kau ingin membuat satu wanita menderita lagi!!” bentak mami Nath membuat seiri ruangan kerja ayahnda Fhilip bergetar.


“Mami, ampun mami! tolong ampuni aku!!”


“Bukankah Cullen adalah darah dagingmu! jangan hanya karena separuh jiwanya adalah reinkarnasi dari pengeran kegelapan, musuh keluarga Kyleer, kau ingin membunuhnya perlahan!”


“Tidak mami.. aku hanya ingin Cullen lebih dewasa..”


“Kau keterlaluan Fhilip! mami susah payah mempertahankanmu sehingga kau menjadi egosi seperti ini! mami sangat kecewa padamu!”


“Kumohon mami jangan seperti ini.. beri aku kesempatan sekali lagi untuk memperbaiki keadaan..”


“Setelah banyak nyawa hilang karenamu hahhh!”



“Mami aku akan lakukan apa pun demi keluarga kita mami…” ayahnda Fhilip tersungkur dihadapan mami Nath.


“Pikirkan sendiri!”


Whuussstttt… tubuh mami Nath pun menghilang bersama hembusan angin.


***


“Jasmeen, hanya ini yang dapat aku lakukan, hiduplah dengan baik, dan hadapilah segala hal yang terjadi..” gema suara Nath, saat Jaes kembali ke rumah susun kediamannya semula.


“terimakasih nyonya.”


Hmm..


“Memulai segalanya dari awal, sangat sulit..” keluh Jaes, kini ia kembali ke dunia manusia.


Namun ia enggan untuk keluar dari kediamannya. Karena setiap harinya hanya ada rasa takut yang menyelimuti pikirannya, tatkala mengingat kejadian demi kejadian yang telah menimpa keluarganya.


“Kak Timoty.. setidaknya aku bisa melihat pemakamannya..”


Jaes bergegas menuju area rumah kediaman Timoty.


***


Setibanya di sana..


“Mengapa… mengapa begini…” Jaes tersungkur tepat di depan area rumah kediaman Timoty, yang kini hanyalah tertinggal reruntuhan saja.


Hahh hh.. arhhkk… teriak histeris Jaes. Hatinya sangat hancur dan semakin hancur.


“Kenapa aku tidak mati saja.. aku tidak sanggup lagi hidup seperti ini… kakakkk…” lirih Jaes. Ia tersungkur hingga hampir tak berdaya lagi.



“tidak ada gunanya meratapi segala yang telah hilang nona…” tukas seorang pria dari arah belakang Jaes.


Jaes berbalik sejenak untuk melihat arah asal suara tersebut.


Tuan Austin… gumam Jaes saat melihat seorang pria bertubuh tinggi tegap nan tampan, yang ialah Austin, sang asisten kepercayaan Timoty.


“Kemarilah nona… apakah nona ingin membalaskan dendam tuan muda yang telah mati mengenaskan karena ulah mahkluk terkutuk itu..” Austin memberikan tangannya pada Jaes.



Jaes pun mendongak ka atas, lalu tersenyum penuh dendam.


Yah tuan… Jaes pun meraih tangan tuan Austin…


***


Thor sekarang sedang menggarap Mr. Devil Season III temtunya dengan varian cerita yang membuat kalian merasakan sensasi lebih lagi😄


jujur, kadang thor kehilangan inspirasi, jadi sayang jika ada inspirasi lainnya yang tak dituangkan. Maka itu, thor hadirkan lagi kisah yang lebih greget dari Mr. Cullen😉😄


__ADS_1


__ADS_2