
Tok Tok Tok,
"Permisi tuan Surya, ada nyonya besar di ruang tunggu" kata Adhi sang asisten pribadi Surya saat dirinya sedang berada di dalam kantor.
"Tumben sekali mama ke sini, ya sudah suruh masuk saja" Surya curiga dengan kedatangan sang mama.
"Baik tuan" jawab Adhi.
"Sayang, apa kabar?" nyonya besar memeluk Surya.
"Ada apa mama datang ke sini?" Surya tau jika mamanya hanya basa-basi saja.
"Kenapa kau begitu curiga sih sama mama?" tanya nyonya besar dengan nada sok bersedih.
"Aku sedang sibuk ma, kalau mama hanya ingin basa-basi saja lebih baik mama pulang sekarang, karena sebentar lagi aku ada meeting penting" kata Surya dingin.
"Ya sudah mama hanya sebentar kok, mama hanya ingin meminjam istrimu untuk datang ke arisan ibu-ibu komplek besok minggu" kata nyonya besar lagi.
"Untuk apa?" Surya mulai paham tujuan mamanya.
__ADS_1
"Ya untuk memperkenalkan kepada orang banyak kalau dia adalah menantu mama" kata nyonya besar menekankan tujuannya.
"Mama tidak perlu repot-repot memperkenalkannya kepada orang-orang, Tata akan dikenal dengan sendirinya bila dia jalan di sampingku" kata Surya.
"Ishhh kau ini, sekarang kan dia sudah jadi nyonya besar, sudah sewajarnya kalau dia juga bergaul dikalangan nyonya-nyonya besar yang sederajat dengannya, seperti ibu-ibu sosialita yang ada di komplek rumah kita!" kata nyonya besar sok meyakinkan.
"Baiklah, kalau begitu aku ijinkan, tapi dengan syarat mama tidak boleh menghina dia sedikit pun, kalau aku dengar mama merendahkan dia sekali saja, maka jangan harap mama bisa menemuinya lagi lain kali!" akhirnya Surya mengalah.
"Ia mama janji!" kata nyonya besar sambil tersenyum misterius.
"Aku akan mengutus pengawal pribadi untuk menjaga Tata dan melaporkan segala kejadian yang ada di sana!" Surya memberi penekanan sambil menatap tajam kepada sang mama.
Surya yang sangat paham tabiat sang mama yang selalu membedakan orang lain dari harta dan kedudukan sosial, memang sangat menjaga agar Tata tidak bersinggungan sama sekali dengannya. Selama ini Surya selalu menutup akses bagi sang mama untuk berkunjuk ke rumah pribadinya selama Tata ada di rumah. Bila Surya merindukan sang mama, biasanya dia yang akan datang ke rumah mamanya atau menelponnya untuk menghindari konflik antara ibu mertua dan menantu perempuan yang sering terjadi di luar sana.
..........
"Sayang, tadi siang mama ke sini" kata Tata setelah mereka selesai makan malam dan kembali ke dalam kamar untuk beristirahat.
"Oya? ada apa?" tanya Surya berpura-pura tidak tau.
__ADS_1
"Besok minggu mama mau mengajakku arisan ibu-ibu di komplek kita, apa aku boleh ikut?" Tata bertanya kepada Surya.
"Apa kau yakin mau ikut?" Surya memeluk Tata dan mengelus perut buncitnya yang semakin hari semakin membesar itu.
"Iya, aku rasa ini waktu yang tepat untukku mendekatkan diri kepada mama, aku ingin menjadi menantu yang baik" Tata meletakkan kepalanya di dada bidang sang suami yang kini menjadi tempat ternyaman untuk tidur.
"Selama kita menikah kan aku belum pernah sama sekali berinteraksi dengan mama secara langsung, waktu itu kami bertemu hanya sekali saat hari pernikahan kita saja, selebihnya aku dan mama tidak pernah bertemu lagi, padahal kan kita dan mama tinggal di komplek yang sama" Tata bertekad untuk menjadi menantu yang baik.
"Tapi kau kan tau kalau mama belum merestui pernikahan kita, karena waktu itu aku menikahimu secara mendadak dan belum pernah mengenalkanmu ke mama" Surya masih ragu.
"Kau tenang saja, aku paham jika nanti mungkin mama masih belum menerimaku dengan baik, karena kalau dipikir-pikir kan kita berdua saja butuh proses dan waktu untuk saling menyayangi seperti sekarang, apalagi mama yang tidak pernah berinteraksi denganku sebelumnya" Tata mengelus rahang Surya dengan penuh cinta.
"Baiklah, terserah kau saja kalau begitu, tapi janji ya nanti kalau mama bertindak sesuatu yang menyakitimu, kau harus bercerita padaku" Surya mengecup kening Tata.
"Iya sayangku, aku janji" Tata tersenyum melihat bagaimana sang suami begitu peduli padanya.
"Ya sudah ayo kita istirahat, pasti kau lelah kan hari ini mengontrol cafemu?" Surya kembali mengecup kening Tata.
"Iya, ayo, selamat tidur sayangku, mimpi indah ya" Tata mengeratkan pelukannya ke tubuh Surya.
__ADS_1
"Have a nice dream my sweet heart" Surya membalas pelukan Tata.