My Dream Is Doctor

My Dream Is Doctor
wanita di loteng


__ADS_3

vera menatapku lembut. ''Gak usah nangis gitu. ntar kita ketemu lagi.''


aku menunduk,''senang ya bisa liburan. aku...full time stay home.huhuhu...''tangis ku bertambah keras. vera menjadi iba. dia bertekad melakukan sesuatu.


''ada apa adiknya lime?''tanya nyonya akmarahulla.


''saya gak jadi liburan.''


''loh,kenapa?''


''saya tidak bisa meninggalkan sahabat saya.''


''oh...''


''nyonya..pasti dia terpukul melihat yang tidak menguntungkan baginya. seharusnya, sebelum dia tahu kenyataan pahit itu buatlah dia senang dulu.''


''kamu benar. biar aku yang bicara langsung. kamu boleh keluar.''


aku gantian masuk ruangan.


''kamu pengen pulang kampung ya?''


aku mengangguk. ramadhan sudah hampir berakhir.


''kamu libur dua pekan,jangan lebih.''


akhirnya,mimpiku terkabul juga. aku memeluk nyonya erat.


''kamu mau ini?''tawar nyonya menunjukkan hotdog. aku menggeleng lemah. kemudian aku keluar ruangan.


''vera...aku boleh pulang!"


"syukurlah."


...****************...


Lyon menatapku dengan tatapan tidak biasa. "kamu dari mana aja?"tanyanya garang. Aku menunduk. Kali ini telat satu jam.


"Aku terjebak macet."kataku berbohong. Tiba-tiba raut mukanya berubah lebih bersahabst.

__ADS_1


''mana mungkin? aku juga baru pulang dari kafe.''dia tersenyum.''karena itu bersihkanlah loteng.''


''iya.''aku mengangguk. aku pun ke loteng membawa peralatan. sampai di sana aku menemukan kotak yang ada di sudut ruangan. aku menemukan mainan lama.


''hahaha...ternyata dia terobsesi superhero.''aku mengambil masing-masing barang yang ada dalam kotak.


aku menemukan foto-foto lama. aku terkejut saat melihat foto yang sangat familiar. elena xympony! jadi dia punya hubungan darah dengan elena.


aku menemukan foto almarhum akmarahulla ketika muda. tampan banget. foto ketika beliau menikah dengan nyonya. nyonya mirip banget dengan noni belanda.



"haching." DEG! Ada orang di loteng ini. "Haching!" Aku mengarahkan senter. Aku shocked melihat sesosok yang aku kenal.


"kamu yang ada di foto ini khan?"tebakku kepada wanita bertubuh kurus kerempeng.



"Tumben,ada orang ke sini."komentar si gadis. "Aku sudah lama di sini selama lima tahun.Aku dibawa David ke tempat ini." Tubuhnya sampai kurus kering begini.


"Namaku Candy Arbei...aku satu-satunya orang yang selamat dari racun kembaranku.''akunya.


Arbei menyalakan lilin."Baik,bisakah kau menemaniku merayakan ulang tahunku?"ajaknya. Tanpa basa-basi Arbei membuka jendela. Dia menyalakan kembang api.


DUAR...DUAR..DUAR...!!!


Arbei tertawa keras-keras. "Sudah lama aku gak kayak gini. Terakhir aku merayakan ulang tahun dengan petasan bersama keluarga."


Bukan itu informasi yang kuinginkan. Aku harus mengorek sekarang juga. "By the way, bagaimana kamu lolos dari ancaman maut?"


Arbei tergelak. "Aku muntahkan winenya. Lalu pura-pura mati."


"Licik juga."gumamku.


"Aku iri dengan gadis kecil itu. Dia pewaris seluruh harta keluargaku. Tapi aku tidak tinggal diam. Aku gadaikan perusahaan orang tuaku. Lalu aku membuka usaha sendiri. Murbel sangat membenciku. Dua mengancam akan membunuhku kalau aku ikut campur mengelola harta gadis kecil. Sayangnya, dia sendiri yang bangkrut."


Aku mengangguk-angguk. "Aku belum pernah mendengar Lily bercerita tentangmu."


Masih dengan senyuman manisnya ia berkata,"Aku tidak tinggal diam di rumah 'neraka' itu."

__ADS_1


Mataku terbelalak, aku mengerutkan dahi. Dia tersenyum tipis. "Lily dulu korban KDRT. Menyedihkan. Semua berawal dari dendam."


"Maksudmu?"Aku bingung mencerna kata-katanya.


"Kalau kamu diperlakukan tidak adil oleh orang terdekatmu lalu kamu menyimpan dendam. Pasti kamu berusaha menjatuhkan mereka,khan?"


"Mana mungkin...aku bisa memaafkan mereka,kok."kataku. Aku juga diperlakukan tidak adil, korban keegoisan Ayah,tapi aku tidak pernah terpikirkan untuk membalas dendam.


"Yang aku ingat dalam potongan kehidupanku.Oma sangat memanjakan putri bungsunya. Semua permintaannya dituruti."cerita Arbei mengenang masa lalu.


"Menjelang dewasa, Tante ingin dinikahi seorang pria biasa saja. Mama jelas-jelas menentang. Tapi Oma buta, dia membolehka. Tante dinikahi pria asing itu. Pria asing itu berhasil memikat hati Oma dengan kesopanannya. Mama marah-marah pas acara pertunangan.''kenang Arbei.


♥️Cerita Arbei:


''Oma, masa sih Daisy nikah sama cowok pengusaha kecil, gak level banget lah.''Mama mengeluh kepada Oma.


Oma tertawa kecil. ''Udah, gak papa. Yang penting Daisy bahagia.''


Mama naik darah. ''Oma mah pilih kasih. Mana ada anak orang tajir bahagia hidup dengan orang biasa. Nanti kalau lauknya nasi sama garam gimana?''


Oma yang fokus merajut baju menggeleng ''Itulah hidup,nak. Sebelum menuai kesuksesan harus mengecap pahitnya kehidupan.''


"Oma, gimana kata orang nantinya?"Mama tidak puas dengan jawaban Oma.


"Gak papa. Calon menantuku ini orangnya rajin dan ulet. Sana mending kamu bantuin adekmu siap-siap,Ros."perintah Oma sambil membenarkan kacamatanya.


"Oma,ah."Mama pergi dengan hati dongkol. Oma tersenyum tipis.


Murbel yang mendengar percakapan itu menyimpan dendam. "Enak aja, semuanya diturutin. Awas nanti."


Murbel bertekad menghancurkan keluarga triple xa. Dia menyampaikan keinginannya padaku karena aku adalah kembarannya.


"Jangan macam-macam kamu. Oma punya banyak kaki tangan yang bikin kamu tak berkutik."gertakku. Murbel tak peduli peringatanku.


Sampai hari itu puntiba. Aku sudah mencium gelagatnya. Maka, aku pun diam-diam pergi. Ruapanya ia lebih cerdik dariku, dia mengancam akan membunuhku kalau aku ikut campur. Aku masa bodoh.


Beruntungnya aku ketemu David. Dia pikir aku Murbel. Aku bilang, aku kembarannya. David gak percaya. Aku pun dibawa ke rumah ini dengan syarat tidak memberi tahu publik. Dan aku menjalankan usahaku di sini hingga sekarang.


Selesai♥️

__ADS_1


__ADS_2