My Lady Is The Mafia 1&2

My Lady Is The Mafia 1&2
ke perusahaan miko


__ADS_3

Di dalam mobil miko hendak menuju perusahaannya.


Miko menghela napas kasarnya saat melihat linetta yg duduk dikursi belakang,lalu miko melihat keluar jendela.


Di apartemen miko tadi saat sarapan.


"okeyy.. dengan tatapan itu berarti kau mengijinkan." ucap linetta dengan tersenyum.


"tidak." ucap ketus miko.


"iya."


"tidak."


"apa kau tidak suka dengan ku." tanya tiba-tiba linetta.


"iya tidak." ucap dingin miko tanpa melihat linetta.


"kau suka game?."


"iya." jawab spontan


"kau senang dengan perkerjaan mu?"


"iya."


"aku ikut ke perusahaan mu." ucap linetta sambil tersenyum.


"iya." ucap miko tanpa ia sadari.


"kalian dengar dia bilang ia bearti aku ikut hehehe..."


"apaa!! heii.. kau mengerjai ku,itu tidak adil." miko mengelak.


"yaakkk.. kau jadi pria tidak konsisten sekali."


"kau meremehkan ku,aku selalu bertanggung jawab atas apa yg ku perbuat,baik lah kau ikut." ucap miko yg terpaksa.


"hmmm bagus lah.. ayo quita bantu aku mengganti baju." ucap linetta sembari tersenyum tipis.


****


Sesampainya di perusahaan.

__ADS_1


"Diam dan ikuti saja omonganku jangan membantah jika kau tak menuruti ku kusuruh cenzo mengantarmu pulang,ahhh satu lagi jangan keluyuran kemana-mana." ucap miko sembari turun dari mobil.


"kau kira aku anak kecil apa hah?" ucap ketus linetta yg turun dari mobil dan dibantu cenzo menggunakan kacamata hitam,agar orang-orang tidak mengenalinya.


merekapun masuk lalu semua karyawan miko melirik mereka karena miko tidak pernah membawa wanita dengan mobilnya sendiri.


"siapa dia? apakah pacar ceo miko?" ucap salah satu karyawannya.


"bukankah bos pacaran dengan nona grizella yg model terkenal itu?" jawab salah satu karyawan lagi.


"ehh.. emang kau pernah melihatnya mereka datang bersamaan seperti itu hah?"


"apa mereka cocok?" ucap cenzo tiba-tiba dari samping karyawan.


"hmm aku tak bisa melihat jelas mukanya tapi kalau postur tubuh nona grizella lebih coc..." ucap karyawan tiba-tiba terhenti melihat yg bertanya tadi adalah cenzo.


"se.. sekretaris cenzo ma.. maaff kami akan kembali berkerja." ucap terbata-bata karyawan itu lalu mereka bubar.


"heii.. tak apa-apa.. belum saja aku berbicara." ucap lesuh cenzo. "hmm tapi kalau kulihat mereka cocok kok." ucap kenzo lalu menyusul miko dan linetta.


Di ruangan kantor miko.


"heii... bukakan kacamata ku,seperti orang buta saja aku memakai kacamata hitam dalam ruangan." linetta menggerutu. Miko pun membantu melepaskan kacamatanya. Lalu menuju mejanya.


"heii.. stopp berenti disitu." ucap linetta menuju meja miko.


"kau pikir ini kantormu apa hah?" ucap ketus miko.


"jika kau tak mau tak apa-apa tapi aku akan keluyuran,jiKa kau memberi meja dan kursi ini aku akan diam,uhhh.. dimana kau membeli meja ini sangat besarr hmm kursi ini juga sangat nyaman." ucap linetta sembari berputar-putar dikursi.


Miko hanya menatap tajam linetta lalu ia melanjutkan perkerjaannya di sofa. Tak lama kemudian linetta merasa sangat gerah karena rambutnya tak di ikatnya padahal ac sudah 25°c mungkin karena linetta jarang mengurai rambutnya makanya ia panas.


"ikatkan rambutku."


"kau tak liat apa aku sedang kerja!!"


"bagaimana aku mengikat rambut ku,kalau tak mau ya tinggal bilang tidak usah sampai ngomong sampai terkeluar urat begitu!! hmmm aku menyuruh cenzo saja, kerjaa!! sana aku tak akan mengganggumu lagi." ucap linetta yg geram lalu menuju keluar, baru selangkah ia jalan miko langsung menarik bajunya hingga ia terduduk di samping miko.


"duduk lah disini aku akan mengambil ikat rambut sebentar." ucap lembut miko lalu menuju mejanya.


📞 : cenzo umumkan kepada semua karyawan wanita jika memiliki ikat rambut segera membawanya keruangan ku nanti akan ku beri hadiah.


📞 : baiklah...

__ADS_1


cenzo pun mengumumkannya kepada karyawan mereka,belum 5 menit beberapa wanita langsung masuk keruangan miko.


"ini bos saya memiliki 2."


"saya memiliki 3."


"saya bos memiliki 1 kontak."


"pilihlah kau ingin yg mana." ucap miko sembari menatap linetta. linetta tercengang melihat perilaku miko yg tiba-tiba aneh lagi.


"hmm.. sembarang saja lagi pula hanya cuman ikat rambut,sembarang pun tidak apa-apa." ucap dingin linetta.


"bagaimana dengan yg ini nona." menunjukan salah satu ikat rambut. "ini akan terlihat bagus karena sangat cocok dengan warna baju nona." ucap salah satu karyawan.


"hmm.. baiklah aku memakainya." mengambil ikat rambut tersebut.


"baikalah kalian bisa keluar,dan kau beritahu cenzo bahwa kau yg memberikan ikat rambut,nanti cenzo akan mengurus hadiah mu." ucap miko. Lalu miko pun mulai mengikat rambut linetta.


"bisakah kau mengikat rambut wanita?" tanya linetta.


"tidak." jawab dingin miko.


"jika kau tidak bisa bagaimana kau melakukannya?"


"setidaknya mereka terikatkan." ucap dingin miko lagi.


AHHKK!!...


"bisakah kau pelan-pelan kau ingin mencabut semua rambut dari kepalaku hah!!" ceretu linetta.


"dah selesai." ucap miko sembari menjorong linetta.


Linetta pun melihat ke cermin sembari memperhatikan rambutanya.


"kau kata tak bisa mengikat rambut tetapi ini lumayan rapi seperti sudah biasa mengikat rambut wanita?" ucap linetta ingin tau.


"duduklah dan diam,kerjaan ku tak selesai-selesai oleh mu." ucap dingin miko. Linetta pun menghampirinya.


"aku ingin tidur.. wuaahhhh.. ngantuknya." ucap linetta yg langsung merebahkan kepalanya di paha miko,miko langsung terdiam kaku.


"a.. apa yg kau lakukan me.. menjauhlah dari ku" ucap kaku miko.


"hmm.. kerja lah aku hanya tidur sebentar tak akan mengganggu mu, uhh.. otot paha mu sangat bagus." ucap linetta sambil menggeleng-gelengkan kepalanya.

__ADS_1


"aishh wanita ini.. katanya tidak mengganggu tetapi kepalanya tak bisa diam bikin kobra ku hendak bangun saja." gumam miko dalam hati.


jangan lupa like,komen dan votenya😉


__ADS_2