My Lady Is The Mafia 1&2

My Lady Is The Mafia 1&2
linetta bersikap aneh


__ADS_3

Dokter park pun meninggalkan mereka. Lalu menuju ruang tamu.


"Linetta sudah sadar." ucap dokter park kepada quita dan cenzo. Quita pun bergegas untuk melihat linetta tetapi ditahan dokter park.


"Mengapa kau menahanku?" ucap ketus quita.


"Beri mereka waktu sebentar lagi." ucap lesu dokter park sembari melepaskan tangan quita lalu duduk. Quita pun tak jadi pergi lalu duduk kembali.


Dikamar


"Ayo kita keluar, quita sangat menghwatirkan mu setiap hari dia menangis untung saja rumah ini tidak kebanjiran olehnya." ucap miko bercanda. Miko pun berdiri dan menarik tangan linetta untuk bangun.


Tetapi linetta hanya mentapa datar wajah miko lalu ia menarik miko sampai kembali duduk lagi di kasur. Lalu linetta tiba-toba menjadi liar dia mendekati miko lalu duduk di pangkuan miko.


Cupss....


Linetta mencium bibir miko lalu menghisapnya secara liar, linetta mulai memaikan lidahnya di mulut miko sembari memegang leher miko. Miko yang awalnya terkejut dengan sikap aneh linetta itu pun mulai terangsang ia mulai membalas yang dilakukan linetta tadi sembari mengelus pinggang linetta. Tiba-tiba miko tersadar lalu melepaskan ciumannya.


"Kau baik-baik saja." ucap heran miko.


"It's okey baby." ucap linetta lalu mencium leher miko.


"Heii.. heii sadar lah.. quita sedang menunggumu, kau baru sadar lain kali saja okey Cupss.." ucap miko sembari mencium kening linetta. Lalu mereka menuju ruang tamu.


Di ruang tamu


"Linetta.." quita langsung memeluk linetta.


"Aku baik-baik saja kau lihat aku masih hidup masih jalan dengan benarkan."


"Hikss.. Apa kau gila hah? kau mau meninggalkan ku? hikss... hikss.." quita menangis sembari memukul lengan linetta.


"Aaaakkk.. sakit..aku minta maaf hmm.. maafkan aku ya." ucap linetta sembari mengelus belakang quita.


"Maafkan aku ya gara-gara aku kau terluka hikss.." ucap quita.


"Hei.. kau itu saudari ku, kau sama saja dengan geano tidak ada bedanya hmm."

__ADS_1


"Sudahlah kau pasti lapar ayo kita makan dulu." ucap dokter park sembari menghampiri quita dan linetta.


"Kami pulang saja makanlah sendiri, ayo pulang aku lelah." ucap dingin linetta.


"Tap.."


"Quita ayo..." linetta memotong omongan quita.


Merekapun pulang meninggalkan dokter park dengan suasana dingin.


Di apartemen miko


Miko langsung masuk ruang kerjanya sedangkan linetta,quita dan cenzo keruang tamu untuk menonton.


"Quita aku lapar buatkan aku makan." ucap dingin linetta. Quita pun segera kedapur lalu cenzo pergi keruang kerja miko.


"kemana cenzo?" tanya quita sembari membawa makan buat linetta.


"Ntah.. mungkin keruang kerja miko.. aaaa suapian aku" ucap linetta.


"Apa otak mu bergeser mengapa kau berbeda dari biasanya." ucap quita heran. Linetta hanya menaikan bahunya lalu membuka mulutnya quita pun menyuapinya.


"Hmm sudahh, berikan aku minum." linetta menyuruh miko, miko pun mengambilkannya.


"Sudah.. ayo kita tidur." ucap miko. Linetta pun berdiri disofa lalu memeluk miko.


"Ayo gendong aku seperti ini." ucap linetta yang memeluk erat miko. Miko hanya tercenga lalu memeluk linetta dan segera membawa linetta kekamar. Quita dan cenzo yang melihat itu hanya tercenga dan heran.


"Apa otaknya ada diperut, perutnya yang terluka tapi seperti otaknya yang tergeser." ucap heran cenzo.


"Ntahlah dia berbeda dari biasanya,, sudahlah ayo kita tidur juga besok kau kerja." ucap quita sembari menuju kamar.


Kring.... kring... kring...


Matahari pun mulai muncul seperti biasa miko dan cenzo besiap-siap untuk kerja sedangkan quita menyiapkan sarapan. Sedangkan linetta dengan sikap anehnya ia mulai dengan mengganggu miko.


"Apa kau akan pergi kerja?" tanya linetta hanya menggunakan kemeja putih milik miko.

__ADS_1


"Iya." jawab dingin miko.


"Mendekatlah.. ku pakaikan dasimu." ucap linetta berdiri di atas kasur, lalu mikopun mendekat.


"Apa kau baik-baik saja?" tanya miko menatap linetta.


"Memangnya aku kenapa?, kau lihat aku baik-baik saja kan." jawab linetta sembari memakaikan dasi miko.


"Bukan begitu, kau kelihatan berbeda saja tidak seperti biasanya."


"Bagaimana kau tak usah berkerja hari yaa.." linetta bermuka imut menatap miko.


"Aku ada presentasi hari ini jadi aku harus hadir nanti setelah itu aku langsung pulang yaa."


Linetta hanya memeluk miko dan mulai menciumi leher miko sembari membuka kancing baju miko.


Tok.. tok.. tok..


"Miko ayo acaranya akan segera dimulai." ucap cenzo dari luar.


"Iya duluan saja turun aku segera menyusul." ucap miko yang langsung membaiki bajunya lagi.


"Aku berangkat dulu yaa muahh.." ucap miko sembari mencium kening linetta lalu pergi.


"Aisshhh...." linetta mengerutu. Lalu keuar menemui quita.


Di meja makan


"Kau mau makan?" tanya quita kepada linetta yang baru datang.


"Tidak.. Aku masih kenyang, ayo kita berbelanja baju sudah lama aku tak membeli baju."


"Mengapa sikapnya berubah seperti ini? apa yang terjadi?" gumam quita dalam hati.


"Mau atau tidak?" tanya linetta.


"Hah? ohh iya iya.. ayo kita siap-siap dulu." ucap quita.

__ADS_1


Mereka pun pergi berbelanja.


Jangan lupa like,komen dan votenya😊😉


__ADS_2