My Lady Is The Mafia 1&2

My Lady Is The Mafia 1&2
Rahasia dan Perjanjian


__ADS_3

Di dalam mobil


*πŸ“ž: sekretaris jang cari tau apakah dia kembali?


πŸ“ž: siapa nona?


πŸ“ž: DIA!!! nama yang jijik saatku ingin menyebut namanya.


πŸ“ž: ohh.. baiklah nona*.


"apakah dia pulang?" tanya quita.


"sepertinya tadi aku sekilas melihat dia." jawab dingin linetta.


"jika dia pulang bearti semua itu adalah kerjaannya tidak lain pasti dia aku yakin." ucap yakin quita.


"siapa? Dia.. dia siapa? aku tak mengerti kalian berbicara apa." tanya bingung cenco.


"tidak.. bukan siapa-siapa sayang, uwuhhh sayangku kutinggal sehari pipimu sudah mengecil saja uwwuh uwwuuh." quita mengalihkan pembicaraan sembari menekan nekan pipi cenzo.


Miko dan linetta yang melihat hal itu merasa agak jijik mereka langsung memalingkan wajah mereka keluar jendela. Beberapa saat kemudian mereka sampai quita dan cenzo sudah keluar saat miko hendak keluar ia ditahan oleh linetta.


"kalian duluan saja nanti kami nyusul." suruh linetta. merekapun meninggalkan linetta dan miko.


"ada yang ini kubicarakan dengan mu." ucap serius linetta.


"aku juga ada yang inginku bicarakan." ucap dingin miko.


"bisakah kau merahasikannya,jika kau memberitahu orang aku akan pindah lagi,aku sudah pindah berpuluh-puluh kali." pinta linetta dengan muka imutnya.


"hmmm..... baa...i...kkklah tapi kau harus pindah ke apartemenku sampai aku sembuh total. Bagaimana?." tawaran miko.


"ka.. kau ini ishhh mengambil kesempatan dalam kesempitan." ucap kesal linetta sembari menunjuk miko.


"jika kau tak mau akan ku beritahu cenzo dan lainnya. ARGGHH.. sakitnya" ancam miko lalu pura-pura kesakitan


"kau takpapa. baiklah.. baiklahh.. jika saja aku tidak cape pindah-pindah dan berutang nyawa padamu aku tak akan mau merawatmu." ucap kesal linetta yang membantu miko keluar dari mobil.


Di apartemen miko.

__ADS_1


"apa yang kalian bicarakan hah?" tanya penasaran quita.


"ARGHH.. kalau tau begini lebih baik tak kukatakan tadiii." penyesalan linetta.


"ada apa sebenarnya hah?"


"kita akan pindah kesini sampai orang GILA!! itu sembuh,ambilah beberapa baju kita jangan lupa pistolku dan pelurunya." ucap linetta dari suara nyaring ke pelan.


"baguslah kita pindah sini jadi aku bisa berduan terus dengan sayangku." ucap senang quita sembari keluar mengambil pakaian mereka.


Di kamar miko.


Miko sedang istirahat lalu linetta masuk kekamarnya.


"apa tidak ada kamar mandi lagi selain dikamarnya dan cenzo?."


"tidak ada." ucap tiba-tiba miko.


"ASTAGA.. kau mengagetkanku. Masa apartemen sebesar ini kamar mandinya hanya 2."


"hmm.." ucap dingin miko. Padahal di ruang kerja miko ada 1 kamar mandi.


"AAKKHHH..."


"kau takpapa?" linetta tak jadi pergi ia langsung menghampiri miko.


"perutku sakit aakkhh..." miko yang berpura-pura.


"badanmu saja yang bagus berotot dan seksi begini tapi menahan rasa sakit itu saja tidak kuat." omelan linetta.


"apa kau bilang seksi?" tanya miko sembari menutupi badannya dengan selimut.


"YAAAKKKK... kau pikir otakku mesum seperri kau apa hah?? siapa yang bilang kau seksi? telinga kau saja yang salah dengar." ucap linetta asal lalu ia masuk ke kamar mandi.


"apa kau sudah gila? mengapa kau mengatakan itu? linetta bodohhhh!!" gumam linetta dalam hati sembari menepuk mulutnya.


Tiba-tiba ada suara seorang pria dari ruang tamu memanggil linetta.


LINETTAA.. LINETTAA.. KELUAR LAHH...

__ADS_1


Linetta dan miko yang mendengarkan itu langsung turun menuju ruang tamu. ternyata itu daniel yang tak terima linetta pindah ke apartemen seorang pria.


"AYO!! keluar dari sini." daniel menarik tangan linetta.


"dia tidak akan kemana-mana." miko menarik tangan linetta juga.


"bisakah kalian MELEPASKAN TANGANKUUU!!" bentak linetta sembari menghentakan tangannya agar terlepas dari genggaman mereka.


"come on, kita keluar hmm.." pinta daniel.


"dia tidak akan keluar,dia tinggal disini itu perjanjian kami." ucap dingin miko.


"aku akan mengurus perjanjian itu, ayo linetta." ucap ketus daniel sembari menarik linetta, tetapi miko menahannya lagi.


"jika kalian tak melepaskan TANGANKU!!! akan kubunuh KALIAN!!" ucap kesal linetta karna tangannya yang dari tadi ditarik-tarik. Seketika mereka pun melepaskan tangannya.


Linetta pun menjelaskan kepada daniel kejadian tadi saat di pesta.


"jika dia tidak merahasiakannya bunuh saja dia lagi pula dia sudah tau kalau kau mafia." ucap daniel.


"APA!! di.. di.. dia mafia?" ucap cenzo terkejut.


"dan kau yang bermulut besar hanya dia yang tau sedangkan dia tidak tau DASAR BODOH!!" ucap kesal linetta.


"ohh dia tidak tau ku kira tau, hei kau jika kau memberitahu orang akan kubunuh kau." ancam daniel kepada cenzo.


"apa kau juga mafia sayang." tanya cenzo kepada quita. Saat quita ingin menjawab linetta deluan menjawab pertanyaan cenzo.


"dia memang mafia tapi tidak pernah membunuh orang dia hanya menemaniku saja dan ia bisa berkelahi tapi tidak bisa menggunakan pistol sedangkan aku kebaliknya aku bukan tak bisa berkelahi tetapi tak sepandai dan sekuat quita tapi soal pistol aku bisa membunuhmu dalam hitungan detik jika kau bermulut besar." jelas linetta.


"baikalah aku tak akan memberi tahu orang, mulut ku akan terkunci rapat." ucap cenzo sembari memperagakan mengunci mulutnya.


"dan kau daniel pulanglah aku akan tinggal disini." suruh linetta.


"jika kau tinggal disini aku juga akan tinggal disini." ucap daniel yang langsung duduk di atas sofa.


"APA!! tinggal disini?" ucap seorang wanita.


Jangan lupa like,komen dan vote yaπŸ˜‰

__ADS_1


__ADS_2