My Lady Is The Mafia 1&2

My Lady Is The Mafia 1&2
jantungan


__ADS_3

cenzo pun selesai makan lalu ia keluar dan melanjutkan perkerjaannya,miko masih menyuapin linetta. saat suapan terakhir sebutir nasi menempel di pipi linetta.


"diam sebentar." ucap miko. linettapun terdiam lalu miko mendekatinya jarak muka mereka sangat dekat saat miko mengambil nasi tersebut jantung linetta berjedug kencang.


"kenapa jantung ku berdebar kencang? apa aku punya penyakit jantung?" gumam linetta dalam hati.


malam pun tiba dan mereka pulang.


Di apartemen miko


"aku akan menjemput quita dulu." ucap cenzo. miko dan linetta tidak menjawab cenzo lalu masuk ke dalam apartemen.


linetta tidak memperhatiakan miko saat masuk kamar tadi alhasil saat miko keluar dari kamar mandi dan linetta ingin masuk kamar mandi mereka berdua bertabrakan lalu jatuh miko terjatuh diatas linetta dan tak sengaja memegang gunung dua linetta.


AAAAAAA.....linetta teriak. Miko pun segera bangun saat linetta hendak bangun kakinya tepeleset lalu Cuppss... ia tecium miko.


*DEG..


DEG*..


Grakk.. quita membuka pintu


"aaaa aku salah kamar lanjutkan lanjutkan saja heheh.." quita kembali menutup pintu. lalu menghampiri cenzo


"yaaaa.. sayang kau jangan ke kamar miko,dia dan linetta sedang hmm muahh muahh." ucap senang quita.


"benarkah? wahh aku melewatkan adegan yg langka." ucap cenzo penuh penyesalan.


Dikamar miko.


"bisakah kau menjauh." ucap miko dengan wajah merahnya.


"ahh ma.. maaf." ucap kaku linetta lalu menutup pintu kamar mandi.


"apa kau sudah gila! mengapa kau begitu lama mentepel dengannya?" ucap linetta sembari menepuk-mepuk bibirnya.


"WAHHH... jantung ku hufff.... huff... kenapa ini apa aku akan mati kenapa jantung ku kencang sekali berdetak besok aku akan periksa kesehatan jantungku." ucap miko sembari memakai baju.


"miko apa kau masih disitu." tanya linetta.

__ADS_1


"kenapa?" jawab ketus miko.


"aku tidak punya baju lagi bisakah kau meminjamkan baju mu dulu." ucap linetta sembari keluar.


saat miko melihat linetta keluar menggunakan handuk pendek saja iya langsung kaku dan wajahnya mulai memerah lagi. lalu ia mengambil kemeja putih miliknya dan langsung memberikanya kepada linetta. linetta pun keluar ingin memanggil quita membantunya memasangkan baju dan menyikat giginya tetapi tangannya di tarik oleh miko.


"kau mau kemana?" ucap dingin miko.


"memanggil quita aku ingin memakai baju dan menyikat gigi ku." menunjukan tangannya yg tak bisa ia gunakan.


"sini ku bantu,di luar ad cenzo kau ingin keluar seperti ini?"


"yaakkk cenzo audah punya quita jika ia mau ya dengan quita,lalu kau bagaimana kau memasangkan baju unyuk ku dasar mesum."


"diamlah." ucap miko sembari menutup matanya.


"heii.. aku tetap tidak percaya, bagaimana jika kau mingitip?"


miko pun mematikan lampu kamarnya, cenzo dan linetta yg melihat itu langsung mendekati pintu kamar miko dan menguping pembicaraan mereka.


"apa kau puas.. dengan begini tidak kelihatan apapun." ucap miko.


"mana tangan mu?"


"ini.. aahh pelan-pelan sakit." memberikan tangannya.


"sebelahnya."


"pelan-pelan jika tidak ku hajar kau." ancaman linetta. "YAAAKK!! kau menyentuh gunungku." linetta mengerutu.


"sorry.. aku tak tau, hmmm sudah selesai." ucap kaku miko sembari menghidupkan lampu.


"sini." menarik linetta ke kamar mandi. "buka mulut mu." suruh cenzo,linetta pun membukanya. selesai menggosok gigi linetta mereka pun keluar. saat keluar mereka melihat cenzo dan quita di depan pintu.


"sedang apa kalian?" tanya miko.


"ahh tidak ada tadi kami hanya sedang... sedang.. ingin berdangsa. iyakan sayang." ucap cenzo.


"ahh iya iya dangsa." jawab quita.

__ADS_1


Merekapun makan malam bersama lalu masuk kamar masing-masing.


jam menunjukan pukul 06.00


quita bangun dan langsung menyiapkan makanan sedangkan linetta membuka perban tangannya ia rasa tangannya sudah baikan. lalu miko masuk kekamarnya hendak mengambil baju.


"tangan mu sudah sembuh?" tanya miko


"hmm mereka baik-baik saja,sepertinya agak kaku sedikit." BUKK... tiba-tiba menghantam miko.


"KAU SUDAH GILA? PAGI-PAGI SUDAH MENGHANTAM ORANG!!." bentak miko.


"ahhh itu tidak seberapa saat kau memegang gunungku tadi malam." ucap linetta sembari keluar kamar. "HARUSNYA KUBUNUH SAJA KAU!!" teriak linetta.


"pergilah lah dari apartemenku DASAR WANITA GILA!!" ucap kesal miko.


"TANPA KAU SURUH PUN AKU MEMANG AKAN PERGI DARI SINI!!" teriak linetta lalu keluar dari apartemen miko menuju apartemennyan.


A**partemen linetta


πŸ“ž* :peralatan ku sudah siap semua.


πŸ“ž:sudah semua nona.


πŸ“ž:baiklah besok malam suruh quita pulang dan kurung ia dikamar lalu geano halangi dia juga. besok cuman aku saja sudah cukup.


πŸ“ž: tapi nona bagaimana jika anda terluka seperti dulu.


πŸ“ž: tidak.. suruh anak buah mu menunggu ku di gerbang saja,aku hanya mengambil hak semestinya milikku*.


"linetta kau berbicara dengan siapa." tanya quita tuba-tiba.


"ahh ti.. tidak orang salah sambung saja." ucap kaku linetta sembari menutup panggil itu. "ku kira kau akan makan disana,kau sibuk memasak tadi kulihat makanya tak ku ajak pulang." lientta mengalihkan pembicaraan.


"ohh aku sudah selesai memasak untuk mereka,bagaimana aku bisa makan dengan mereka sedangkan kau tak makan,ayo kita makan akan kusiapkan makanan." ucap quita membawa linetta ke dapur.


"dengan siapa dia telponan, pasti ada yg direncanakannya." gumam quita dalam hati yg mencurigai linetta.


jangan lupa like,komen dan votenya yaπŸ˜‰

__ADS_1


__ADS_2