
Linetta segera mandi dan memakai baju serta riasan.
"Heii.. Apa uang merasuki mi memakai riasan dirumah?" Tanya quita.
"Tidak ada. Apa terlihat bagus?" Linetta memutar badannya dan membuat wajah imut.
"Kau paling cantik di dunia ini." Sahut quita.
"Heeii.. Kau mengolok ku." Linetta kesal.
"Terus kau suruh aku bilang apa. Jelek, tidak pantas kau seperti itu, sangat buruk."
"Ee.. tak udah memaki juga." Linetta terdiam.
"Apa kau baik-baik saja?" Tanya grizella.
"Memangnya aku kenapa?"
"Tadi malam kau melihat.. Err.."
"Tidak apa-apa lupakan saja. Maaf membuat kalian semua terkejut, aku hanya terkejut saja tadi malam." Jelas linetta.
"Hmm baiklah jika kau tidak apa-apa." Sahut grizella.
"Bagaimana kalau kita pergi ke mall hari ini." Quita menyempil di tengah-tengah linetta dan grizella.
"Baiklah. Lagipula besok aku akan balik, jadi hari ini mari kita pergi." Ucap grizella.
"Mengapa mendadak sekali?" Tanya linetta.
"Ohh.. Daniel sudah di panggil oleh sekertaris jang, katanya ada beberapa masalah yang harus segera diselesaikan." Jelas grizella.
"Baiklah, dia bisa kesini lagi kapan-kapan atau kita yang pergi kesana, untuk hari ini mari kita pergi bersenang-senang." sahut quita.
"Apa kau tidak ikut dengan kami laura?" Tanya quita kepada laura yang baru keluar dari kamar.
"Tidak, aku sedang lelah jadi ingin dirumah saja." Laura melewati mereka menuju dapur.
"Pelayan." Linetta memanggil.
"Iya nona," sahut pelayan.
"Mungkin kami pulang telat. Siapkan bak mandi buat miko dia akan segera pulan dan suruh penjaga menjemputnya dia sedang mabuk." Jelas linetta.
"Baik nona." sahut pelayan tersebut lalu pergi.
"Baiklah, sekarang aku akan ganti pakaian dulu." ucap linetta.
"Aku juga."
__ADS_1
"Aku pun."
*
Mereka pun siap berangkat bersenang-senang.
"Kalian tidak perlu mengantar kami." Ucap linetta.
"Tapi nona.."
"Isi pistol kalian dan taruh dalam mobil dan berikan aku satu." Perintah linetta.
Beberapa pengawal pun mengisi pistol mereka dengan penuh dan menaruh di mobil.
"Apa tidak apa-apa tidak membawa pengawal, sekarang semua orang tau diri mu." kegelisahan laura.
"Heii.. aku ini linetta, aku tidak berubah sama sekali. Linetta sekarang dengan yang dulu sama saja tidak ada bedanya." Jelas linetta sembari menyelipkan satu pistol di pinggangnya.
"Tapi sekarang berbeda." sahut laura, linetta dan grizella menatapnya.
"Dia bucin dengan miko hahaha..." Sambung laura, grizella pun ikut tertawa. Linetta tersenyum dan menggelengkan kepalanya.
Mereka pun masuk ke mobil lalu pergi. Sesampainya di mall mereka sangat bersenang-senang, berbelanja baju,perhiasan,makanan, dan juga bermain.
*
"Biar aku saja."
"Tapi nona.." pelayan menahan.
"Apa kau ingin di pecat."
Ancaman laura tersebut membuat pelayan tersebut takut, pelayan memberikan air tersebut kepada laura.
"Kau bisa pergi aku akan mengurusnya." Perintah laura. Pelayan itu pun segera pergi dengan berat hati.
Kembali dengan kesenangan linetta,grizella dan quita. Mereka masih menikmati permainan menangkap boneka.
"Huhff... aku sangat kelelahan. Tubuh ku sudah tidak bisa bergerak lagi." Ucap grizella terduduk.
"Hei.. hei.. apa kau mau melahirkan?" tanya laura.
"Kau sudah gila, aku hanya kecapean dan waktunya melahirkan ku masih lama." Sahut grizella.
"Sebaiknya kita pulang saja, kau sudah lelah dan ini sudah malam pasti miko dan kenzo juga sudah pulang." Sahut linetta.
"Aakkhh.. tolong bantu aku berdiri." Ucap grizella yang sangat kelelahan. Laura dan linetta pun membantunya.
JGEEERR.... JGEERR... beberapa suara petir yang sangat nyaring lalu di susul hujan yang sangat deras. Beberapa saat kemudian mereka bertiga sampai di rumah.
__ADS_1
JGEERR.....
"KYAAA.. Oii... apa dunia mau runtuh." Grizella kaget dan menatap langit. Tiba-tiba dari belakang grizella daniel memberikan jas daniel untuk menutupi grizella.
"Ho'oh.. kami masih ada disini." Ucap quita.
"Aku sangat cemburu dan secepatnya ingin masuk." Sahut linetta dengan tersenyum.
"Kau pulang? ku kira kau akan pulang besok." Ucap grizella.
"Ohh.. besok kita akan balik ke italia, ada urusan sangat mendesak." Jawab daniel.
"Ohh.. Baiklah."
Mereka pun masuk ke kamar masing-masing. Linetta menaiki tangga dengan tersenyum-senyum. Sampai saat dia membuka pintu kamarnya.
JGEEERR... Suara petir sangat keras.
Linetta terdiam tidak bisa berkata apa-apa, semua badannya terasa kaku melihat miko dan laura di kamarnya hendak melakukan jub jub. Di tubuh miko sudah tidak ada sehelai benang yang tersisa, sedangkan laura hanya menggunakan pakaian dalam saja.
Tanpa berpikir panjang linetta mengambil pistol yang ada di pinggangnya dan mengarahkan ke arah laura.
Dor.. Dor.. Dor... Suara tembakan tersebut membuat semua orang terkejut dan segara naik ke atas menuju kamar linetta. Mereka semua terkejut melihat hal tersebut.
Linetta menembak sisi kanan kiri laura dan sedikit mengenai lengan laura. Laura langsung membalut dirinya dengan selimut dan memegang tangannya ya h di tembak linetta.
"Pakai pakaian mu." Ucap ketus linetta mengambil ****** ***** miko dengan pistolnya.
"Line.. aku bisa jelasin semuanya.. ak.. ak.. aku tidak tau apa yang sedang terjadi." Ucap miko yang kebingungan dan memegang kepalanya yang masih terasa pusing.
"Panggil semua pengawal. dan dokter park cepat!!" Teriak quita.
"Line.. taruh pistol mu line.." Quita ketakutan.
"Line.. tenanglah dulu line.. line.." Daniel ikut menenangkan linetta.
"Bawa grizella ke kamarnya cepat!!" Daniel takut terjadi sesuatu. Pelayan pun membawa grizella ke kamarnya.
Beberapa penjaga sudah berdiri di sisi linetta takut terjadi sesuatu. Linetta menatap penjaga dan membalikan badannya. Linetta menatap dengan tajam seperti seekor burung elang mendapatkan mangsanya.
DOR.. DOR... AKKHHH... Laura berteriak...
*
*
*
JANGAN LUPA LIKE DAN KOMENNYA..😊 MAMPIR JUGA YA KE KARYA KE DUA AKU SWEET GRILS😊
__ADS_1