
Saat dilihatnya linetta sudah terlelap ia pun menurunkan kepala dengan pelan lalu memberikannya bantal dan selimut. Miko pun meninggalkannya pergi menuju ke toilet. Tak lama kemudian grizella pun datang dan terkejut melihat ada wanita yg tidur diruangan miko,ia pun langsung menarik selimut itu,linetta yg terkejut itu pun hampir mengeluarkan pistol,ia sangat marah karena tidak ada yg berani mengganggunya saat tidur.
"siapa kau?" ucap grizella.
"kau yg siapa..ahh kau yg marah-marah tidak jelas saat itu." ucap linetta menaruh kembali pistolnya.
"ohh.. itu kau, sedang apa kau disini sampai tetidur diruangan miko."
"apa hak mu bertanya?"
"aku ini calon pacarnya miko jadi berhak aku bertanya?"
"jika kau calon pacarnya bearti aku pacarnya." ucap linetta tersenyum lalu memerengkan kepalanya sedikit.
"apa kau bilang pacarnya? aku tidak akan percaya dengan mu, apa kau punya buktinya hah?" ucap grizella yg geram.
"kami tinggal bersama,pernah tidur bersama juga." ucap spontan linetta.
Grizella yg mendengarkan itu pun langsung marah dan ingin menerjang linetta tetapi saat grizella hendak sampai ke linetta, linetta langsung memerengkan badannya dan kakinya menyandung kaki grizella alhasil grizella pun terjatuh dan keningnya terhantup meja.
"upshhh.. kau tak apa-apa." olokan linetta.
"aaahhh.. kepala ku." ucap grizella yg ingin menagis.ia pun berdiri dan menarik rambut linetta. saat linetta hendak menendang grizella ia melihat miko ingin masuk,ia membiarkan grizella menarik rambutnya. miko yg melihat itupun langsung menghampiri mereka dan memisahkan mereka.
"apa yg kalian lakukan!!" teriak miko.
"Ahhkk.. rambut kuu." ucap linetta pura-pura kesakitan.
"zella lepaskan RAMBUTNYA!!" bentak miko. spontan grizella melepaskan rambutnya linetta. lalu linetta tersenyum sambil mengolok grizella.
"mikoo.. dia yg deluan mendorong ku,kau lihat kening ku.. ahh sakit sekali." ucap sok manis grizella sembari menunjukan keningnya yg tergores.
"kau melakukannya." menatap linetta. kemudian linetta menggelengkan kepalanya.
__ADS_1
"tidak bagaimana aku melakukannya." ucap linetta sembari mengangkat kedua tangannya untuk menunjukan kalo ia tak bisa melakukannya karena kedua tangannya sedang terluka.
"tadi dia menghampiriku mungkin kakinya tersandung kakinya sendiri makanya jatuh,aku ingin membantunya tiba-tiba ia menarik rambut ku." ucap linetta menyakinkan miko.
"ta.. tapi.." ucap grizella belum selesai sudah dipotong miko.
"dia tidak mungkin melakukannya mungkin kau tersandung, duduk lah sini akan ku obati luka mu." mendudukan grizella lalu menggambil kotak p3k.
Miko pun mengobati grizella,linetta hanya duduk diam melihat mereka.
"sudah selesai.. pulanglah aku banyak kerjaan." ucap ketus miko.
"bagaimana dengan dia? apa dia tidak pulang? jika dia tidak pulang aku juga tidak pulang?" ucap kesal grizella.
"terserah kau saja." ucap dingin miko.
Grizella tersenyum lalu mengolok linetta. linetta hanya memasang muka datar lalu menuju meja miko lalu ia berputar-putar kembali di kursi miko. lalu grizella mendekati miko berbicara dan tersenyum,linetta yg kesal melihat itu pun langsung mengganggu miko.
"miko.. ikat rambut ku lepass." ucap linetta dengan muka imut terpaksa. miko yg pertamakalinya mendengar linetta memanggil namanya dan menampakkan muka imutnya itu terdiam menatapnya.
12.00 siang, waktunya makan siang.
"miko.. aku lapar.." ucap imut linetta lagi.
"hmm baiklah.. cenzoo." memanggil cenzo. cenzo pun masuk. "belikan kami makan,kau ingin makan apa?" tanya miko ke linetta.
"hmm aku ingin makan stek tapi yg matangnya sempurna terus sama eskrim rasa coklat sma vanila." ucap linetta. grizella yg tidak ditanya langsung berbicara sendiri.
"hmm aku mau sma seperti dia tapi es krimnya rasa strawberry." ucap grizella.
"kalo aku sembarang saja samakan saja dengan mu nanti cenzo." ucap miko dingin. cenzo pun langsung segera pergi membeli makanan.
saat cenzo memesan makanan.
__ADS_1
cenzo telponan dengan quita sembari menunggu pesanannya datang.
π : sayang kau tau hari ini sangat mengejutkan, aku seperti sedang menonton flim.
π: apa maksudmu aku tak mengerti jelaskan perlahan.
Cenzo pun menjelaskan kejadian tadi.
π: wahh.. sayangnya aku tidak ada di sana pasti seru sekali.
π : nanti ku ceritakan lagi lanjutnya pesanan ku sudah jadi ku tutup dulu ya sayang bye bye muahh...
Sesampainya dikantor.
"ayo kita makan." ucap ceria cenzo sembari menyiapkan makanan.
"sini cenzo duduk disebelah ku." ucap linetta. saat cenzo mau duduk tapi ditatap dingin dan datar oleh miko ia tidak jadi duduk di sebelah linetta.
"ahhahah.. tidak-tidak aku duduk disini saja." ucap cenzo.
Mereka pun makan tetapi linetta tidak ia menunggu ada orang yg menyuapinya saat cenzo ingin membantu linetta,miko langsung menyuapi linetta.
"sini ku bantu." ucap cenzo.
"makanlah makanan mu." ucap dingin miko sembari menyuapi linetta. grizella yg melihat itu langsung marah ia menghampas sendoknya lalu berdiri.
"aku sudah selesai makan,aku ingin pulang." ucap marah grizella lalu miko dan cenzo menatapnya. linetta tersenyum sembari mengangkat bahunya sedikit.
"cenzo akan mengantar mu pulang." ucap dingin miko.
"tidak usah aku bisa sendiri." jawab grizella yg langsung keluar.
"mengapa dia?" tanya cenzo lalu menatap linetta.
__ADS_1
"entah." jawab linetta sembari menaikan bahunya.