
Saat makan malam tiba Linetta dan Miko turun bersama Quita dan Grizella bertatapan lalu tersenyum.
"Heii... Cepat lah kemari makanannya keburu dingin." Panggil Grizella.
Linetta tersenyum tanpa henti hingga ia duduk di meja makan. Linetta duduk di tengah-tengah quita dan grizella.
"Apa kau lelah?" Ucap quita.
"Ini makan ini biar tenaga mu bertambah. Hehe..." Ucap grizella.
"Hey.. Kalian apa maksudnya ini?" Sahut linetta.
"Hmmm...." Ucap grizella dan quita bersamaan.
Sedangkan di meja seberang kenzo dan daniel juga menggoda miko.
"Apa kau melakukan dengan benar?" Ucap daniel.
"Aku tidak seperti dirimu." Sahut miko.
"Pfftt..(menahan tawanya) Apa aku akan memiliki keponakan?" Bisik kenzo.
Miko tersenyum tipis. "Makan lah makanan mu." Sahut miko mendorong kenzo.
"Hmmm.. Kau malu hahaha.." Kenzo tertawa.
"Apa aku harus menelpon dokter park untuk memberikan mu sedikit nutrisi." Bisik grizella kepada linetta.
"Yaakk... Makan lah jika kau sudah selesai makan pergi lah." Linetta malu.
"Hei... Mama muda kita lagi sensitif." Ucap quita.
"Yaakk.. Kalian berdua sungguh.. Aakkhh sudah lah aku lapar." Linetta langsung makan.
"Ohh.. Iya besok aku akan mengantar mami ke bandara." Sambung linetta.
"Mau kemana mami?" Tanya quita terkejut.
"Ahh dia akan ke paris. Katanya ingin mengunjungi teman lamanya. Aku baru di kasih taunya tadi." Jawab linetta.
"Sekarang di mana mami?" Tanya quita lagi.
"Dia berada di mall dengan geano." Sahut linetta.
"Aku sudah selesai. Aku mau menyiapkan barang mami dulu." Sambung linetta.
Linetta meninggalkan meja makan, saat linetta ke kamar mami ia berpapasan dengan laura yang batu hendak makan.
__ADS_1
"Apa aku harus ikut mami ya?" Quita berbicara sendiri.
"Apa kau akan meninggalkan ki sendiri disini?" Sahut kenzo dengan wajah sedih.
"Hmm.. Sayang kuu... Cup.. Cup.." Quita memegang tangan kenzo.
"Heii.. Hei.. Apa-apaan kalian ini. Ahhh.. Nafsu makan ku langsung hilang." Ucap grizella.
"Jika kau iri bilang saja ke suami mu. Yakk... Daniel istri mu minta di manja." Ucap Quita.
"Ohh.. Sayang sini ku pel.." Daniel ingin memeluk grizella.
"Berenti dan duduk kembali di tempatmu." Grizella memotong omongan daniel. Daniel tunduk lalu kembali ke tempatnya.
"Ohh.. Kau takut dengan istri mu. Badan saja kekar tapi takut dengan istri." Ejekan miko.
"Hoo'ohh.. Apa kau tidak takut dengan istri mu?" Sahut Kenzo.
"Ee.. Ee.. Aku tak takut hanya saja aku mengalah." Ucap miko dengan nada pelan.
"ITU SAMA SAJA..." Sahut serempak kenzo dan daniel.
"Hahaha.. Bagaimana ini ke paris atau tidak." Ucap quita lagi.
"Siapa yang ingin ke paris?" Tanya laura yang baru saja datang.
"Tinggal saja. Linetta sendirian dirumah pasti dia sepi." Ucap grizella.
"Lohh... Kau besok akan pulang juga?" Tanya Quita.
"Tidak masih beberapa hari lagi. Aku dan daniel ingin berkeliling dulu. Bukannya miko dan kenzo sibuk di kantor beberapa hati ke depan, jadi kau tetap tinggal disini." Jelas grizella.
"Hmm.. Baiklah.." Ucap quita yang berpikir beberapa saat.
Keesokan paginya linetta berangkat pagi-pagi dengan mami geano dan miko ke bandara. Sesampainya di bandara geano merengek tiada henti.
"Apa kau tidak malu di liatin orang-orang." Ucap linetta menarik geano dari pelukan mami.
"Hwuahh.... Mami... Hiks... Hwuahh..." Rengean geano.
"Kau ini menangis seperti mami mu hendak pergi selama-lamanya." Ucap mami.
"Mami!" Sahut geano dan linetta bersamaan.
Mami tersenyum. "Hmm.. Baiklah pesawat mami udah mau berangkat. Miko jaga mereka untuk mami ya." Ucap mami.
"Tentunya mami." Sahut miko dengan tegas.
__ADS_1
"Mami...Apa mami lupa dengan status kita." Sahut linetta.
"Mami tau itu. Tetap saja kau seorang wanita dan adik mu ini tidak mengerti urusan itu. Memegang pistol saja tangannya menggetar." Ucap mami.
"Oke.. Mami oke." Sahut linetta
"Kalian semua jika terjadi sesuatu segera menelpon ku dan jika mami hendak pulang telepon aku juga." Ucap linetta dengan penjaganya.
"Baik nona." Sahut penjaga-penjaga itu.
Mami pun memeluk linetta dan geano juga mencium kening mereka lalu mami pergi.
"Mami..." Ucap geano memeluk tangan miko.
"Heii.. Geano... Apa kau tak malu?" Tanya linetta dengan serius.
"Hmm.. Kak miko liat kak linetta." Mengadu ke miko.
"Hehe.. Sudahlah kalian berdua ayo pulang." Sahut miko.
Miko berjalan dengan pelukan geano di tangannya.
"Yaakkk... GEANO..!! segera kau cari pasangan jangan mengambil pasangan orang lain." Ucap linetta merangkul tangan miko juga.
Miko hanya pasrah dan tetap berjalan dengan kelakuan linetta dan geano. Beberapa saat kemudian mereka sampai dirumah.
"Lohh geano mana?" Tanya quita.
"Ahh dia ada urusan mendadak tadi makanya langsung ke kantor." Sahut linetta.
"Kau sendirian yang lain kemana?" Lanjut linetta.
"Ohh.. Aku dengan laura, laura sedang mandi, kenzo masih di kantor, sedangkan daniel dan grizella mereka pergi keluar sebentar katanya." Jelas quita.
"Lalu kau sedang apa?" Tanya linetta lagi.
"Membuat makan malam." Quita mengangkat sayuran yang sedang di pegangnya.
Linetta hanya membantu melihat quita masak sedangkan miko di tuang tamu sedang menonton tv.
Aaaakkkhhhh..... Suara teriakan laura. Mereka semua terkejut. Miko langsung berlari menuju kamar laura dan di susul linetta dan quita.
Ternyata kran dalam kamar mandi laura lepas membuat kamar mandinya penuh air dan laura basah seluruh badan.
Saat linetta masuk ia melihat laura hanya menggunakan handuk yang dililit di badannya berjalan cepat memeluk miko. Pemandangan itu membuat linetta terhening.
JANGAN LUPA LIKE DAN VOTENYA..π MAMPIR JUGA YA KE KARYA KE DUA AKU SWEET GRILS..π
__ADS_1