My Lady Is The Mafia 1&2

My Lady Is The Mafia 1&2
Apa aku menyukainya?


__ADS_3

MOHON MAAF KALO ADA PENULISAN YANG TYPO ATAU KURANG DIMENGERTI,KARNA HP AKU LAGI EROR😢 JADI MOHON DIMAKLUMIN DAN DIUSAHAKAN AGAR TIDAK TYPO🙏


Saat cenzo ingin membuka quita langsung menariknya dan keluar menuju apartemen linetta.


"apa yang kau lakukan, ayo mumpung tidak ada yang melihat." ucap pelan quita.


"tapi kita akan kemana tengah malam begini." tanya cenzo. Lalu quita memperlihatkan kunci card apartemennya.


"kau tak tau sandi apartemen mu?" tanya cenzo lagi.


"bukan tak tau cuman aku pelupa makanya aku buka selalu menggunakan card, sudahlah itu tak penting, ayo cepat nanti ada yang melihat kita." ucap quita menarik cenzo keluar.


Miko pun melepaskan tangannya dari mulut linetta lalu menutup pintu dengan perlahan. Linetta yang terlalu lama berdekatan dengan miko, wajahnya menjadi berubah seperti kepiting direbus.


"aishhh.. kenapa mereka lama sekali,bisa gila aku di dekatnya terus,apa dia wanita tubuhnya hmmm... harum banget mana harumnya kesukaan ku lagi anggur mint ahh menjauh lah dariku, aku sudah tak tahan." gumam linetta dalam hati sembari menutup matanya.


"kau takpapa? wajahmu memerah,apa kau demam?" ucap miko sembari memegang pipi dan kening linetta.


"ti.. tidakk menjauhlah dariku." ucap gugup linetta sembari menepis tangan miko.


"Aishhh.. mereka itu menggunakan apartemenku." ceretu linetta dengan hanya kepalanya keluar dari pintu lalu melihat kanan kiri.


"Biarkanlah mereka, apa kau iri?" ucap dingin miko sembari menarik linetta masuk kedalam lalu mengunci pintu.


"HAH!! aku iri? tidak akan." ucap ketus linetta. Lalu miko mendekati linetta sampai linetta mentok di dinding.


"mau apa kau."


"tidurlah denganku."


"kau sudah gila ya gini-gini permataku belum pecah, jika kau macam-macam aku akan membunuh mu." linetta menutupi badannya dengan kedua tangannya.


"aku hanya bilang tidurlah denganku bukan berarti aku mengambil permatamu,wanita bodoh."


"Aishhhh.." linetta memalingkan mukanya karna malu.

__ADS_1


"apa kau mengharapkan itu?" tanya miko dengan tatapan tajam.


"TIDAK!" jawab linetta spontan lalu memalingkan wajahnya lagi.


"ARRGHHH... perutku." miko pura-pura.


"kau takpapa." ucap khawatir linetta.


"takpapa."


"apa kau senang hah,tidak lucu tau." ucap linetta hendak pergi lalu miko menariknya lalu menciumnya.


CUPSS....


Miko mulai mengemut bibir bawah linetta, linetta pun mulai menutup matanya lalu mengemut bibir atas miko juga.


"mengapa aku menutup mata, ba.. bagaimana ini tapi hmmm rasanya hmmm, apa aku mulai menyukainya?" guamam dalam hati linetta.


Miko juga mulai memainkan lidahnya di dalam mulut linetta lalu mengisap isap lidah linetta. Lalu miko mengangkat linetta ke atas meja linetta pun menyilangkan kakinya yang menggapit badan miko.


"kau kenapa?" ucap lembut miko sembari mengelus kepala linetta.


"aku malu." ucap linetta menutup mukanya. "turunlah.. aku tambah malu kau di atasku seperti ini." ucap linetta yang miko berada di atasnya. Miko pun turun dari tubuhnya lalu duduk.


"sini." menarik linetta untuk berbah disampinnya. "tidurlah disini." ucap miko mengelus-elus rambut linetta lagi.


"kau bilang tidak ada kamar mandi lagi buktinya itu ada kau membohongi ku ya?" ucap linetta menunjuk arah kamar mandi.


"maafkan aku hmm.. tidurlah.. CUPSS.." ucap lembut miko lagi sembari mencium kepala linetta. linetta pun tidur.


Pagi hari


"aarrgghhmmmm..kau sudah bangun." ucap linetta yang melihat miko sedang mentapnya.


"tidurlah lagi,aku akan kembali kekamar ku untuk bersiap-siap kerja."

__ADS_1


"kaukan masih terluka, apa kau sudah baik-baik saja."


"hmm iya aku baik-baik saja. Tidurlah lagi.. Cupss." mencium bibir linetta lalu keluar.


Jam 09.30 pagi linetta bangun melihat apartemen sudah sepi lalu ia mendatangi quita diruang tamu yang sedang menonton tv.


"kemana semua orang?"


"kau sudah bangun,aku sudah menyiapkan makananmu." mereka menuju meja makan.


"kemana mereka?"


"miko sama cenzo keperusahaan,wanita itu pagi-pagi sudah pulang lalu si daniel dia balik lagi ke italia katanya ada urusan mendadak." jelas quita sembari membukakan yogurt untuk linetta.


"jika seseorang bercium dan tidur bersama tapi tidak melakukan hal lainnya hanya tidur bersama saja. Apakah mereka akan memiliki hubungan?" tanya penasaran linetta.


"hmm tergantung dengan keputusan mereka, mungkin mereka hanya sedang mencari kesenangan atau memang memiliki perasaan tapi belum sempat ia ungkapkan. Mengapa kau tiba-tiba bertanya? Apa itu kau?"


"ha ha ha tidak lah aku hanya bertanya saja."


"kau tak bisa berbohong denganku,tadi pagi aku liat miko keluar dari ruang kerjanya tempat kau tidur lalu ia menyuruh kami tidak mengganggumu dan menyuruhku menyiapkan makananmu saat kau bangun. aku sma cenzo baru pulang dari apartemen kita aku tadi malam tidur sana." jelas quita.


"aku tau kau tidur disana tadi malam aku mendengar semua ucapan mu dari ruang kerja miko." ucap datar linetta.


"sudah kami duga pasti kalian ada sesuatu, terus bagaimana sekarang? apa kalian sudah pacaran?" tanya penasaran quita.


"ahh tidak tau,dia tidak ada bicara soal hubungan kami." ucap kesal linetta.


"kau harus memastikannya jangan biarkan kau digantungi seperti ini."


"aku akan kekantornya hari ini." ucap linetta yang langsung brsiap-siap.


Kantor miko....


jangan lupa like,comen,dan votenya ya😉

__ADS_1


__ADS_2