My Lady Is The Mafia 1&2

My Lady Is The Mafia 1&2
salah paham 2


__ADS_3

tak lama kemudian quita pun bangun dan langsung membuat makanan. mereka pun makan bersama. lalu quita melihat tangan linetta yg diperban dan dia mengingat kejadian tadi malam.


"hei.. bagaimana tangan mu terluka. apakah kalian berkelahi tadi malam? lalu ia memukul mu dan kau pingsan makanya dia membawa mu kemari." ujar quita yg bingung dan memperbaiki perban linetta.


"yakk imajinasi mu sangat tinggi. kenapa kamu tidak menjadi sutradara flim atau penulis saja. apa yg ingin ku kelahi dengannya? luka ini ssssttt..." ujar linetta sambil mengingat mengapa ia bisa terluka.


"yakk.. quita (mengingat sesuatu).mereka orang yg sama yg mendatangi ku saat dirumah sakit." ujar linetta.


"APA!! dirumah sakit.. kapan? mengapa mereka mengincar mu?" ujar quita yg kaget dan juga heran.


"itu semua yg kamu pikirkan.. heh.. yg harus kamu pikirkan. bagaimana dia tau kalau aku ada dirumah sakit dan berada di lingkungan apartemen sini sedangkan papi dan mami pun tak tau aku tinggal disini." ujar linetta dengan tatapannya yg datar.


"ohh iya bagaimana mereka bisa tau dan mengapa kamu baru memberitahu ku kalau pas dirumah sakit kamu didatangi orang-orang itu." ujar quita. "hanya aku,kamu dan.. daneil.. daniel.. hmmm itu pasti daneil." ujar quita yg langsung menelpon daniel.


"kau pikir aku akan masuk ke kamar pria itu tanpa sebab hah? daripada kau telpon daniel lebih baik kamu telpon sekretaris jang." linetta langsung meninggalkan meja makan dan mandi.


tak lama kemudian daniel pun datang.


"BBUKK..(quita menghajar daniel). "apa kau sudah gila!! bisa-bisanya kau menyuruh orang menyakiti linetta." ujar quita yg marah.


"kau yg sudah gila tiba-tiba memukulku dan bagaimana aku bisa menyakitinya dia sangat kucintai daripada hidupku dan kamu tau itu." bentak daniel.

__ADS_1


quita pun terdiam sejenak dan memikirkan kata-kata daniel.ia pun tersadar bahwa daniel tidak bisa menyakiti linetta.ia pun langsung menceritakan kejadian linetta yg didatangi oleh orang-orang itu.


"sudah selesai kalian ribut." ucap linetta yg keluar dari kamar hanya menggunakan handuk saja.


"heeiii.. baby kamu ingin menggoda ku." ucap daniel dengan mata yg tidak berkedip karna melihat linetta.


"KAU INGIN MATI.." ucap serentak linetta dan quita.


"quita telpon sekretaris jang aku akan pulang malam ini. dan daniel antar aku dan quita." pinta linetta sambil berjalan menuju kamarnya untuk bersiap-siap pulang kerumahnya.


* * *


1 jam kemudian mereka sampai dirumah linetta.suasana rumah linetta pun menjadi sepi seperti rumah yg tak berpenghuni. sebenarnya linetta bukan tidak suka keributan atau orang ramai hanya ia memang jarang bicara berbica kepada orang dan memiliki tatapan yg sinis makanya orang-orang menganggapnya dia tidak suka keributan atau orang ramai.


"daniel apakah kau melanggar aturan rumah." tanya linetta.


"hp ku saja tertinggal di apartemen mu." jawab daniel.


peraturan rumah linetta tidak boleh ada barang penyadap suara,pelacak lokasi,senjata lebih dari 2. alat pendekteksi barang-barang tersebut berada di depan pintu rumah linetta.


"nona suara itu dari nona tempatnya di kepala nona sepertinya ikat rambut nona." ujar sekretaris jang.

__ADS_1


linetta pun melepas ikat rambutnya dan menginjak-nginjaknya. saat melepas ikat rambutnya anggota baru pun kaget melihat perubahan linetta dari muka yg imut menjadi cantik melebihi quita. linetta yg menyadari dirinya dilihati ia langsung mengambil ikat rambut pelayan.


"sekretaris jang berikan dia ikat rambut baru dan segera ke kamarku." ujar linetta yg langsung memasuki rumah dan di ikuti oleh quita.


"bagaimana itu ada pada mu?" tanya quita dan daniel.


"apakah kau ingat seminguan yg lalu saat kita makan diluar." mengingatkan quita


Semingguan yg lalu linetta ingin memakan steak diluar dan mereka pun makan diluar saat selesai makan linetta melihat gadis kecil sepertinya berumur 6 tahun ia menangis di depan toko eskrim kemudian linetta menghampirinya.


"mengapa kau menangis? dimana mami mu?" tanya linetta.


"aku mau es krim dan ibu membeli barang di toko sebrang aku menunggunya disini." kata anak itu dengan wajah yg melas.


"ohhh... sini kakak belikan ya" ucap linetta dengan senyum manisnya.


"terimakasih. kakak baik sekali aku ada hadiah buat kakak. terima ya kak." pinta anak kecil itu.


"ahhhh.. ya ya ku mengingatnya. wahh siapa mereka murahan sekali menggunakan anak kecil seperti itu untuk mendapatkan keberadaan mu." quita yg kesal.


"sudah lah.. malam ini kita tidur disini biar mereka kira aku sudah kembali kerumah. quita segera temui mami dan kau daniel temui papi aku ada urusan sebentar dengan sekretaris jang." ucap linetta.

__ADS_1


like,komen dan vote ya😉


__ADS_2