My Possesive Badboy

My Possesive Badboy
Duel


__ADS_3

Shaka turun dari atas kuda besinya setelah membuka helmnya. Ia mendekat kearah Edo yang sudah babak belur dibawah kukungan seseorang. Dengan cepat Shaka meraih baju bagian pundak pria itu, hingga sang pria mendongak mengarah padanya. Tanpa aba-aba Shaka melayangkan bogeman mentah pada pria tersebut.


Bugghh!!!


Satu tonjokan telak mengenai pipi si pria yang tak lain wakil ketua Red evil. Hingga pria yang lebih tua dari Shaka itu tersungkur keatas pavin block.


"B*nci, lu semua!" teriak Shaka.


Seketika pergulatan mereka terhenti. Mata elang Shaka menatap mereka satu persatu, lalu berakhir pada pria yang masih tersungkur dibawah sana.


"Bangun lu!" titahnya.


Pria itu bangun dari posisinya dengan seringai dibibir. Tangannya bergerak mengusap darah yang mengalir diujung dibibirnya. Tanpa aba-aba pria itu hendak melayangkan tonjokan pada Shaka namun segera ditepis olehnya.


"Jadi lu mau ngerasain ciuman tangan gue? Oke, kita duel!" ucapnya lalu menghempas kepalan tangan pria itu, hingga hampir saja tersungkur kembali.


"Cih! Lu tu banyak bac*t," Pria itu kembali menyerang Shaka, hingga perkelahian pun tak dapat dihindari. Sesuai instruksi dari Shaka, semua anggota hanya menonton pergulatan satu lawan satu tersebut.


Terlihat diawal permainan, pria itu yang memimpin. Beberapa pukulan dilayangkan pria itu hingga menyebabkan beberapa luka dikulit wajah Shaka. Semua anggota hendak membantu, namun ditahan sang ketua agar tak ikut campur.


"Hanya segitu kemampuan lu, cih! Otot lu tuh gedein, jangan cuma mulut lu doang!" ledek pria itu disertai senyum remeh.


Tentu saja hal itu menyulut amarah Shaka. Ia pun kembali bangkit dan mulai balik menyerang.


Bughh!!


"Lu bahkan gak lebih baik dari gue. Maju lu! Manusia pengec*t kek lu, lebih pantes disebut sampah,"


Bughhh!!


Lagi-lagi tonjokan dilayangkan Shaka pada pria itu bertubi-tubi. Bahkan kini Shaka sudah menduduki tubuh besar pria itu. Hingga pria itu sudah tak berkutik lagi.

__ADS_1


Shaka meraih kerah baju pria itu. Dengan seringai dibibirnya. "Terkadang lu harus mengalah untuk tau kelemahan lawan lu. Gak usah terlalu percaya diri sebelum lu tau kemampuan lu sendiri," ucapnya yang kemudian menghempaskan kerah baju itu dengan kasar.


Lalu ia bangkit dari tubuh pria itu seraya membenahi penampilannya. Kemudian ia berbalik hendak pergi, hingga dengan cepat antek-antek dari pria itu mendekat dan segera membangunkannya.


Shaka mengehentikan langkahnya dengan wajah menoleh kesamping. "Bilang sama boss lu yang b*nci itu, mau gue bawa ke rumah sakit apa ke kuburan? Atau cuma mau diem, pake rok aja?"


Sontak saja penawaran Shaka membuat para anggota 'Black wings' tergelak. Dan hal itu membuat si pria mengeram kesal. Dengan mata menatap tajam.


"Lu tunggu pembalasan gue," ancamnya pada Shaka dan hanya ditanggapi senyum remeh oleh Shaka yang enggan menatap pria itu, dengan tangan ia kibaskan ke atas.


"Cabut!" Mereka pun membubarkan diri menuju motornya masing-masing dan melesat meninggalkan tempat tersebut.


Ledekan pun dilayangkan beberapa anggota black wings pada anggota red evil yang berlalu itu. Namun riuh suara mereka pun seketika berhenti kala melihat mata elang Shaka menatap tajam mereka.


"Siapa yang nyuruh kalian ribut. Sudah berasa paling hebat?" tanya Shaka. Mereka pun menundukan kepala, karena sudah melanggar aturan sang ketua. "Atau ... kalian sudah gak butuh gue?"


"Ng-nggak boss! Bukan gitu, kita-"


"Siapa yang nyari masalah?" selak Shaka hingga salah satu dari mereka terdiam kembali.


"Ck! Lagian so so-an banget sih. Kenapa, lu rebutin si Astrid lagi?" tanya Shaka seraya menepuk pipi Edo yang babak belur hingga ia meringis.


"Sstt ... Dia yang mulai duluan, bukan gue," ucap Edo membela diri.


"Terus kenapa mereka sampai disini? Sampai tau markas kita segala? Lu diuber mereka?" selidik Shaka. Edo terlihat ragu untuk bicara, semua pemikiran Shaka benar adanya.


"Shitt!! Kampr*t lu!" umpat Shaka menoyor kepala Edo. "B*go!"


"Ini tempat kita satu-satunya dan lu biarin rival tau tempat ini. Otak lu dimana, hah?" sungut Shaka.


Hening tak ada satu pun yang berani menyelak kemarahan Shaka. Mereka tertunduk seraya menyiapkan hati, untuk mendengar umpatan pedas yang akan dilontarkan lelaki itu.

__ADS_1


"Gue udah sering ingetin. Kalo ada yang ngajak masalah contact diluar. Jangan menggiring mereka masuk kesini! Tuli lu ya," lanjutnya seraya membuang napas kasar.


"Kalo gue lagi ngomong tuh, pasang telinga kalian baik-baik. Jangan cuma jadi pajangan doang. Terus itu otak dipake buat nyerna perintah gue, bukan cuma digunain buat s*nge!" cerocos Shaka tanpa henti.


Sang ketua akan mengoceh pajang kali lebar kala amarahnya tengah meluap-luap. Jadi mereka memilih untuk diam dan membiarkannya mengucapkan kalimat-kalimat kasar itu.


"Denger gak gue ngomong?" tanya Shaka tegas.


"I-iya boss!!" balas mereka serentak.


"Mulai besok, kalian harus lebih hati-hati. Jangan sampai mereka memasuki kawasan kita lagi. Pertandingan akan segera dimulai, mereka bisa saja melakukan hal tak terduga dan kecurangan. Kalian paham?" lanjutnya dan kembali diiyakan mereka.


"Bagus. Sekarang obatin luka-luka kalian!" titah Shaka dan diangguki mereka, seraya membubatkam diri kedalam gedung tersebut.


"Maafin gue, Sha!" sesal Edo menundukkan kepala. Kini diluar hanya menyisakan dua orang itu saja.


Shaka memutar bola matanya malas. Masih kesal terhadap teman yang menurutnya bodoh itu.


"Iya, gue tau gue salah," sesalnya lagi. "Tapi 'kan gue gak sengaja giring mereka kesini. Gue kepepet. Maafin, ya!" jelas Edo.


"Ck! Lagian ngapain sih lu cari ribut sama mereka?" tanya Shaka dengan nada bicara yang masih kesal.


"Gue cuma mau memeperjuangkan cinta gue. Seperti yang lu lakuin. Lu berani perjuangin Jingga dan gue juga mencoba berani merjuangin Astrid," jelas Edo.


Seketika Shaka mencerna ucapan Edo. Merjuangin? Jingga?


"Astaga!" pekiknya.


"Kenapa?" tanya Edo heran.


"Mampus. Lamaran gue ...."

__ADS_1


\*\*\*\*\*\*


Jangan lupa jejaknyaa yaa gaiss😘 ini kira-kira si aka batal lamaran gak yaa??🤔 yuk kencengin dukungannya, mak othor mau up lagi😁


__ADS_2