
...πΉjika hari kemarin menorehkan luka...
...maka hari ini jangan sampai terulangπΉ...
hay....Guys jangan lupa support penulis dengan vote kalian.....
vote kalian menjadi semangatku menulis... so jangan lupa vote dan klik πjika kalian menyukai ceritanya πππ
Jangan lupa tinggalkan komentar jika ada yang mau kasi saran atau kritik.
terimakasih ππππ
selamat membacaβΊβΊ
ke esokkan harinya seperti biasa keisha terbangun dari alam mimpi yang sejak membawanya melupakan malam kelam yang ia lalui bersama Presdirnya
pagi ini ia terbangun dengan wajah yang berbeda jika kemarin pagi ia terbangun dengan senyum menyambut pagi yang menyapa namun hari ini ia terbangun dengan mata yang bengkak karena semalam hampir empat jam ia menangis sampai akhirnya rasa kantuk datang menderanya memaksanya menutup mata dan terbang ke alam mimpi
entah sudah berapa kali ia menghembuskan napasnya dengan asal mencoba menepis bayangan bayangan yang coba mengingatkan kembali akan apa yang terjadi semalam
keisha menunduk meminta maaf pada dirinya sendiri meminta maaf pada almarhum ayah dan ibunya karena tidak bisa menjaga dirinya sendiri
kini sebening kristal kembali tumpah mengawali paginya yang suram, membayangkan jika hidupnya sebentar lagi akan menjadi bahan cerita orang orang diluar sana
sejenak ia menjambak rambutnya memberitahu pada dirinya sendiri jika saat ini ia diterpa stress yang begitu dasyat bahkan ia enggan beranjak dari tempat tidurnya
jika saja hari ini ia bisa memilih tidak masuk kantor pasti sudah bisa dipastikan jika dirinya akan memilih kesempatan itu untuk tinggal dirumah
namun kenyataannya pesan dari sang sahabatnya freya yang memberinya pesan lewat whatsapp pagi tadi membuatnya tak memiliki pilihan itu ia bahkan harus memaksa dirinya berjalan menuju kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya.
bahkan sarapan pagi pun ia tak berniat berbeda dengan hari hari kemarin yang tak pernah ia lewatkan meski hanya memakan pancake atau sandwich pada pagi hari ia tetap saja akan menyiapkannya.
sementara di tempat berbeda daren baru saja terbangun dari tidurnya.. pagi ini ia disapa dengan bayangan keisha yang sedang memberontak padanya
ia terdiam sejenak ia menyesal telah melakukan sesuatu yang buruk, namun benar kata pepatah waktu sekali berlalu tidak akan mungkin bisa kembali lagi
meski sekuat apapun kamu ingin kembali dan merubah semuanya itu tidak akan mungkin bisa terjadi namun kamu bisa memperbaikinya
__ADS_1
daren melangkah menuju kamar mandinya membersihkan dirinya sebelum berangkat ke kantor hari ini ia memiliki jadwal yang begitu padat hingga tak memberinya pilihan untuk kembali tertidur.
πππ
keisha kini sudah siap untuk berangkat ke kantor, semangatnya ia pacuh agar bisa kuat menjalani hari hari hidupnya, ia harus terus melangkah menapaki hari demi hari, bekerja untuk kebutuhannya dan tabungannya dimasa depan
sementara sosok pria dengan setelan hitam tengah mengamati ke arah rumahnya entah sudah berapa lama pria itu disana dan entah rencana apa yang sedang ia perankan hingga hampir setiap saat dirinya berada dibawah pohon melaporkan pada pria diseberang sana tentang apapun yang sedang di kerjakan keisha.
sebuah taxi sudah menunggu keisha didepan rumahnya, keisha pun segera keluar dan mengunci rumahnya sebelum masuk kedalam taxi itu
"selamat pagi non" ucap sopir taxi itu
"selamat pagi pak" balas keisha
"non, didepan rumah non ada yang sedang mengamati rumahnya" ucap sopir itu pada keisha yang langsung melihat ke belakang dan ternyata benar apa yang dikatakan oleh pak sopir itu
"hati hati non, sekarang banyak kejadian yang terjadi mulai dari penculikkan, pembunuhan dll" ucap pak sopir mengingatkan
"iya pak terimakasih banyak" ucap keisha
dirinya bersyukur karena masih ada orang yang peduli dengan keselamatannya, tapi muncul tanda tanya dibenaknya siapa sosok yang sering datang dan mengamati rumahnya apa sebenarnya yang ia inginkan
"permisi non kita sudah sampai" kata pak sopir yang menyadari jika penumpangnya sedang melamun
"eh iya pak ini ongkosnya terimakasih banyak" ucap keisha sebelum dirinya keluar dari taxi tersebut
diruangan divisi keuangan sudah hampir lengkap tinggal keisha saja yang belum datang mereka semua sudah berada di kubikel masing masing.
keisha yang sudah di depan ruangan langsung masuk tanpa memberi salam, hari ini keisha tampak cemberut menyadari sahabatnya baru saja datang tanpa memberi salam dirinya langsung menghampiri keisha di kubikelnya
"pagi kei" ucap freya
"pagi ea" jawab keisha singkat
keisha mulai menghidupkan komputernya dan mulai mengetik kan angka angka dalam kertas kerjanya, freya yang melihat perubahan sikap itu merasa jika keisha berbeda dari sahabat yang ia kenal
keisha yang ia kenal akan menyapanya lebih dulu, tak pernah mendiamkannya seperti sekarang bahkan ia akan sering tersenyum pada sahabatnya itu berbeda dengan hari ini keisha tampak lebih banyak diam
__ADS_1
sementara di parkiran daren baru saja memarkirkan mobilnya dengan rapi dan segera keluar menuju ruangannya.
derap langkah kaki daren begitu keras hingga membuat beberapa karyawan berhenti sejenak dari aktivitas mereka dan memberi salam pada preadir mereka
beberapa karyawan wanita dengan takut takut berbisik
"beruntung sekali perempuan yang akan dinikahi presdir kita, sudah tampan, kaya, berwibawa plus anak tunggal lagi" ucap seorang karyawan pada teman wanitanya
"iya benar pak presdir begitu sempurna" jawab wanita yang disampingnya
daren memasuki lift, yang kini mulai bergerak ke atas perasaannya pagi ini campur aduk namun lebih dominan pada perasaan bersalahnya
tiba dilantai dua puluh daren berjalan menuju ruangannya
"raka tolong keruangan saya" ucap daren ketika melewati ruangan raka
"baik pak" jawab raka dan segera bergegas menuju ruangan presdir
daren meletakkan tasnya diatas kursinya dan ia memilih duduk di sofa yang ada diruangan itu
tok..tok..
"permisi pak" ucap raka
"iya silahkan masuk" kata daren dan langsung mempersilahkan raka untuk duduk di hadapannya
"ambil ahli perusahaan minggu depan saya harus terbang ke jerman ada urusan mendadak, aku akan meminta tunanganmu untuk mengantikan posisimu sebagai sekretaris selama saya tidak ada" ucap daren dengan nada yang tak ingin di bantah
"baik pak saya akan bekerja semampu saya" jawab raka
"hanya itu yang ingin saya sampaikan, segera siapkan berkas untuk rapat nanti" kata daren mengakhiri ucapannya
"baik pak saya permisi dulu" raka segera berdiri dan meninggalkan ruangan presdirnya dan menuju ruangannya
"mengapa pak presdir tiba tiba ingin ke jerman apa benar ada urusan mendadak?" batin raka
daren kembali ke kursinya ia menghidupkan komputernya dan mencari berkas yang ingin ia periksa
__ADS_1
ia kembali teringat pada keisha apakah hari ini ia masuk kerja atau tidak, rasa bersalah kian merasuk dalam diri daren membuatnya nyaris diserang stress
sekali lagi aku ingatkan jangan lupa vote, like dan komen yha...ππππ