
..."Jika kamu tahu ditinggalkan itu menyakitkan mengapa memilih mengejar dia yang sedang berjuang untuk yang lain 🥀"Freya"🥀...
acara demi acara telah di lalui kini para undangan sudah mulai meninggalkan aula tempat diadakannya acara itu.
namun berbeda dengan ketiga sahabat yang masih asik bertukar pendapat seakan mereka engan meninggalkan tempat itu meski waktu sudah menunjukkan pukul 23.45
ketiganya baru beranjak dari tempat mereka ketika aula sudah benar benar sepi hanya terdapat beberapa orang yang sedang membersihkan tempat itu.
Daren pun mengajak dua sahabatnya untuk pulang ke rumah masing masing mengingat waktu yang sudah larut dan rasa kantuk yang sudah mulai menghampiri.
"sampai bertemu nanti" ucap damian ketika mereka sudah berada di parkiran
damian adalah pria yang tak kalah sukses dari daren dan alvaro, ia pria yang sibuk hingga mengharuskannya terbang keberbagai negara untuk ikut mengambil ahli memeriksa perusahaan atau hanya ingin memastikan bahwa perusahaannya baik baik saja.
ia anak konglomerat yang memiliki perusahaan di tiga negara dengan cabang di berbagai kota, tentu hal itu membuat ketiganya jarang bertemu jika tidak mengatur waktu jauh jauh hari.
"kapan kembali ke Indonesia?" tanya Alvaro
"mungkin dua minggu lagi, kenapa ? rindu" jawab damian dengan senyum diwajahnya menanggapi pertanyaan al
"rindu? masih ada orang lain yang layak menerima rinduku ketimbang kamu" jawab al yang tertawa setelahnya
sementara daren hanya tersenyum mendengar jawaban al. diantara ketiganya memang daren lah yang paling sedikit berbicara ia lebih suka menyimak pembicaraan kedua sahabatnya.
"hahaha siapa yang merindukanmu? kamu kan jomblo" kini damian tertawa menjawab ucapan al
"sudah sudah pulanglah, ini sudah larut malam" daren melerai keduanya agar tidak saling mengejek.
__ADS_1
ketiganya pun memutuskan untuk masuk kedalam mobil masing masing, damian mulai menyalahkan mesin mobilnya dan berlalu dari tempat itu disusul alvaro dan terakhir yang meninggalkan area parkir adalah daren.
baru mulai mengemudi tiba tiba daren harus menginjak rem mobil secara tiba tiba membuat dirinya harus mengiklaskan dadanya menabrak stir mobilnya.
"oh my God" ucap daren dalam hati
dengan sorot mata yang bagai elang ketika baru saja mendapat mangsa daren keluar dari mobil dengan rahang yang keras membuat sosok yang kini berdiri didepan mobil daren berubah pucat
tentu saja ia takut akan situasi seperti itu, ia yang sedikit berlari hendak menuju gerbang tiba tiba hampir saja di tabrak mobil
"oh TUHAN tolong kirimkan aku malaikat atau kirimkan aku peri yang bisa membawaku pergi" batin keisha
ya sosok yang hampir ditabrak daren adalah keisha, ia yang buru buru dan sedikit berlari menuju gerbang dimana ojek online yang ia pesan sudah berada di depan tidak memperhatikan mobil yang ada di belakangnya.
"matilah kau keisha" ucapnya dalam hati ketika soaok daren yang sudah keluar dari mobil kini mulai berjalan kearahnya
"ma-maafkan saya pak" dengan terbata bata keisha menjawab
" maaf maaf, kamu pikir kamu pantas mendapatkan maaf saya?" intonasi dari setiap ucapan daren menunjukkan jika dirinya sedang marah.
keisha tak menjawab, doa demi doa ia ucapkan dalam hati agar ia bisa terbebas dari aungan singa di depannya ini.
" maaf pak " ucap keisha sekali lagi
jika ia boleh memilih saat ini ia ingin pingsan saja, agar bisa terhindar dari presdir baru di perusahaan tempatnya bekerja
wajah cantik keisha kini benar benar berubah menjadi pucat pasih, kakinya bergetar hebat berada dihadapan sosok yang beberapa bulan lalu menjadi perbincangan seisi kantornya
__ADS_1
dari sekian banyak berita yang ia dengar paling tidak ada dua hal yang terbukti benar faktanya yakni yang pertama jika memang benar sosok daren alexi artaguna adalah sosok yang galak, menyeramkan dan tatapannya membunuh dan yang kedua jika dibalik sosoknya yang galak ada wajah yang tak bisa dipungkiri ketampananya.
lalu harus bagaimana ia kini tetap berdiri ditempat dengan rasa takut yang sudah tidak bisa terkontrol ataukah memilih berlari karena ojek online yang ia pesan akan meninggalkannya jika dirinya tak segera menemui.
dan ternyata keisha memilih pilihan ke dua berlari menemui ojek onlinenya, ia mulai mengancang dengan sikap awal mulai mundur ke belakang dan dalam hitungan ke tiga ia sudah berlari meninggalkan daren dengan keterkejutan yang luar biasa.
"hey..saya belum selesai berbicara" daren berteriak memanggil sosok yang sudah berlari kedepan.
"dasar perempuan tidak tau sopan santun" rahang daren kembali mengeras mendapati dirinya ditinggalkan tanpa pamit
mau berpamitan juga pasti tidak akan digubris jadi pilihan keisha benar benar tepat hahaha
keisha segera memakai helm yang diberikan oleh ojek onlinenya dan segera menyuruhnya melajukan motornya
"selamat" ucap Keisha
"iya selamat untuk hari ini tapi besok bersiap siaplah untuk sebuah hukuman atau bersiaplah mencari pekerjaan yang lain keisha luisa aurora" keisha berbicara dalam hatinya.
waktu kini sudah menunjukkan pukul 01.30 keisha sudah mencoba berbagai posisi tidur agar bisa tertidur namun hasilnya nihil kejadian beberapa jam yang lalu kembali membuatnya merasa takut.
"jika sampai aku dipecat bagaimana? harus mencari pekerjaan dimana aku? harusnya tadi aku meminta maaf lagi dan lagi kalau perlu tadi aku berpura pura menangis saja. mungkin pak presdir akan merasa iba " keisha kembali berbicara dalam hati
waktu terus berputar hingga entah kapan pastinya keisha sudah tertidur dengan tangan kanannya yang menutup mata yang pasti dirinya kini sudah berada di alam mimpi.
...***jalan jalan ke kota medan jangan lupa membeli pepaya...
...teman teman sekalian jangan lupa tinggalkan vote ya...
__ADS_1
😅😅***