My Presdir My Husband

My Presdir My Husband
Diabaikan


__ADS_3

senja menyapa penduduk bumi menandakan bahwa sebentar lagi langit akan berubah menjadi gelap keisha kini tengah berada didapur berkutat dengan alat dapur untuk menghidangkan makanan untuk daren yang kini berstatus suaminya


meski keisha tidak tahu apakah daren akan menyukai makanannya paling tidak keisha mencoba melakukan tugasnya sebagai istri dengan baik


berbagai hidangan sudah tertata rapi dimeja makan keisha pun pamit pada bi ana, dinda dan juga bella mereka adalah assisten rumah tangganya yang dipekerjakan daren jauh sebelum dirinya berada dirumah itu


"nyonya muda baik ya" bi ana kepala assisten berucap


"iya, jarang jarang dapat majikan yang mau bantu bantu buat masak" jawab bi dinda


sedangkan bi bel hanya mengangguk tanda dirinya setuju akan apa yang diperbincangkan kedua rekannya


issa assisten rumah tangga daren yang paling muda diantara keempat pembantunya baru saja menyelesaikan pekerjaannya membersihkan taman belakang pun ikut membicarakan nyonya muda mereka


sementara daren kini masih saja memeriksa berbagai laporan yang ada dimejanya sebenarnya pekerjaannya sudah selesai beberapa jam yang lalu andaikan ia mengabaikan permintaan melan yang mengajaknya jalan jalan ke mall setelah makan siang tadi


daren yang bersedia mengikuti kemauan sang kekasih harus merelakan waktunya terbuang percuma hanya untuk menemani melan berbelanja pakaian baru dan beberapa pasang sepatu membuat dirinya harus menahan kesal sebab tidak ingin ada pertengkaran antara dirinya dan kekasihnya yang baru saja kembali menjalin hubungan


tentu saja hal itu membuat pekerjaan daren menumpuk hingga dirinya harus mengabaikan jam pulang kantor untuk menyelesaikan pekerjaannya


ya tentu saja daren harus menyelesaikan pekerjaannya mengingat laporan laporan itu akan menjadi acuan pada rapat esok hari maka daren tidak punya pilihan lain selain menyelesaikan pekerjaannya sebab dirinya tidak ingin memberikan contoh yang kurang baik pada karyawannya selain itu dirinya tidak ingin karyawannya mencelah dirinya karena tidak tepat waktu dalam menyelesaikan pekerjaannya


waktu terus berputar kini sang waktu telah menunjukkan pukul 21.30 seiring dengan selesainya pekerjaan daren


tak ingin membuang waktu daren segera beranjak dari tempatnya dan melangkah menuju lift untuk membawanya kelantai dasar lalu menuju parkiran


diparkiran pak dam sudah setia menunggu kedatangan sang tuan muda, dirinya kini tengah berada disamping mobil bersiap membukakan pintu untuk daren


"selamat malam tuan" sapa pak dam


"selamat malam" jawab daren singkat


"silahkan tuan" ucap pak dam sambil membuka handle pintu mobil agar tuannya dapat masuk


setelah daren masuk kedalam mobil pak dam segera mengemudikan mobilnya menuju mension kediaman milik artaguna


sepanjang perjalanan pulang daren hanya duduk diam memandangi bangunan bangunan tinggi yang berjejer di sepanjang jalan hingga suara dering ponselnya menyadarkannya

__ADS_1


ia mengambil handphone miliknya di saku celananya menampilkan nama melan disana daren segera menggeser tombol hijau dan meletakan handphonenya di telingnya


"hallo" kata daren


"....."


"aku baru saja kembali dari kantor"


"..…."


"jangan hubungi dulu aku aku lelah"


"....."


"baiklah kamu boleh ke kantor besok"


"...."


"see you" ucap daren sebelum mengakhiri panggilannya


daren keluar dari mobil dan segera masuk kedalam mension tubuhnya begitu lelah hingga ingin segera membaringkan tubuhnya keranjangnya


daren melewati ruangan tamu, dan akan melangkah menuju ruangan tengah dimana sang istri sudah menunggunya


"baru pulang?" langkah daren terhenti mendengar ucapan sang istri


"ya seperti yang kamu lihat" jawab daren dingin


"mandilah setelah itu makanlah" kata keisha dengan pelan


"aku tak ingin makan aku lelah makanlah jika kamu ingin" ucap daren sebelum melangkah menaiki tangga menuju kamarnya


ucapan daren tentu sedikit melukai perasaan keisha, namun keisha sadar betul posisinya berada di rumah itu.


keisha memanggil para assisten rumah tangganya tak terkecuali pak dam dan pak theo serta pak abel untuk makan makanan yang ia masak bersama bi dinda, bi ana dan bi bel tadi sore


keisha beranjak ke lantai dua dimana kamarnya dan daren berada malam ini keisha memutuskan tidur di kamar sebelah mencoba memberikan ruang agar daren bisa sendiri dulu

__ADS_1


"mungkin ia benar benar lelah seharian bekrja" batin keisha


keisha pun membaringkan tubuhnya di atas ranjang king sizenya mencoba membawa dirinya ke alam mimpi melupakan apa yang baru saja terjadi


begitu pula daren yang kini telah menyatu bersama alam mimpi membawanya melepas rasa lelah yang menghampirinya


🌷🌷🌷


waktu berlalu begitu cepat detik demi detik berlalu tanpa terasa kini fajar sudah bersinar begitu terang


keisha dan artnya sudah berperang dengan alat dapur untuk membuat sarapan buat daren dan juga dirinya


setelah semua masakan tertata rapi ia berajak menaiki tangga menuju kamarnya dan daren untuk bersiap menuju kantor


keisha mengetuk pintu kamar, namun sampai dengan ketukan ke tiga tidak ada juga jawaban membuat keisha mengambil keputusan untuk masuk kedalam kamar


keisha memperhatikan setiap sudut kamar namun sosok yang ia cari tak ada, terdengar dari arah kamar mandi gemericik air membuat keisha menyadari jika suaminya tengah mandi


keisha menuju walk in closet untuk menyiapkan pakaian kantor untuk daren pertama tama keisha mengambil setelan kameja berwarna putih yang dipadukan dengan jass berwarna hitam dan dasi berwarna putih dengan bermotif kotak kotak kecil dengan warna hitam di selah selahnya dan juga sepatu pantofel bermerk yang senada dengan jass lalu keisha mengambil pakaiannya sendiri untuk ia kenakan ke kantor


tak berselang lama setelah keisha menyiapkan pakaiannya pintu ruangan walk in closet terbuka menampilkan sosok daren yang hanya mengenakkan handuk yang hanya menutupi bagian bawa dengan bagian atas yang tampak polos


membuat keisha gugup lalu segera berlalu dari tempatnya namun sebelum meninggalkan ruangan itu keisha berucap


"makanlah sebelum ke kantor aku sudah menyiapkan sarapan untukmu"


"aku akan sarapan di kantor hari ini aku buru buru" jawab daren tanpa menoleh ke arah keisha


"baiklah" ucap keisha sebelum kembali melangkah


keisha sepertinya harus mempersiapkan dirinya untuk lebih sabar lagi menghadapi sikap suaminya itu


hallo reader ✋✋ apa kabar kalian autor harap baik baik saja


semoga kalian menyukai pada part ini jangan lupa tinggalkan komentar kalian


like, vote dan komentar kalian jadi penyemangat autor loh***

__ADS_1


__ADS_2