
dua minggu semenjak perdebatan darren dan keisha di kantor saat itu keisha terlihat tak lagi seperti biasanya dirinya terlihat menghindari darren jika tak sengaja bertemu di mension sementara darren hanya bisa menyesali perbuatannya kala itu
pekerjaan darren yang kian hari kian bertambah membuatnya sering pulang larut malam hingga tak pernah bertemu lagi dengan sang istri hal itu terjadi karena keisha bangun dan menyiapkan pakaian darren sebelum dirinya bangun dan akan tidur sebelum suaminya itu pulang ke mension
selain itu kini keisha di sibukkan dengan mengantar dan menjemput Edward ke sekolah paud sampai dirinya seakan lupa pada sang suami
darren sering pergi keluar kota untuk pekerjaan bisnis tanpa memberitahu pada keisha, toh istrinya itu jarang bertanya perihal pekerjaannya membuatnya enggan menceritakan bagaimana ia harus pergi keluar kota meski sejujurnya dirinya tak ingin pergi namun bagi seorang darren yang gila pekerjaan bagaimana pun keadaannya jika sudah menyangkut pekerjaan suka atau tidak suka dirinya akan pergi
seperti malam ini, darren pulang sudah begitu larut malam karena harus pergi ke beberapa kota untuk meeting bersama klien membahas hal tentang kerjasama dengan perusahaan artaguna
masih seperti hari hari yang telah berlalu dirinya tak bertemu dengan keisha sosok yang ingin ia jumpai ketika dirinya sampai di mension meski dirinya berharap sosok keisha menjadi satu-satunya orang yang menunggunya pulang dirinya juga pernah memiliki mimpi memiliki sosok istri yang mau mendengarkan keluh kesahnya seperti saat ini darren benar benar ingin mencurahkan semua rasa lelahnya pada keisha wanita yang telah menjadi istrinya sejak tiga tahun yang lalu namun sepertinya harapannya tak berjalan baik sebab kenyataannya keisha malah memilih menghindar darinya
darren menyadari bahwa semua bukanlah kesalahan keisha dirinya begitu sadar jika sikap keisha seperti itu tidak lepas karena kesalahannya dimasa lalu yang pernah mengabaikannya bahkan berani membawa wanita lain dalam kehidupannya meski saat itu dirinya telah bersama dengan keisha
belum lagi kesalahan yang ia lakukan bukan hanya sekali tapi hampir dua kali ia melakukan kesalahan yang sama hingga pada akhirnya istrinya itu memilih pergi meninggalkannya meski dirinya berhasil membawa keisha kembali ke mension namun ternyata sikap keisha tak lagi sama seperti saat pertama dirinya membawa keisha tinggal di mension keluarga artaguna
darren merasa ada yang hilang dari kehidupannya sosok keisha yang pendiam dulu kini ia rindukan ingin rasanya kembali pada tiga tahun yang lalu dimana keisha begitu penurut dan tak banyak berbicara namun sepertinya hal itu tidak akan mungkin bisa kembali
darren melangkah menuju kamarnya setelah memarkirkan mobilnya di parkiran dirinya kemudian memilih segera membersihkan tubuhnya, selesai dengan membersihkan tubuhnya darren memilih segera tidur mengistirahatkan tubuhnya yang sudah begitu lelah dan mengantuk
berbeda dengan darren yang baru akan tidur dikamar sebelah keisha dan darren sudah tertidur bahkan sudah berada dalam alam mimpi mereka wajah damai menghiasi keduanya yang kini saling berpelukan memberi kehangatan sagu sama lain
🌷🌷🌷
pagi menyapa sang mentari bersinar begitu cerah membuat penduduk bumi bersemangat menyambut hari ini keisha sudah selesai memasak untuk sarapan dirinya juga sudah menyiapkan pakaian kantor yang akan di kenakan sang suami ke kantor nanti tentu saja sebelum darren terbangun
keisha berjalan menaikki tangga menuju kamarnya ia membuka handle pintu dan berjalan mendekati ranjang dimana sang buah hatinya masih nyaman dengan posisi menyamping
"sayang, bangun sudah pagi" ucap keisha lembut pada edward
"hhmmtt" sahut edward masih dalam posisi mata tertutup
"bangun ya kan edward mau sekolah" ucap keisha lagi mencoba membangunkan anaknya itu
__ADS_1
"mommy udah pagi ya?" tanya edward penuh kepolosan
"iya edward bangun ya, mommy bantu bersihkan badan Edward habis itu pakai seragam lalu sarapan. oke?" keisha berucap pelan pada sang buah hatinya itu
"oke mommy" jawab Edward lalu memeluk dan mencium pipi keisha
keisha segera membawa edward kedalam kamar mandi untuk membersihkan tubuh sang anak
setelah beberapa menit berlalu keisha sudah siap mengantar Edward ke sekolahnya dirinya juga sudah menyiapkan bekal untuk dibawah anaknya ke sekolahnya
keisha pun meminta pak theo untuk mengantar mereka ke sekolah Edward sekolah taman kanak-kanak yang menjadi salah satu sekolah terbaik di kota itu
sementara darren kini tubuhnya terbungkus selimut tebal, tubuhnya menggigil suhu tubuhnya begitu panas hingga dirinya tak mampu bangun lalu memilih tetap berada dalam kamar tanpa berniat pergi ke kantor
keisha baru saja mengantar darren ke sekolahnya
"sayang, belajar yang baik ya jangan nakal" pesan keisha pada edward
"mommy juga sayang edward nanti mommy jemput lagi kalau sudah pulang" jawab keisha sebelum dirinya meninggalkan kelas edward
keisha pun memilih pulang ke mension dirinya akan kembali ke sekolah jika sudah waktunya edward untuk pulang
sesampainya keisha dimension dirinya bertemu dengan bi olif di ruang tengah
"bi olif darren sudah berangkat ke kantor?" tanya keisha
"belum nyonya muda tuan muda masih berada di kamarnya" jawab bi olif
"oh ya sudah" ucap keisha sebelum meninggalkan bi olif yang sedang membersihkan ruang tengah
jujur saat ini keisha dilanda rasa curiga namun tak punya keberanian untuk bertemu dengan darren, jika biasanya darren akan berangkat ke kantor lima menit setelah keisha berangkat mengantar edward ke sekolahnya berbeda dengan hari ini yang sudah tiga puluh menit dari jam berangkat suaminya itu ke kantor namun sang suami tak juga berangkat
menepis asumsi yang kini mulai memenuhi kepala keisha dirinya memilih pergi ke kamarnya untuk merapikan kamar, membaca novel atau sekedar berbalas pesan dengan sahabatnya freya
__ADS_1
tiga puluh menit berlalu itu artinya sudah sejam dari jam berangkat darren ke kantor dan keisha yakin suaminya pasti sudah berangkat ke kantor
keisha pun berniat ke dapur untuk memasak sesuatu sepertinya dirinya ingin membuat masakan kesukaannya
"nyonya muda mau apa biar nanti saya masakkan" ucap bi olif dan bi ana hampir bersamaan
"tidak perlu, biar saya saja oh ya bibi olif darren sudah berangkat ke kantor? tanya keisha
"belum nyonya muda tuan muda belum pernah keluar dari kamarnya" jawab bi olif yang membuat level curiga dan asumsi keisha terhadap sesuatu yang buruk telah terjadi pada suaminya meningkat drastis
tanpa mempedulikan egonya keisha berjalan menuju kamar sang suami, keisha mengetuk pintu namun sampai ketukkan yang ke tiga tak juga ada jawaban dari sang pemilik kamar tak menunggu lama keisha membuka pintu kamar darren yang terlihat sedikit gelap
"darren... darren..." panggil keisha pelan namun tak ada juga jawaban
tatapan keisha tertuju pada selimut yang menutupi seluruh tubuh yang keisha yakini itu adalah tubuh sang suami keisha mendekati sosok itu
"darren.. kamu kenapa ?" tanya keisha dengan nada khawatir namun lagi lagi tak ada jawaban hingga tiba tiba tangan keisha ditarik oleh darren membuat keisha terkejut lalu terjatuh di ranjang tepat di samping darren
darren meraih tubuh keisha dan memeluknya membuat keisha merasakan hawa panas di tubuh suaminya
"biarkan seperti ini dulu" ucap darren dengan semakin mengeratkan pelukannya pada sang istri
"kamu sakit?" jawab keisha atas ucapan sang suami
namun lagi lagi darren hanya diam saja......
🌹
🌹
🌹
Bersambung 🙏🙏🙏
__ADS_1