My Presdir My Husband

My Presdir My Husband
Hutang Penjelasan


__ADS_3

kini pesawat yang membawa darren, keisha, bibi ariani dan juga edward baru saja mendarat dengan selamat di bandara Juanda Surabaya darren segera menuju keluar bandara dimana pak dam sudah setia menunggunya


"selamat malam tuan muda nyonya muda" sapa pak dam


"selamat malam pak" jawab keisha sedangkan darren segera masuk kedalam mobilnya


setelah semua masuk kedalam mobil pak dam segera menghidupkan mesin mobil dan segera meninggalkan area bandara menuju mension


sepanjang perjalanan hanya ada kesunyian tanpa suara diam dengan pikiran masing masing tanpa ada yang memulai percakapan, darren dengan pikiran yang kacau memikirkan sang ibu dan juga anak yang kini tengah di pangku bibi ariani sedangkan keisha dengan pikiran khawatir pada sang ibu mertua


empat puluh lima menit kemudian pak dam membawa mobil memasuki halaman mension darren turun dari mobil di ikuti keisha dan bibi ariani yang sedang mengendong edward


"selamat malam tuan muda nyonya muda" sapa bi olif yang sudah lama tak bertemu dengan darren dan juga keisha kerena baru saja kembali dari kampungnya


"selamat malam bibi olif" jawab keisha


darren berjalan menaiki tangga menuju kamarnya sementara keisha berhenti di ruang tamu dirinya memilih tidur di kamar tamu bersama sang buah hati dan juga bibi ariani


kini waktu sudah menunjukkan pukul 23.00 wib baik darren maupun keisha sudah selesai membersihkan tubuh mereka sedangkan bibi olif sudah tertidur disamping edward


darren berjalan menuruni tangga dirinya akan segera ke rumah sakit untuk memastikan keadaan sang ibu sementara keisha kini berjalan menuju dapur untuk mengambil air dirinya tiba tiba saja haus


"mau kemana ?" tanya keisha yang melihat darren berjalan menuju pintu keluar


"rumah sakit" jawab darren tanpa menoleh


"aku ikut" ucap keisha lalu segera berjalan menuju kamar dimana sang buah hati tengah tertidur dengan begitu damai

__ADS_1


"bibi, aku kerumah sakit dulu titip edward " ucap keisha pelan pada sang bibi yang hanya di angguki kepala


darren sudah berada di mobil dirinya memilih membawa mobilnya tanpa pak dam dirinya juga tidak tega harus menyuruh supirnya itu untuk mengantarnya mengingat waktu yang sudah semakin larut


setelah istiranya masuk kedalam mobil dirinya segera menyalakan mesin mobil dan membawa mobilnya keluar dari mension


sepanjang perjalanan menuju ke rumah sakit lagi lagi hanya di isi kesunyian tanpa suara darren memilih fokus menyetir sementara keisha memilih menikmati pemandangan disepanjang jalan dirinya terus menatap kesamping jujur saja saat ini dirinya di hampiri rasa takut dengan diamnya daren


"kamu utang penjelasan keisha" ucap darren tanpa melihat keisha


"tidak ada yang perlu di jelaskan" jawab keisha tampa merubah posisinya


"aku sedang tidak ingin berdebat malam ini" kata daren yang sudah tak punya tenaga untuk bertengkar ditambah lagi tubuhnya yang sudah lelah


darren membawa mobilnya memasuki halaman rumah sakit, setelah selesai memarkirkan mobilnya darren keluar dari mobil di ikuti keisha dan segera menuju ruangan dimana sang ibu sedang di rawat


"bagaimana keadaan mom" tanya darren pada salah seorang bodyguard yang berjaga di depan kamar


"bagaimana dengan pak theo?" masih belum sadar pak kecelakaan itu membuat benturan keras sehingga pak theo mengalami luka di bagian kepala karena kepalanya membentur stir mobil


"siapa pelakunya"


"masih dalam pengejaran tuan muda"


darren mengepalkan tangannya dan langsung membuka handle pintu dimana sang ibu dirawat keisha yang berada di belakang juga ikut masuk kedalam


chalinda sedang tertidur di ranjang rumah sakit darren segera mendekati sang ibu menciumi keningnya

__ADS_1


"bangunlah mom darren sudah berhasil membawa keisha pulang" ucap darren pada sosok yang kini tengah tertidur dengan wajah yang sedikit memucat


darren menghampiri keisha yang kini tengah duduk di sofa ruangan itu terdapat juga fasilitas yang lain seperti tempat tidur untuk keluarga pasien, televisi dll tentu saja ruangan yang di pilih darren untuk tempat perawatan sang ibu adalah VVIP yang tentu saja megah bagi keluarga artaguna harga tak jadi masalah


"tidurlah" ucap darren pada keisha


"belum mengantuk" jawab keisha berbohong tentu saja dirinya sudah begitu mengantuk terlihat dari matanya yang sudah memerah akibat menahan kantuk


"jangan berbohong, tidurlah aku akan menjaga mommy" kata daren lagi tentu dirinya menyadari istrinya itu sudah mengantuk


"kalau kamu mengantuk tidurlah tidak usah memaksaku untuk tidur" kesal keisha lalu berjalan menuju ranjang dimana sang mama mantu sedang terbaring keisha memilih duduk di samping sang mama mantu mengelus tangan chalinda lalu mencium pipinya


"keisha disini mom" ucap keisha pelan seakan takut dirinya akan membangunkan sosok yang sudah ia anggap sebagai ibu kandungnya


apa yang keisha lalukan tak pernah lepas dari pandangan darren terukir senyum darren menyaksikan bagaimana istrinya itu begitu perhatian pada sang ibu


🌷🌷🌷🌷


tiga hari setelah kejadian dimana chalinda dan pak theo mengalami kecelakaan hari ini chalinda sudah di izinkan pulang chalinda sudah sadar sejak dua hari yang lalu dirinya mengalami banyak kemajuan dalam pemulihan karena di samping pelayanan kesehatan yang baik juga karena dirinya bahagia karena kehadiran keisha disana hanya saja perihal keberadaan edward cucunya belum ia ketahui hal itu sengaja tak di beritahu keisha maupun darren


tak menunggu lama chalinda, keisha dan darren sudah keluar dari rumah sakit setelah menyelesaikan administrasi rumah sakit dimana sang ibu di rawat bukannya mario tak mau pulang ke indonesia ketika mendengar sang istri mengalami kecelakaan hanya saja dirinya saat itu sedang berada dalam perjalanan bisnis membuatnya tak bisa pulang


chalinda tak marah pada suaminya dirinya tahu betul bagaimana pekerjaan sang suami chalinda sudah cukup bersyukur karena ada darren dan juga keisha menantunya yang selalu setia mendapingginya


keisha selalu setia memegang tangan chalinda untuk berjalan pelan mengingat ibu mertuanya itu belum pulih benar darren yang berjalan di belakang mereka diam diam menaruh rasa kagum pada istrinya yang begitu menyayangi ibunya membuatnya berjanji dalam hati tidak akan melepaskan keisha meski kini jauh dari lubuk hati darren yang paling dalam dirinya masih bertanya-tanya siapa ayah dari anak keisha


🙂

__ADS_1


🙂


reader setiaku maafkan author jika terlambat update yha author lagi kurang sehat tapi author tetap akan usaha buat upload meskipun mungkin tidak perhari 🙏🙏🙏


__ADS_2