My Presdir My Husband

My Presdir My Husband
Kecewa


__ADS_3

Sekali lagi terimakasih banyak untuk kalian yang masih setia membaca cerita author 🙏🙏


author mau ingatkan untuk para reader jaga kesehatan kalian dimana pun kalian berada jangan sampai imun tubuh kalian turun yha🙏😘


oh iya author juga mau kalian kasih ide untuk kelanjutan ceritanya karena kadang kadang author kehilangan ide untuk kelanjutannya 🙏🙏🙏


🌷🌷🌷🌷


Keisha dan edward baru saja sampai di mension keduanya baru saja berkunjung ke kediaman bibi ariani keisha juga menyempatkan membawa edward untuk berkunjung ke makam nenek dan kakeknya ini adalah kali pertama buat edward


edward segera berjalan menaikki tangga menuju kamarnya dan juga mommynya keisha pun berjalan di belakang anaknya mengantar sang buah hati untuk beristirahat. waktu sudah menunjukkan pukul 17.00 wib dan edward akan memilih tidur setelah dirinya membersihkan tubuhnya dan juga setelah mengisi perutnya


kebiasaan edward yang memang sudah menjadi ciri khasnya adalah memilih tidur jika moodnya sedang tidak baik dirinya masih kesal pada mommynya yang tak kunjung mengiyakan keinginannya


sementara keisha berjalan menuruni tangga setelah memastikan edward sudah sampai di dalam kamar untuk mengambil makanan yang akan di berikan pada anaknya yang sedang merajuk itu.


keisha nanti akan membicarakan keinginan edward pada darren ketika suaminya itu pulang dari kantor dirinya akan meminta darren untuk mengatakan pada buah hati mereka jika mereka tidak bisa memberikan apa yang di inginkan putranya sehingga edward tak berharap lagi pada keinginanya


meski keisha tahu putranya akan kecewa namun paling tidak edward tidak terlalu terluka dengan janji palsu darren dengan mengatakan berkata jujur sejak dini edward tidak akan berharap apapun pada kedua orang tuanya yang jelas jelas tidak memiliki hubungan yang baik.



setelah memakan makanan yang disiapkan oleh sang ibu edward pun mulai bersiap memposisikan tubuhnya di atas ranjang untuk segera tidur ia masih berharap jika sang ibu akan mengabulkan keinginannya



hembusan angin sore membuat edward terbuai dengan kenyamanan hingga dirinya tertidur menyatu dalam mimpi indahnya terlihat wajah damai yang menghiasi wajah tampan bak seperti sang ayah yang juga memiliki ketampanan di atas rata rata hingga membuat semua wanita akan bertekuk lutut bila berhadapan dengannya



namun berbeda dengan sang ibu, keisha bahkan akan memilih menolak pernikahannya dengan darren jika saja dirinya di beri pilihan, sayang keisha hanya memiliki satu pilihan dan pilihan itu adalah menikah dengan darren pria yang berhasil mengambil sesuatu yang berharga darinya namun juga pria yang telah memberinya putra yang begitu tampan



kehadiran edward bahkan memberi kehidupan yang baru bagi keisha ditengah kesendiriannya, putranya itu mampu menjadi penguat batin keisha yang seakan ingin menyerah pada kehidupan saat itu. hari hari yang dilalui keisha menjadi cerah karena edward keisha kembali menemukan harapan hidupnya


__ADS_1


perjalanan waktu tak akan ada yang mampu menjeda, hari demi hari bergulir begitu cepat membawa edward menapaki kehidupan yang kian rumit, dua bulan lagi tepatnya di tanggal 21 oktober dirinya akan genap berusia yang ke empat tahun.



keisha yang baru saja masuk kedalam kamar tampak memperhatikan tubuh sang buah hati yang kini tengah berbaring di ranjangnya, dirinya pun menarik selimut agar menutupi tubuh sang anak lalu bergegas menutup pintu kaca yang menjadi pembatas antara kamar dan balkon menarik golden untuk menutupi kaca lalu kembali berjalan ke arah ranjang mengecup kening edward sebelum dirinya memilih keluar kamar



waktu di dinding menunjukkan pukul 20.00 wib namun darren belum juga kembali dari kantor keisha sedikit terlihat khawatir namun tak menampakkannya ia begitu sadar rasa khawatirnya tidak akan berdampak apa apa pada suaminya itu



keisha melangkah menuju dapur untuk mengambil segelas air putih untuk di bawah ke kamar di saat yang bersamaan terdengar suara mobil memasuki halaman mension, seakan tak mau tahu keisha memilih melanjutkan aktivitasnya setelah selesai menuang air di dalam gelas keisha pun memilih untuk kembali ke kamar namun baru akan menaikki tangga yang ke dua dirinya mendengar langkah kaki seakan berada di belakangnya



keisha pun membalik tubuhnya melihat siapa yang berjalan ke arahnya meski sejujurnya ia sudah dapat menebak siapa pemilik langkah itu



"baru pulang?" refleks keisha bertanya ketika tebakkannya benar




keisha pun ikut berjalan di belakang sang suami hingga sesampainya di lantai dua ketika darren ingin membuka pintu kamarnya keisha berucap



"kita perlu bicara" ucap keisha



darren mengangguk lalu berkata "masuklah, aku ingin membersihkan tubuh terlebih dahulu" jawab darren


__ADS_1


"nanti saja setelah kamu mandi" ucap keisha lalu berlalu ke kamarnya



lima belas menit kemudian keisha keluar dari kamarnya dan masuk kedalam kamar suaminya tanpa mengetuk pintu dugaan keisha suaminya itu pasti sudah selesai membersihkan tubuhnya


namun kali ini dugaannya salah keisha masuk ke kamar darren bersamaan dengan darren yang baru keluar dari kamar mandi keisha menarik napas dalam-dalam ketika matanya bertatapan dengan mata suaminya dirinya segera membalikkan tubuhnya ketika melihat darren keluar dari kamar mandi hanya menggunakan handuk


"tidak usah keluar" ucap darren ketika melihat sang istri yang akan berjalan keluar


"mau bicara apa?" tanya darren pada keisha yang tahu maksud kedatangan istrinya ke kamarnya


"ini mengenai edward" jawab keisha


"oh, jadi kapan rencananya?" ucap darren mengoda sang istri


"aku datang kesini ingin memintamu agar mau berkata jujur pada edward agar ia tak perlu berharap apa apa" keisha berucap tegas


"aku tidak pernah memberinya janji palsu, ia akan mendapatkan keinginannya meski waktunya tak tahu kapan" jawab darren memberi peringatan kepada keisha


"kita akan mengabulkan keinginannya" sambung darren


"aku tidak setuju" jawab keisha


"kalau kamu tidak setuju aku bisa mencari wanita lain" goda darren


darren berniat mengoda keisha dengan ucapannya namun darren terlambat menyadari jika ucapannya membuat keisha terluka, keisha kecewa pada darren


"lakukan sesukamu, aku tidak mau peduli" ucap keisha lalu berlari keluar dengan air mata yang sudah memenuhi matanya siap menetes kapan saja lagi lagi ucapan darren membuatnya kecewa


darren yang baru sadar akan ucapannya hanya mampu menyesali perbuatannya niat hati ingin membuat istrinya cemburu malah berakhir dengan membuat keisha kecewa....


🌷


🌷


🌷

__ADS_1


sampai sini dulu yha guys...🙏🙏🙏🙏


__ADS_2