
Jam makan siang pun tiba, chalinda memanggil darren untuk bergabung diruang makan bersama dirinya, keisha dan juga bibi ariani sedangkan edward sudah tertidur dikamarnya, darren pun segera bersiap turun untuk makan siang bersama dengan keluarganya
dimeja makan darren menatap sang isteri yang terlihat masih kesal padanya, darren diam diam tersenyum dalam hatinya jujur saja dirinya masih belum percaya akan kehadiran keisha di sana dirinya yang dulu hanya akan makan sendirian namun kini ada keisha disana sosok istri yang diam diam ia rindukan
"makanlah setelah ini mommy ingin berbicara" ucap chalinda pada darren yang hanya di angguki kepala oleh sang anak
semua makan dengan diam tanpa ada suara hanya terdengar suara gesekan dari sendok dan piring yang saling bersautan
dua puluh menit berlalu kini semua yang ada di ruang makan sudah selesai dengan aktivitasnya masing masing darren menatap sang ibu seakan bertanya ingin berbicara apa sang ibu yang mengerti maksud sang anak pun berdehem mengatur napas
"darren, hmmp begini keisha dan edward baru saja kembali dan mommy ingin membawa mereka ke jerman boleh kan ??" darren yang sedang meneguk air terkejut dan terbatuk batuk keisha yang berada di samping darren langsung memberikan segelas air pengganti
"minumnya pelan pelan darren" ucap chalinda
tentu saja ucapan chalinda hanya sekedar gurauan semata namun jika darren setuju ia akan dengan senang hati membawa anak mantunya dan juga cucunya itu ke negara dimana suaminya berada
namun melihat sikap yang di tunjukkan anaknya itu tentu saja chalinda mengerti jika darren tidak akan memberikan izinnya pada mommynya
sementara keisha yang tidak tau apa apa hanya diam saja di tempatnya dan menatap sang ibu mertua yang kini tersenyum padanya
"ya kan mama cuma mau minta izin kalau tidak di izinkan tidak apa apa" kata chalinda lagi
"mommy kan tahu keisha baru kembali mommy tega pisahkan darren sama dia lagi" jawab darren asal dirinya tidak tahu harus mengatakan apa untuk menolak permintaan sang ibu
"iya mommy tahu mommy juga tadi cuma bercanda hanya mau lihat tanggapan kamu" ucap chalinda yang langsung berdiri dan menghampiri bibi ariani untuk meninggalkan darren dan keisha
darren yang baru menyadari bahwa dirinya baru saja di kerjai sang ibu menjadi salah tingkah apalagi di sampingnya masih ada keisha
"kalau rindu bilang" ucap keisha sebelum meninggalkan darren sendiri dan bergabung bersama ibu mertuanya dan bibi ariani
diruangan tengah ketiganya sedang asik berbincang terdengar suara tawa yang tak putus-putusnya
"ibu, keisha boleh saya berbicara sebentar ?" ucap bibi ariani
__ADS_1
" tentu saja boleh" jawab chalinda
"sepertinya saya harus kembali ke riau, keisha juga kan sudah disini" kata chalinda tenang
keisha yang mendengar itu terkejut dan menghampiri bibi ariani
"kenapa bi, bibi tidak enak tinggal disini?" tanya keisha
dengan sendu bibi ariani mencoba menatap keponakannya itu seolah membenarkan jika dirinya memang tidak nyaman dan merasa tidak pantas berada dimension
"jika bibi merasa tidak enak tinggal disini bibi maukan tinggal dirumah keisha, rumah mama sama papa keisha sebelum meninggal" ucap keisha
bibi ariani menganggukan kepalanya tanda ia setuju tinggal dirumah adiknya yang kini telah meninggal
ucapan keisha akan rumah ibu dan ayahnya menyadarkan chalinda akan apa yang ia lewatkan selama dua hari ini, alasannya menyuruh darren mencari keisha adalah untuk memastikan apakah benar keisha putri dari andara dan edrea
"keisha mommy boleh bertanya sesuatu?" tanya chalinda
"apakah keisha anak dari andara dan edrea?" tanya chalinda
keisha merasa terkejut ibu mertuanya tahu siapa ayah dan ibunya selama ini dirinya tak pernah bercerita pada siapapun tentang kedua orang tuanya kecuali pada orang yang sudah begitu lama mengenalnya.
"mommy tahu ayah dan ibu keisha?" tanya keisha penasaran
"jadi benar keisha putri dari andara dan edrea" chalinda kembali berucap kini keisha mengangguk membenarkan ucapan sang ibu mertua
chalinda mendekati keisha mencium dan memeluknya ia begitu bahagia mengetahui kebenaran akan keisha yang ternyata putri dari sahabatnya sosok yang ia cari selama ini
chalinda tak hentinya memeluk keisha dengan air mata yang sudah tak terbendung lagi dirinya melepas rindunya pada edrea dengan terus memeluk keisha.
darren yang tiba di ruang tengah sontak saja binggung dengan keadaan disana, ibunya yang terus memeluk sang istri dengan air mata dirinya menggaruk tengkuknya yang tidak gatal lalu berdehem membuat chalinda mengurai pelukannya dari keisha
"darren istri kamu ini putri dari sahabat mommy yang sudah lama mommy cari" jelas chalinda pada anaknya yang tampak binggung
__ADS_1
darren yang sudah mengerti pun hanya menganggukkan kepalanya tanda ia paham apa yang sudah terjadi
🌷🌷🌷
jam istirahat siang pun tiba chalinda menyuruh keisha dan darren istrahat di kamar mereka begitupun dirinya dan bibi ariani keduanya memilih beristirahat di kamar masing masing
keisha segera berjalan menaiki tangga menuju kamar darren seperti perintah sang mertua sesampainya di depan kamar dirinya langsung masuk tanpa mengetuk pintu sebab ia tahu darren masih berada di bawah
ia segera menuju ranjang big size milik suaminya untuk beristirahat mengingat matanya sudah begitu berat baru saja akan menutup mata pintu kamar terbuka terdengar suara langkah kaki berjalan mendekati ranjang dan tentu saja keisha tahu itu adalah suaminya
"tumben tidur disini rindu ya? sudahlah jujur saja" ucap darren menggoda keisha
keisha yang mendengar itu hanya memutar matanya seolah ucapan suaminya itu terlalu berlebihan kalau saja bukan karena sang mertua dirinya juga tidak akan mau tidur seranjang dengan pria disampingya itu
"kamu boleh pindah kesebelah jika mau" jawab keisha dengan mata tertutup
"sudah berani mengusir?" tanya darren
"aku lelah bisakah kita tidak berdebat lagi?" tanya keisha yang sudah begitu mengantuk dan ingin segera tidur
darren yang sadar jika keisha sudah mengantuk berat tak menjawab lagi namun memilih mendekat dan mencium pipi keisha
keisha bukannya tidak menyadari namun dirinya sudah begitu lelah hingga matanya enggan untuk terbuka lalu membiarkan hal itu begitu saja dan memilih melanjutkan tidurnya
🙂
🙂
🙂
🙂
Hay reader apa kabar kalian? Author harus meminta maaf kepada kalian atas keterlambatan Author untuk update dikarenakan Anemia yang tak kunjung membaik hingga harus mengabaikan permintaan kalian 🙏🙏 jaga kesehatan kalian ya🙏🙏
__ADS_1