
Liburan adalah hari yang paling di nanti oleh hampir seluruh orang yang bekerja atau mereka yang tengah duduk di bangku sekolah, liburan menjadi moment yang yang tepat untuk pergi ke suatu tempat untuk bersantai bagi mereka yang memiliki hari hari yang sibuk
Hal yang sama yang di rasakan oleh edward dirinya memang sedang menanti hari liburnya setelah selesai dengan ujian semesternya, dirinya bahkan sudah meminta pada sang ayah jika liburan tiba dirinya ingin mengunjungi kakek dan neneknya yang berada di negara Jerman, negara yang tergolong negara maju itu edward sudah lama ingin pergi ke sana dan darren sudah menyetujuinya meski belum memberitahukan rencana itu pada sang istri.
Pagi ini di kediaman darren dan keluarga kecilnya mereka sedang menikmati sarapan pagi sebelum beraktivitas seperti biasa,
“sayang, ada yang ingin aku bicarakan” ucap darren
“ada apa?” tanya keisha
“aku ingin mengajakmu dan darren pergi ke jerman” kata darren
“horee” edward bersuara
“dalam rangka?” keisha cukup terkejut dengan apa yang di katakan dengandarren
__ADS_1
“aku hanya ingin berlibur dan ingin mengunjungi mommy dan daddy” jawab darren
“oh, baiklah. Kapan kita berangkat?” keisha kembali bertanya
“apakah kamu setuju?” bukan menjawab darren malah kembali bertanya
Keisha hanya menganggukkan kepalanya tanda setuju
“lusa kita akan berangkat” kata darren
“baiklah aku akan menyiapkan segala sesuatunya” keisha berucap sambil berdiri dari tempatnya karena sudah selesai dengan sarapannya.
“ada apa?” tanya keisha
Namun darren tak menjawab dirinya lalu memposisikan tubuhnya dengan perut sang istri lalu mencium perut keisha yang sudah tampak mulai membesar itu
__ADS_1
Keisha hanya tersenyum melihat tingkah sang suami ia sungguh merasakan kebahagian yang tak pernah ada habisnya, meski dulu ketika dirinya mengandung edward hampir tidak pernah darren bertanya akan apa yang ia rasakan namun kini pada kehamilannya yang kedua dirinya begitu di manjakan darren.
Kehidupan yang di jalani keisha saat ini adalah mimpinya ketika dulu dirinya masih sendiri setelah di putuskan rio, keisha hanya bisa berharap suatu saat dirinya bisa menemukan pria yang bisa menjadi ayah yang baik bagi anak anaknya kelak dan ternyata mimpinya terwudud dengan kehadiran darren di kehidupannya.
Meskipun pertemuannya dengan darren adalah kesalahan hingga berakhir luka namun kini takdir kembali membawa mereka untuk bersama dalam hubungan yang di sebut keluarga, baik keisha maupun darren pun kini sudah menerima pribadi masing masing dan memilih menjalani kehidupan masa kini dimana ia dan darren sudah memiliki edward buah hati mereka yang membutuhkan kasih sayang dan perhatian mereka.
“jangan terlalu lelah” ucap darren pada keisha lalu mencium kening sang istri
Keisha hanya menganggukkan kepalanya lalu tersenyum
Ke esokkan harinya sesuai dengan rencana darren mereka pun berangkat menuju ke jerman negara masa kecilnya, negara yang menjadi saksi bisu dirinya kehilangan sosok nenek yang begitu ia sayangi
Sepanjang perjalanan mereka darren selalu mengandeng tangan keisha tanpa melepaskannya, seakan ingin memberitahu pada siapapun bahwa dirinya tak ingin kehilangan sosok yang kini telah berhasil merebut hatinnya, sosok yang telah memberinya putra dan calon bayi yang akan melengkapi rasa bahagianya menjadi seorang ayah.
Sesekali darren mengecup kening keisha dan semakin mempererat genggaman tangannya ketika mereka telah berada di dalam pesawat, keisha duduk di samping darren sedangkan edward duduk di depan mereka bersama dengan bibi ariani yang memang sengaja di bawah keisha agar bibi ariani tidak kesepian.
__ADS_1
perjalanan ke jerman mungkin menjadi perjalanan keisha pertama kali dengan darren saat liburan, hal ini karena sibuknya sang suami dan hubungan mereka yang sudah jauh dari kata baik, bahkan kemesraan mereka bak seperti pasangan muda mudi yang baru berpacaran.
keisha hanya bisa berharap kedepannya mereka akan semakin baik, apalagi mereka akan menanti kehadiran kedua buah hati mereka...