
sebulan berlalu keisha yang masih kecewa pada darren selalu menghindar ketika mereka bertemu di mesion kesibukkan darren yang kian bertambah dan harus bolak-balik ke luar kota menjadi keuntungan tersendiri bagi keisha sebab dirinya tak perlu repot repot mencari alasan jika tak sengaja bertemu dengan suaminya di rumah
jika kesibukan darren menjadi keuntungan bagi keisha namun tidak dengan darren ia nyaris stress hampir setiap hari dirinya kesana kemari untuk urusan pekerjaan hingga tak ada waktu bertemu dengan sang buah hati sebab meski berada dalam rumah yang sama darren bahkan tak bisa bertemu dengan edward sebulan ini alsanannya darren akan pergi sebelum edward bangun dan akan pulang ketika edward sudah terlelap
kadang darren harus menahan rindu pada buah hatinya ketika dirinya terpaksa harus menginap di luar kota hingga beberapa hari bahkan berminggu minggu untuk menyelesaikan proyek dan pembukaan cabang perusahaan yang baru
sementara keisha meski dirinya sering di kecewakan oleh darren namun ia harus jujur kadang rasa rindu datang menyapanya membuatnya sering berharap ia dapat melihat darren berada di rumah meski secara diam diam jika ia rindu dirinya akan pergi ke kamar sang suami untuk mengobati rasa rindunya
perasaan gensi dan ketakutan akan rasa nyaman yang nanti akan membawanya pada lukalah yang membuat dirinya tak mau menghubungi darren meski hatinya ingin mendengar suara sang suami keisha harus menekan dalam-dalam rasa rindunya sebisa yang ia mampu agar tak sampai salah lagi
kini waktu semakin berlalu tampak sang senja menghiasi langit sore, keisha begitu menikmati pemandangan langit sore itu dari balkon kamar darren dirinya harus mengakui bahwa ungkapan "hal yang tidak bisa tenggelam bersama dengan datangnya senja adalah rasa" ungkapan itu memang benar adanya. keisha sudah mencoba membuang perasaannya pada darren namun lagi lagi rasa itu bukannya pergi malah semakin kuat
keisha melipat tangannya di dada sambil menutup mata ia merasakan hembusan angin sore yang membuatnya terbuai, senja pelan tapi pasti mulai tenggelam kembali ke peristirahatannya membuat langit tampak sedikit gelap
tiba tiba keisha merasakan tubuhnya seperti ada yang memeluk dan benar saja keisha yang membuka matanya melihat sebuah tangan yang melingkar di bagian perutnya ia mencoba memutar badanya namun tak bisa sebab tangan yang melingkar itu kian erat
dari wangi parfumnya keisha hapal betul bawah itu adalah milik suaminya namun dirinya belum percaya sepenuhnya mengingat darren sedang berada di luar kota itu sebabnya dirinya berusaha untuk berbalik melihat siapa yang berani memeluknya
dengan usahanya keisha berhasil membalikkan tubuhnya meski harus dengan kasar melepas tangan yang melingkar di perutnya
"darren..." ucap keisha pelan
__ADS_1
bukannya menjawab ucapan sang istri darren malah kembali memeluk keisha lalu detik selanjutnya ia mencium kening keisha
Flash back
darren baru saja keluar dari kantor untuk pulang ke mension sepanjang perjalanan ia hanya merasakan kerinduan pada keisha dan buah hati mereka dirinya benar benar merindu saat ini dirinya berniat akan segera bertemu dengan istrinya itu untuk meminta maaf atas kesalahannya saat itu meskipun sudah beberapa kali dirinya meminta maaf namun keisha tetap saja mendiamkannya namun kali ini tekat darren apapun yang terjadi dirinya akan mendapatkan maaf dari keisha meski harus berlutut dirinya sudah tidak tahan lagi dengan kediaman istrinya itu
darren segera menancap gas pada mobilnya membawa mobilnya melaju di jalan yang terlihat sedikit sepi rasa rindu membuatnya ingin segera sampai di rumah. tiga puluh menit berlalu darren kini memasuki halaman mension dirinya segera memarkirkan mobilnya di parkiran lalu berjalan menuju kamarnya
setelah sampai di depan kamar darren membuka pintu kamarnya namun baru saja melangkah pandangannya tertuju pada balkon kamarnya yang terbuka kacanya ia sedikit heran sebab biasanya pintu yang terbuat dari kaca itu tertutup saat dirinya pulang dari kantor
merasa penasaran dirinya melangkah dengan pelan hingga matanya menangkap sosok yang selama ini ia rindukan darren melangkah mendekat namun sepertinya hal itu tak disadari keisha yang sedang asik menutup mata menikmati hembusan angin sore
namun hanya sepuluh detik darren kembali menarik keisha dalam pelukannya lalu mencium keningnya
flash off
"keisha katakan padaku apa yang harus aku buat agar kamu memaafkanku, kamu tahu sikap diammu membuatku tak nyaman" ucap darren di sela sela pelukannya
keisha masih diam dirinya terlalu terkejut dengan apa yang dilakukan darren
sejujurnya pelukan ini yang sebulan ini ia tunggu, dirinya merindukan darren meski kadang hatinya terluka oleh sikapnya namun tetap saja ia tak bisa melupakan sosok yang telah memberinya putra yang begitu tampan
__ADS_1
keisha menangis dalam pelukan darren membuat darren takut jika ucapannya kembali melukai hati istrinya
"ada apa?, apa aku melukaimu lagi?" tanya darren
keisha tak menjawab namun ia menggelengkan kepalanya membuat darren lega namun masih binggung dengan Keisha yang semakin terisak
"lalu mengapa menangis?" darren kembali bertanya
"aku...aku..keisha berhenti sejenak namun kembali melanjutkan ucapannya, aku.. merindukanmu" jawab keisha yang kembali menangis namun ucapannya membuat darren tersenyum lalu kembali menciumi kening keisha
🌷
🌷
🌷
***Bersambung....
baper nggak....???🙂🙂🙂
sampai sini dulu ya 🙏🙏🙏🙏***
__ADS_1