My Presdir My Husband

My Presdir My Husband
Marah


__ADS_3

detik berganti menit jam berganti hari dan bulan berganti tahun tak terasa begitu cepat waktu bergulir meninggalkan kerasnya kehidupan


tiga tahun rasanya baru kemarin, keisha menatap sang pujaan hati dengan penuh kasih membuat dirinya kembali mengingat ayah dari anaknya yang entah dimana


keisha tersenyum miris pada dirinya sendiri yang masih bisa memikirkan daren yang telah mengabaikannya, tiga tahun perpisahan mereka tak sehari pun ia lewati tanpa bersedih memikirkan kehidupan sang anak kedepannya


derai air mata ikut menjadi saksi bagaimana perjuangannya melewati hari hari tersulitnya apalagi ketika satu waktu buah hatinya itu demam panas dan harus dilarikan ke rumah sakit bwruntung keisha memiliki bibi yang selalu setia menemaninya dan memberi kekuatan


Edward Alexander pemilik separuh hatinya yang kini tertidur dalam pangkuan sang ibu pemberi semangat untuk keisha melanjutkan hari hari tersulitnya tanpa di dampingi daren


pernah keisha berharap jika daren datang mencarinya namun ternyata harapannya itu hanya sebatas khayalan yang tak mungkin menjadi nyata jangankan mencari keberadaan istrinya menghubungi keisha meski hanya sekali saja tak pernah


keisha kembali menatap sang buah hati yang masih nyaman dalam gendongannya wajah edward mewarisi wajah tampan daren yang membuat keisha sedikit tak terima pada takdir ia yang mengandung selama sembilan bulan dan merawatnya dengan sepenuh hatinya namun tetap saja wajah sang ayah yang menempel pada sang anak


"melamun lagi kei" kata bibi ariani membuat keisha terkejut


keisha tersenyum lalu menggeleng-gelengkan kepala mencoba menolak ucapan sang bibi


"jangan berbohong kei bibi tahu betul bagaimana sikapmu jika sudah diam"


"bawalah Edward ke kamar apa kamu tidak lelah memangkunya" bibi ariani kembali berucap


"tidak bi, keisha senang menatapnya ketika sedang tidur" jawab keisha

__ADS_1


"ya sudah bibi mau ke pasar dulu kamu baik baik di rumah jangan kemana mana" ucap bi ariani pada keisha sebelum berangkat ke pasar membeli kebutuhan mereka selama seminggu kedepan


bibi ariani memang akan membeli keperluan dalam seminggu dalam setiap minggunya baik bibi ariani maupun keisha hanya akan pergi ke pasar sekali saja hal ini karena keisha hanya akan berada dirumah ketika hari minggu saja selebihnya keisha akan pulang malam dari kantor tempatnya bekerja sehingga bibi arianilah yang menjaga Edward di rumah membuat bibi ariani tidak bisa keluar rumah meninggalkan Edward sendiri seperti hari ini bibi ariani yang pergi ke pasar dan keisha yang menjaga edward karena hari ini hari minggu keisha bisa bersantai menghabiskan waktu bersama Edward dan bibi ariani


sementara di tempat berbeda sebuah pesawat baru saja mendarat di bandar udara internasional Juanda Surabaya pesawat tersebut baru saja berangkat dari Singapura dan salah satu penumpangnya adalah ibu daren


chalinda segera menuju keluar dari bandara dan segera berjalan ke pintu keluar dimana pak theo sudah setia menunggu untuk mengantar nyonyanya ke mension kediaman artaguna


sepanjang perjalanan terasa sunyi tak ada yang membuka suara hingga tiba tiba chalinda menanyakan kabar keisha pada pak theo


pak theo pun menjelaskan jika nyonya mudanya sudah tiga tahun tak berada di mension membuat chalinda terkejut dan marah pada daren pak theo tak memberitahu alasan keisha pergi dari mension sebab dirinya tidak berhak memberi penjelasan apapun pada nyonya besarnya itu pak theo hanya memberitahu apa yang ia ketahui saja perihal alasan keisha keluar dari mension biarkan pak daren yang menjelaskan


chalinda benar benar sudah tidak bisa menahan diri untuk tidak marah dan ingin segera menanyakan pada anaknya alasan kepergian sang menantu


hampir satu jam perjalanan dari bandara menuju mension dan akhirnya mereka pun sampai di halaman mension setelah memakirkan kendaraannya pak theo segera membukakan pintu mobil untuk nyonya besar tak menunggu lama chalinda keluar dari mobil dan segera berjalan menuju ruang utama


"selamat pagi bi" jawab chalinda sambil terus berjalan namun chalinda kembali memutar badannya dan memanggil bi ana


"bi ana" panggil chalinda


mendengar namanya di panggil oleh nyonya besar bi ana segera menghampiri chalinda dan bertanya "ada apa nyonya besar"


"bi ana tolong jawab dengan jujur apakah bi ana tahu alasan keisha pergi dari sini" ucap chalinda

__ADS_1


"maaf nyonya kalau alasan kepergian nyonya muda saya tidak tahu hanya sebelum nyonya muda keluar dari sini sempat ada pertengkaran antara tuan muda dan nyonya muda" jelas bi ana dengan takut takut sebab meskipun sang nyonya di kenal baik namun jika sudah marah terlihat menakutkan


"baiklah bi, dimana daren?" tanya chalinda


"di kamarnya nyonya" jawab bi ana


"baiklah bi, tolong siapkan makanan saya tiba tiba lapar" ucap chalinda dengan senyum bi ana yang mendengar itu pun segera menuju dapur untuk memasak


chalinda menaikki tangga menuju kamar daren belum sampai di lantai dua daren sudah keluar kamar dan menatap sang ibu yang sedang menatapnya juga seakan akan memangsanya


"daren jelaskan pada mommy alsana keisha keluar dari rumah ini?" tanya chalinda setelah sampai dihadapan daren


"jelaskan mengapa kamu tidak memberitahu mommy dan Daddy selama ini jika hubungan kalian sedang tidak baik baik saja" ucap chalinda lagi


"maafkan daren mom, semua salah daren dan penyebab keisha keluar dari rumah ini adalah daren dan alasan daren tidak memberitahu mommy dan Daddy adalah karena daren yakin bisa menyelesaikan masalah daren" daren coba menjelaskan pada mommynya


"daren mommy tidak mau tahu dalam minggu ini kamu harus membawa keisha lagi ke rumah ini" ucap chalinda lalu meninggalkan daren yang tertunduk di depan kamarnya


kini daren binggung akan apa yang harus ia lakukan ia sendiri tidak tahu dimana keberadaan istrinya itu


dengan langkah cepat daren melangkah menuju kamarnya mengambil handphone lalu menelpon seseorang di seberang sana


"kerahkan semua anggotamu untuk mencari keisha" setelah mengatakan itu daren terduduk di ranjangnya

__ADS_1


"dimana kamu sekarang, kamu benar benar keras kepala keisha luisa aurora" batin daren....


permohonan maaf author pada kalian reader maaf karena author tidak bisa menepati janji untuk update ceritanya setiap hari 🙏🙏 mohon kalian bersabar yha 🙏


__ADS_2