
keisha masih setia menunggu darren menghabiskan makanannya namun belum habis menunggu keisha di kejutkan dengan suara ketukan pintu di iringi tangisan dari seorang anak yang keisha tahu itu adalah edward
keisha yang khawatir segera meninggalkan darren yang juga ikut menatap kearah pintu mengikuti tubuh istrinya yang berjalan sedikit berlari
keisha membuka pintu kamar
"ada sayang, kenapa menangis?" ucap keisha sambil berjongkok mensejajarkan diri dengan edward yang sudah menangis sesenggukan
"maafkan saya nyonya muda tapi den edward sudah menangis ketika saya menjemputnya dan terus mencari nyonya muda" kata bi ana yang berada di belakang edward
"tidak apa bi ana, edward biar saya saja yang membujuk bi ana kembali saja ke dapur terimakasih banyak sudah mau menjemput Edward di sekolahnya" jawab keisha dengan nada tenang
"sama sama nyonya muda saya permisi dulu " ucap bi ana sebelum meninggalkan keisha dan juga edward yang masih saja menangis
"sekarang cerita sama mommy, apa alasan Edward menangis, anak laki-laki kok nangis?" keisha mencoba bertanya pelan pelan pada anaknya itu
"edward ingin punya adik cewek mommy seperti teman teman edward yang lain" jawab edward menceritakan keinginannya pada sang ibu
keisha yang mendengar ucapan sang anak tampak terkejut hingga dirinya refleks terbatuk-batuk dirinya tak menyangka jika edward akan meminta sesuatu yang mustahil ia kabulkan
mengingat hubungannya dengan suaminya yang kian tak menentu membuat keisha binggung harus menjawab apa atas permintaan edward
keisha menatap sang anak yang kini sudah berhenti menangis namun masih saja cemberut menatap dirinya
"sayang, keinginan edward di ganti yaa.. nanti mommy akan ajak edward jalan jalan beli mainan yang banyak. bagaimana?" keisha mencoba menawarkan kesepakatan yang lain
namun bukannya senang edward malah berlari kedalam kamar milik Daddynya darren yang melihat anaknya berlari ke arahnya tersenyum
"Daddy,.." panggil edward
__ADS_1
"iya,, sayang jangan menangis yaa anak daddy kan pintar" hibur darren pada anaknya
"edward mau apa, daddy pasti akan mengabulkan permintaan edward" ucap darren
dirinya sudah mendengar percakapan antara anaknya dan istrinya itu namun seakan ingin mendengar lebih jelas darren kembali bertanya kepada anaknya itu
"benarkah? daddy harus janji akan menepatinya" jawab edward
"daddy janji" kata darren seakan menyanggupi permintaan anaknya
"edward mau adik perempuan seperti teman-teman yang lain" edward kembali mengulang keinginannya
"daddy bisa kan kasih edward adik?" ucap edward dengan begitu polos
" bisa, hanya saja edward harus memintanya pada mommy dulu" jawab darren dengan senyum sambil menatap kearah keisha yang masih setia berdiri di depan pintu
edward menatap sang ibu yang kini berjalan kearahnya
"tapi mommy mau kan kasih adik buat edward" jawab edward dengan tatapan memohon
keisha menarik napas dalam-dalam dirinya tidak habis pikir anaknya itu bisa meminta sesuatu yang dirinya pun tidak pernah memikirkannya
mata edward kembali berkaca kaca ketika tak mendapat jawaban dari sang ibu
darren yang melihat itu menjadi tidak tega lalu bangun dari tempat tidurnya lalu berjalan menghampiri anaknya
"edward ganti baju dulu ya, habis itu makan lalu tidur daddy janji akan kasih adik buat edward" ucap darren menghibur anaknya
sementara keisha menatap sang suami dengan wajah tidak percaya bagaimana suaminya itu bisa dengan mudah menjanjikan sesuatu yang sulit terjadi keisha mulai berpikiran macam macam
__ADS_1
"apa darren akan meminta wanita lain untuk tidur bersamanya" batin keisha yang sudah dipenuhi berbagai asumsi
keisha menatap edward lalu mengendongnya menuju kamar di sebelah kamar darren, menganti pakaiannya lalu membawa edward ke lantai satu untuk makan setelahnya keisha menidurkan anaknya
tak terasa waktu sudah menunjukkan pukul 13.00 wib dan dirinya memilih tidur di samping edward
🌷🌷🌷
malam pun tiba setelah makan malam keisha membawa edward masuk ke kamarnya untuk beristirahat dirinya ikut berbaring disampingnya hingga dirinya pun ikut tertidur
tengah malam keisha terbangun dirinya menatap ke arah nakas namun disana tak ada gelas berisi air dirinya lupa membawa air kedalam kamar seperti kebiasaannya
keisha pun memilih keluar kamar untuk mengambil segelas air di dapur dirinya berjalan menuruni tangga sejujurnya dirinya begitu mengantuk namun ia paksakan untuk berjalan
setelah sampai di dapur keisha segera mengisi gelas dengan air lalu kembali berjalan menaikki tangga menuju kamarnya namun karena terlalu mengantuk keisha salah kamar dirinya masuk ke dalam kamar darren
darren yang sedang memeriksa file yang di kirim raka pun menatap ke arah pintu saat mendengar pintu kamarnya terbuka dan dirinya merasa binggung melihat keisha berjalan ke arahnya
keisha berjalan kearah nakas menyimpan gelas berisi air lalu berbaring di ranjang milik suaminya dirinya benar benar sudah mengantuk hingga tak menyadari jika dirinya berada di kamar darren
darren hanya tersenyum melihat keisha dirinya lalu melanjutkan pekerjaannya hingga selesai, darren pun mematikan laptopnya dan ikut berbaring disamping keisha
darren mencium pipi keisha sebelum tidur dirinya bahkan memeluk keisha agar menghadap dirinya
🌹
🌹
🌹
__ADS_1
Bersambung. ...