My Presdir My Husband

My Presdir My Husband
Terselamatkan


__ADS_3

pov Daren


hari ini aku sudah harus kembali ke kantor setelah kurang lebih tiga minggu aku meninggalkan perusahaan inti untuk mengunjungi beberapa perusahaan cabang di beberapa negara.


menjadi Presdir tidaklah semudah yang kubayangkan lebih sulit dan waktu ku bersama sahabat sahabatku hampir tak ada lagi mau bagimana lagi terlahir menjadi putra tunggal juga bukanlah kesalahanku aku bahkan iri pada mereka al dan damian yang memiliki saudara mereka masih bisa berbagi pekerjaan berbeda denganku.


raka julio sekretarisku yang juga kepercayaan keluarga dialah yang menjadi orang yang selalu membantu ku bahkan ayahku untuk mengurus pekerjaan yang tidak pernah ada habisnya.


hari ini aku menyiapkan beberapa berkas sebelum berangkat ke kantor. tidak lupa aku menelpon raka agar ia menyiapkan loparan keuangan untuk bulan ini sebab aku ingin mengevaluasi apakah investasi dan laba yang diperoleh peruaahaan berjalan sesuai dengan semestinya.


meski langit sudah tampak gelap dan hujan yang sudah mulai turun aku tetap memutuskan berangkat ke kantor hari ini. didepan mobil sudah berdiri pak damar sopir pribadi yang sudah 20 tahun menemaniku ia segera membuka pintu mobilku mempersilakan ku masuk kedalam.


aku dikenal sebagai pria yang berwajah tampan dan memang itu tak terbantahkan oleh siapapun, bukannya menyombongkan diri tapi begitulah faktanya.


semua wanita yang menatapku pasti akan jatuh hati padaku bahkan hampir semua wanita yang kutemui di club malam menawarkan tubuh mereka padaku.


namun maaf saja aku selalu bermain dengan aman jika berhubungan dengan wanita wanita malam, aku tahu seperti apa kehidupan mereka, hidup didunia malam hanya untuk menghasilkan uang untuk kebutuhan hidup maka dari itu aku selalu memberi mereka upah ketika mereka selesai bermain denganku


selain tampan aku dikenal sebagai pria dingin yang tak memberi ampun pada siapa pun yang berani menyentuh keluarga artaguna. kepribadianku memang tak pernah bisa disembunyikan dari para pencari berita, mereka selalu saja mencari info tentang aku dan keluargaku sampai ke akar akarnya.


namun dibalik keburukanku aku hanya memiliki satu tujuan hanya agar tak ada satupun orang yang berani berbuat macam macam pada keluargaku.


prinsipku jika kalian menyentuh keluargaku dengan jari maka tubuh kalian akan menyisahkan debu


ya itulah aku dan kepribadianku bahkan sahabat, keluarga dan orang yang mengenalku sudah tahu bagaimana caraku hidup.


30 menit berlalu aku baru saja sampai diperusahaan yang dibangun kakekku 25 tahun yang lalu tentu saja kakek berjuang keras untuk membangunya maka dari itu aku bertekat membawa perusahaan ini lebih maju lagi dengan melebarkan sayap keberbagai kota bahkan negara lain.


aku keluar dari mobil setelah pak dam menepihkan mobil tepat di pintu masuk dan ia segera membukakan pintu hujan yang kian lebat membuat karyawan terburu buru berlari ketika melihatku keluar dari mobil.


mencoba memahami dan tidak mau gegabah memecat mereka hanya karena terlambat oleh karena hujan yang memang menjadi sebab dihari ini aku pun memilih masuk dan mengabaikan mereka yang terlihat basah dibagian kepala.


aku memasuki lift yang dikhususkan untuk presdir, hari ini menjadi kali ke dua aku datang ke kantor setelah aku menjadi preadir tak begitu lama menunggu aku sampai dilantai atas tepat dimana ruanganku berada

__ADS_1


aku melangkahkan kaki ku menuju ruanganku paling ujung karena aku memilih ruangan yang nyaman dan tidak berisik aku nyaman dengan ruangan yang tidak kedap suara dengan itu aku dapat bekerja dengan tenang


ku buka pintu ruanganku mataku langsung tertuju pada sosok yang kini tengah berbalik kearahku setelah menaruh sebuah dokumen dan tunggu wanita ini terlihat gugup dan menarik napas panjang mungkin dia terkejut sama denganku


tapi tunggu otakku kembali berputar wanita ini wanita yang tiga minggu lalu hampir ku tabrak oh ternyata dia karyawanku


Pov daren off


" kamu ngapain di ruangan saya" bentak daren


"sa..saya mengantar laporan keuangan pak" ucap keisha terbata bata


daren menatap keisha dari kaki sampai ke rambutnya keisha hanya bisa menunduk dalam hatinya ia berdoa agar Tuhan mengirim penyelamat hidupnya


Tok..tok.. terdengar suara pintu ada yang mengetuk


"masuk" ucap daren pada sosok di balik pindu


"keisha" panggil raka


"iii..iya pak saya baru selesai mengantar laporannya" jawab keisha mencoba menjelaskan keberadaannya di ruangan itu


"oh, kalau begitu silahkan keluar" raka mempersilahkan keisha keluar


"terimakasih pak" keisha berucap dan segera meninggalkan ruangan


"Terimakasih Tuhan telah mengirim pria setampan pak raka untuk menolong saya keluar dari singa yang belum lapar ini" batin keisha


"Tunggu" ucap daren


ucapan daren membuat keisha kembali merasakan gugup yang luar biasa, baru saja merasakan bagai diterbangkan angin yang membawanya merasa lega sudah diselamatkan pak raka kini dirinya kembali merasakan getaran rasa gugup karena ucapan sang presdir.


"Urusan kita belum selesai" ucap daren lagi lagi menbuat keisha kembali tertunduk

__ADS_1


kali ini raka menatap daren dan keisha dengan wajah binggung ada hubungan apa antara keduanya


"kamu boleh keluar" ucap daren dan tentu saja keisha dengan senang hati segera membuka pintu dan menghembuskan napas setelah keluar dari ruangan presdir.


seakan tahu apa yang ada dipikiran raka, daren berucap


"tidak ada hubungan apa apa diantara kami kenal saja tidak" ucap daren menjelaskan jika dirinya dan keisha tidak ada hubungan apa apa.


"boleh kamu jelaskan siapa wanita tadi" kata daren


sedikit terkejut namun raka tetap ingin mengatakan informasi mengenai keisha


"namanya keisha luisa aurora dari divisi keuangan ia seorang anak yatim piatu kedua orang tuanya meninggal akibat kecelakaan dan kini tinggal seorang diri" jelas raka singkat


"oh" daren hanya ber oh


"pak daren kalau sudah tidak ada yang ingin ditanyakan saya permisi keluar" ucap raka undur diri.


"baiklah, aku akan memanggilmu jika ada sesuatu yang ingin saya tanyakan" jawab daren


"baik pak" saya permisi


raka sudah keluar dari ruangan presdir dengan tanda tanya "apa sebenarnya hubungan mereka?? mengapa tiba tiba pak presdir bertanya tentang keisha" batin raka


keisha kini memasuki ruangan divisi keuangan kehadirannya membuat kalila, can dan anion menatap dengan wajah lega sebab sejak kepergian keisha keruang presdir ketiganya merasa was was jika laporan mereka akan dibuang karena ada kesalahan.


"bagaimana kei, apa semua aman?" tanya kalila pada keisha yang sudah berada di kubikelnya


"aman untuk sekarang tapi mungkin setelah diperiksa Presdir kita akan dipanggil semua, bersiap siaplah untuk itu" ucap keisha menakut nakuti ketiga sahabatnya.


sejak team kerja mereka dibentuk belum pernah pak mario melempar laporan mereka semoga saja itu berlaku juga pada presdir yang sekarang


ayoo dong kasih votenya๐Ÿ™๐Ÿ™๐Ÿ™

__ADS_1


__ADS_2