My Silly Sugar Baby

My Silly Sugar Baby
Bab 44 Janji Silly


__ADS_3

Kenan menelan ludahnya dan dia mencoba untuk menahan keinginannya dengan sekuat tenaga.


"Sil, ayo buruan. Aku sudah lapar," ucap Kenan tanpa menoleh ke arah Silly yang sedang memakai pakaiannya.


"Udah. Yuk Bang, udah selesai nih," ucap Silly sambil berjalan mendekati Kenan.


Silly menarik tangan Kenan dan mengajaknya keluar dari kamar tersebut. Kemudian dengan cepatnya Silly melompat ke punggung Kenan dan meminta gendong pada Kenan.


"Sil, kebiasaan kamu ini ya," ucap Kenan sambil tersenyum.


Bukannya Silly menjawab, dia malah mengeratkan pegangan tangannya yang melingkar pada leher Kenan sehingga tubuhnya merapat pada punggung Kenan.


Kenan pun tidak bisa apa-apa lagi. Dia hanya menggendong Silly hingga ke ruang makan.


Tubuh Silly didudukkan di kursi yang biasanya dia tempati ketika makan di rumah itu.


Seperti biasanya, mereka makan hanya sepiring berdua. Tentu saja karena Silly yang memaksa dan Kenan hanya bisa pasrah saja.


Bik Darmi seolah menjadi pengintai. Dia melihat semua yang dilakukan oleh Kenan dan Silly. Dia tersenyum melihat Kenan yang mengikuti semua permintaan Silly. Tapi dalam hati dia bertanya-tanya tentang penyebab dari perubahan sikap Kenan.


Setelah mereka selesai makan, Silly mengajak Kenan menonton film yang ada pada koleksi DVD milik Kenan. Lagi-lagi Kenan tidak bisa menolaknya. 


Namun, kali ini Kenan yang memilih filmnya. Dan pilihan Kenan kali ini jatuh pada film horor.


Silly sangat menentangnya. Hanya saja dia tidak bisa merubah keputusan Kenan karena itu sudah menjadi keputusan mereka bersama untuk membiarkan Kenan yang memilih filmnya.


Silly bersembunyi di balik lengan Kenan ketika adegan menyeramkan terjadi. Dan ketika adegan mencekam dimulai, dia berteriak dengan sangat kencangnya.


"Aaaaaaaaaa…," teriak Silly sambil beralih duduk dipangkuan Kenan dan menghadap ke arah Kenan.


Silly memeluk erat tubuh Kenan sambil memejamkan matanya. Dia sedari dulu memang tidak berani melihat film horor dan film yang paling disukainya adalah film romantis.


"Bang, Silly takut… Silly gini aja ya sampai Silly bobok. Silly gak berani bobok sendirian," Silly merengek lirih dalam pangkuan Kenan sambil memeluk erat tubuh Kenan.


Kenan terkekeh mendengar ucapan sugar baby nya yang penakut itu. Ternyata kini Kenan sudah tahu kelemahan dari gadis yang dipangkunya saat ini.


"Kenapa takut? Kan ada Abang di sini," ucap Kenan sambil mengusap punggung Silly.

__ADS_1


"Silly kan setiap hari sendirian di rumah. Maka dari itu Silly gak pernah berani nonton film horor, takut gak bisa bobok," jawab Silly yang kepalanya sudah bersandar di ceruk leher Kenan.


Kenan mematikan televisinya dan dia bergegas membawa Silly ke dalam kamar dengan posisi tetap seperti itu karena Sillu tidak mau turun dari pangkuan Kenan.


Dengan terpaksa Kenan menggendong Silly di depannya dengan kaki Silly yang berada pada kanan dan kiri tubuh Kenan.


Silly mendongakkan kepalanya untuk melihat wajah Kenan sambil berkata,


"Bang, lain kali Silly gendongnya gini aja ya. Enakan gendong di depan gini daripada gendong di belakang."


Sontak saja Kenan terkekeh mendengar apa yang dikatakan oleh gadis yang ada dalam gendongannya ini.


Sangat lucu, lugu, polos dan menggemaskan menurutnya.


Cup!


Tanpa sadar Kenan mencium bibir Silly sekilas karena gemas pada gadisnya itu. Dan Silly sangat kaget mendapatkan ciuman dadakan dari Kenan seperti itu hingga dia hanya tertegun dan menggerak-gerakkan bulu matanya saja.


Kenan semakin gemas dan kembali mencium bibir Silly. Hanya sekilas saja tapi mampu membuat Silly merasakan hal yang aneh karena ciumannya merasa seperti telah dicuri.


Setelah itu Kenan terkekeh hingga masuk ke dalam kamarnya. Sedangkan Silly benar- benar merasa seperti kehilangan sesuatu.


"Abang, Abang mau ke mana?" tanya Silly yang sudah tersadar dari lamunannya.


"Mau tidur di kamar sebelah," jawab Kenan yang berniat untuk menjahili Silly.


"Gak boleh! Abang harus tidur di sini sama Silly. Ini kan kamarnya Abang, jadi Abang harus tidur di sini," ucap Silly sambil sedikit merengek.


"Oh iya ya. Ini kan kamarnya Abang. Berarti kamu aja yang tidur di kamar sebelah," ucap Kenan sambil tersenyum tipis melihat ekspresi wajah Silly.


"Enggak. Silly gak mau tidur di kamar lain. Silly takut. Pokoknya Silly mau tidur sama Abang aja," sahut Silly dengan cepatnya.


"Gak boleh Sil. Nanti kalau khilaf lagi kayak tadi gimana?" tanya Kenan yang sedang tertawa dalam hatinya.


"Memangnya kenapa kalau khilaf? Kan Abang calon suaminya Silly," tanya Silly dengan polosnya.


"Tapi kan kita belum nikah Sil," jawab Kenan sambil mencubit hidung mancung Silly.

__ADS_1


Silly melepaskan tangan Kenan dari hidungnya. Kemudian dia berkata,


"Kalau gitu kita segera nikah aja Bang."


Kenan terkekeh dan merasa sangat gemas pada gadis yang ada di hadapannya itu. Dengan cepatnya Kenan meraih tubuh Silly dan merebahkan tubuhnya serta didekapnya tubuh gadis itu agar tidur dalam pelukannya.


Silly tersenyum dan melingkarkan tangannya untuk membalas pelukan Kenan.


"Sil, Silly. Kamu harus ingat ya, kamu tidak boleh dekat dengan laki-laki manapun selain Abang," ucap Kenan sambil memejamkan matanya.


Seketika mata Silly terbuka. Dia mengernyitkan dahinya sambil berkata,


"Kenapa Bang?"


Karena kamu sangat polos dan lugu Sil. Abang yakin tidak semua laki-laki akan bertahan seperti Abang saat ini untuk tidak membobolmu, Kenan berkata dalam hatinya.


"Pokoknya ingat saja apa yang Abang katakan. Jika Abang tau kamu dekat dengan laki-laki lain, kamu harus siap-siap berpisah dari Abang," ucap Kenan dengan tegas sambil menatap intens manik mata Silly.


"Enggak. Silly gak mau pisah dari Abang. Lebih baik Silly gak dekat dengan laki-laki manapun daripada pisah sama Abang," sahut Silly sambil memeluk erat tubuh Kenan seolah takut kehilangan dirinya.


"Bagus," ucap Kenan sambil tersenyum tipis, tapi dalam hati Kenan bersorak kegirangan mendengar perkataan Silly yang seolah-olah sangat mencintainya dan tidak mau kehilangan dirinya.


Silly lebih mengeratkan pelukannya hingga bagian depan tubuhnya yang tidak memakai dalaman itu terasa jelas pada dada Kenan.


Sil… Sil… ternyata kamu adalah cobaan terberatku, Kenan berkata dalam hatinya sambil berkali-kali mengambil nafas dan membuangnya untuk menyetabilkan perasaannya yang sangat ingin memainkan kembali semua bagian tubuh Silly.


Tanpa terasa mata Kenan terpejam setelah beberapa saat Silly memejamkan matanya. Mereka tertidur dengan saling memeluk erat seolah tidak mau kehilangan pasangannya.


Alarm ponsel Kenan dan Silly berbunyi. Tanpa sadar mereka saling mematikan ponsel mereka dan tidur kembali dengan posisi yang sama.


Tiba-tiba mata Silly terbuka dan berkata dalam hatinya,


Apa ini, kenapa sangat keras sekali hingga terasa di pahaku?


Perlahan Silly lepas dari pelukan Kenan dan membuka selimut mereka. Mata Silly tertuju pada boxer Kenan yang terlihat menonjol pada bagian tengahnya.


Segera dibuka dengan perlahan boxer tersebut oleh Silly. Dan mata Silly berbinar ketika melihatnya.

__ADS_1


"Apa yang sedang kamu lakukan Sil?"


__ADS_2